Sandi Mandela Sebut Sari Yuliati Anak Kandung Reformasi yang Berhasil Tembus Pucuk Pimpinan Negara
Rabu, 28 Januari 2026 - 10:50 WIB
loading...
Sari Yuliati bersama sejumlah kader Partai Golkar termasuk Sandi Rahmat Mandela. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Penetapan Sari Yuliati sebagai Wakil Ketua DPR menggantikan Adies Kadir mendapatkan sambutan hangat dari berbagai kalangan, termasuk dari jejaring alumni dan sayap pemuda partai. Ketua Bidang Organisasi Ikatan Alumni Trisakti (IKA Trisakti) sekaligus Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG) Sandi Rahmat Mandela menilai momentum ini bukan sekadar rotasi jabatan biasa, melainkan sebuah pembuktian sejarah mengenai kualitas kepemimpinan yang lahir dari rahim reformasi dan kaderisasi partai yang modern.
Sandi memberikan pandangan mendalam mengenai signifikansi pelantikan ini. Saat dimintai tanggapan mengenai posisi strategis yang kini ditempati oleh seniornya tersebut, Sandi menjelaskan bahwa Sari Yuliati adalah representasi nyata dari keberhasilan integrasi antara semangat pergerakan dan kematangan politik.
"Sari Yuliati adalah anak kandung Reformasi yang berhasil membuktikan bahwa produk kaderisasi dapat menduduki puncak pimpinan lembaga negara. Ini adalah pesan kuat bahwa aktivisme kampus dan loyalitas kepartaian bukanlah dua jalan yang terpisah, melainkan sebuah dialektika yang jika disintesiskan dengan baik, akan melahirkan pemimpin berkarakter negarawan," ujar Sandi dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Baca juga: Profil Sari Yuliati, Wakil Ketua DPR Pengganti Adies Kadir
Sandi memberikan pandangan mendalam mengenai signifikansi pelantikan ini. Saat dimintai tanggapan mengenai posisi strategis yang kini ditempati oleh seniornya tersebut, Sandi menjelaskan bahwa Sari Yuliati adalah representasi nyata dari keberhasilan integrasi antara semangat pergerakan dan kematangan politik.
"Sari Yuliati adalah anak kandung Reformasi yang berhasil membuktikan bahwa produk kaderisasi dapat menduduki puncak pimpinan lembaga negara. Ini adalah pesan kuat bahwa aktivisme kampus dan loyalitas kepartaian bukanlah dua jalan yang terpisah, melainkan sebuah dialektika yang jika disintesiskan dengan baik, akan melahirkan pemimpin berkarakter negarawan," ujar Sandi dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Baca juga: Profil Sari Yuliati, Wakil Ketua DPR Pengganti Adies Kadir
Lihat Juga :