Eggi Sudjana Tak Terima Dianggap Tuyul, Penjilat, atau Pengkhianat

Minggu, 01 Februari 2026 - 06:24 WIB
loading...
Eggi Sudjana Tak Terima...
Kuasa Hukum Eggi Sudjana, Elida Netty dalam Sindo Files Weekend. Foto: YouTube SindoNews
A A A
JAKARTA - Mantan tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Eggi Sudjana melaporkan Roy Suryo dan Ahmad Khozinudin ke polisi atas dugaan pencemaran nama baik. Kuasa Hukum Eggi Sudjana, Elida Netty mengungkapkan alasan Roy dan Khozinudin dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada Minggu (25/1/2026).

Salah satunya, pernyataan yang menyebut Eggi sebagai penjilat. “Kan terlalu banyak, Eggi penjilat, Eggi pengkhianat segala macam,” kata Elida Netty dalam Sindo Files Weekend dikutip dari YouTube SindoNews, Minggu (1/2/2026).

Selain itu, pernyataan yang menganalogikan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis menemui Jokowi di Solo, Jawa Tengah pada Kamis (8/1/2026) sama seperti dua tuyul menemui jin ifrit. “Ada dua tuyul pergi menemui jin ifrit. Eh, Bang Eggi emang tuyul? Bang Eggi kan manusia. Tuyul itu kan makhluk halus,” tuturnya.

Baca juga: Gugat Pasal Pencemaran Nama Baik-Fitnah ke MK, Roy Suryo: Hikmahnya Akan Diterima Rakyat



“Nah, emang Pak Jokowi jin ifrit? itu jin yang paling jahat. Jadi jangan statement dia sehingga tidak pandai mengontrol lisan, merendahkan orang, menghina orang,” sambung Netty.

Netty mengklaim bahwa Eggi bukan pengkhianat. Dia menyebut Eggi seorang profesor bukan abal-abal. Menurut Netty, tidak ada yang salah dalam pertemuan Eggi dan Damai dengan Jokowi.

“Salahnya di mana? Di mana datang pengkhianatnya, Bang Eggi? Karena di sini hanya melakukan perdamaian. Tidak ada menyatakan tentang ijazah dan hal yang lain. Kecuali kita buat statement. Jangan gugat ijazah, jangan ini. Itu baru kita pengkhianat dan penjilat,” jelasnya.

Baca juga: Roy Suryo, Rismon, dan Dokter Tifa Gugat Pasal Pencemaran Nama Baik-Fitnah ke MK

Sedangkan Ahmad Khozinudin dilaporkan lantaran menganggap Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi adalah SOP 'KUHAP Solo'.

“Jadi, sehingga KUHAP yang dipakai adalah KUHAP Solo, yang membeli seorang pejuang menjadi pengkhianat. Nah, di sini sangat melukai, kita mempertanyakan, berapa dibeli? Siapa yang beli?” katanya.

Sebelumnya, Pakar Telematika Roy Suryo menanggapi terkait dirinya bersama Ahmad Khozinudin yang dilaporin oleh Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis terkait kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik. Ia mengaku tertawa atas laporan tersebut.

“Jadi saya tanggapi dengan ketawa dan senyum saja,” kata Roy Suryo kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (27/1/2026).

Dia pun kemudian menunjukkan sebuah gambar ilustrasi dengan tulisan ‘Dua Tuyul Menemui Jin Ifrit’.

“Jadi waktu itu di tangga ini saya hanya mengatakan kita kehilangan 2 tuyul. Jadi nanti kalau prosesnya dilanjutkan, berarti Polda Metro Jaya harus memproses 2 tuyul, itu saja,” ujar dia.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polemik Ijazah Jokowi,...
Polemik Ijazah Jokowi, Bonatua Silalahi Gugat KPU, Bawaslu, hingga Rektor UGM
Pakar Nilai Penggeledahan...
Pakar Nilai Penggeledahan Roy Suryo dan Dokter Tifa Sudah Sesuai Aturan
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan terkait Penggeledahan
Ichsanuddin Noorsy:...
Ichsanuddin Noorsy: UGM Berada di Titik Nadir dalam Kasus Ijazah Jokowi
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
Kejari Jakarta Selatan...
Kejari Jakarta Selatan Kabulkan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo Setinggi 1 Meter, Kuasa Hukum: Ijazah Jokowi Kembali Menelan Korban
Rekomendasi
7 Fakta Menarik Portugal...
7 Fakta Menarik Portugal Cukur Uzbekistan 5-0: Kebangkitan Ronaldo
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Berita Terkini
Jaksa Agung Singgung...
Jaksa Agung Singgung Wacana Peleburan Pidum-Pidsus demi Penanganan Perkara Lebih Efisien
Evaluasi 6 Bulan KUHP-KUHAP...
Evaluasi 6 Bulan KUHP-KUHAP Baru, Jaksa Agung Sebut Masih Ada Ketidakseragaman di Lapangan
Presiden Prabowo: Hanya...
Presiden Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Ngurus Pertanian, Tentaranya Sering Ada di Sawah
Polemik Ijazah Jokowi,...
Polemik Ijazah Jokowi, Bonatua Silalahi Gugat KPU, Bawaslu, hingga Rektor UGM
Pengacara Sony Sonjaya...
Pengacara Sony Sonjaya Sayangkan Permohonan JC Ditolak Kejagung
Presiden Prabowo: Saya...
Presiden Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved