Hima Persis: Polri di Bawah Presiden Amanat Reformasi, Pilihan Paling Rasional

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:44 WIB
loading...
Hima Persis: Polri di...
Ketua Umum PP Hima Persis Solahudin Hasan menyatakan Polri di bawah Presiden merupakan amanat Reformasi. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (PP Hima Persis) menegaskan dukungannya terhadap penempatan Polri di bawah Presiden. Langkah ini dinilai sebagai amanat murni Reformasi untuk menjamin profesionalisme dan netralitas kepolisian sebagai alat negara.

Ketua Umum PP Hima Persis Solahudin Hasan menyatakan dalam arsitektur ketatanegaraan Indonesia, Presiden adalah personifikasi Kepala Negara yang menjadi simbol tunggal persatuan. Oleh karena itu, posisi Polri di bawah Presiden merupakan langkah strategis untuk mengukuhkan identitas institusi yang bersifat unitaris di seluruh wilayah NKRI.

"Kami memandang bahwa menempatkan Polri secara langsung di bawah otoritas Presiden bukan sekadar pilihan struktur administratif, melainkan langkah konstitusional yang rasional. Hal ini krusial untuk memastikan Polri bekerja dalam satu napas kebijakan negara demi menjamin human security," kata Solahudin, Kamis (29/1/2026).

Baca juga: 71,9 % Publik Diklaim Tolak Polri di Bawah Kementerian

Solahudin menuturkan, struktur di bawah Presiden berfungsi sebagai perisai terhadap polarisasi dan politisasi institusi keamanan. Jika Polri berada di bawah kementerian, terdapat risiko besar institusi ini terjebak dalam kepentingan politik sektoral atau partisan.

"Dengan berada langsung di bawah Presiden, Polri ditegaskan sebagai alat negara yang berdiri tegak di atas semua golongan. Ini meminimalisir risiko terseretnya kepolisian ke dalam tarik-menarik kepentingan politik praktis yang mungkin muncul di level kementerian," ujarnya.

Lihat video: Tolak Polisi di Bawah Kementerian, Kapolri: Lebih Baik Saya Jadi Petani


Selain aspek netralitas, garis komando langsung memberikan keunggulan dalam kecepatan respons situasi darurat nasional. Sistem komando yang ringkas tanpa hambatan hierarki kementerian memungkinkan pengambilan keputusan yang cepat dan koordinasi lintas sektoral yang lebih efektif.

"Dalam situasi krisis atau ancaman yang kompleks, Presiden dapat mengkoordinasikan kebijakan keamanan secara terpadu dan akuntabel. Namun, kami juga menekankan bahwa otoritas ini harus diimbangi dengan mekanisme checks and balances yang ketat, termasuk pengawasan tajam dari DPR dan Kompolnas," tegas Solahudin.

Ia menegaskan bahwa semangat Reformasi Kepolisian harus bermuara pada lahirnya institusi yang tidak hanya kuat secara struktural, tetapi juga legitimate secara moral karena bekerja selaras dengan mandat rakyat di bawah kepemimpinan nasional.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara Jadi Momentum Evaluasi dan Mendengar Masukan Masyarakat
Hadiri Pekan Olahraga...
Hadiri Pekan Olahraga Polri dan CFD, Kapolri: Momentum Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Satgas Lundup Polri...
Satgas Lundup Polri Bongkar Kasus Impor Ilegal Senilai Hampir Rp1 Triliun
29 Brigjen Pol Dimutasi...
29 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri pada Juni 2026, Ini Nama-namanya
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Berangkatkan Umrah Gratis untuk Guru PAUD
Jelang Hari Bhayangkara...
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
Rotasi Polda Metro Jaya:...
Rotasi Polda Metro Jaya: Kapolres, Wakapolres, hingga Wadir Krimum
Mutasi Polri, AKBP Rulian...
Mutasi Polri, AKBP Rulian Syauri Jabat Kapolres Malang, Kombes Putu Kholis Jadi Kapolres Bekasi Kota
Rekomendasi
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Jejak Diplomasi Nabi...
Jejak Diplomasi Nabi Muhammad SAW dalam Peperangan Islam, dari Perjanjian Hudaibiyah hingga Fathu Makkah
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
Berita Terkini
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
5 Calon Manajer KDMP...
5 Calon Manajer KDMP Meninggal, DPR: Hentikan Sementara Latsarmil
Muncul Wacana Capres-Cawapres...
Muncul Wacana Capres-Cawapres Diusung 3 Parpol Parlemen, Pakar: Kita Berada dalam Bahaya Besar
Koalisi Masyarakat Sipil...
Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Latsarmil KDMP setelah 5 Peserta Meninggal
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara Jadi Momentum Evaluasi dan Mendengar Masukan Masyarakat
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved