Kaesang Sebut Jawa Tengah Kandang Gajah, Jubir PSI Bicara Basis Utama Loyalis Jokowi
Selasa, 27 Januari 2026 - 17:46 WIB
loading...
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep menyebut Jateng merupakan kandang gajah. Foto/Tangkapan layar
A
A
A
JAKARTA - Juru Bicara (Jubir) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ariyo Bimmo merespons pernyataan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep yang menyebut wilayah Jawa Tengah (Jateng) sebagai kandang gajah yang merupakan logo PSI. Dia menjelaskan, optimisme itu berpijak pada fakta sosiologis dan politik di Jateng yang selama dua kali pemilihan presiden (pilpres) menjadi basis utama loyalis Joko Widodo (Jokowi).
“Loyalitas warga Jawa Tengah itu bukan sekadar pada figur, tapi pada cara berpolitik: kerja nyata, kesederhanaan, dan kedekatan dengan rakyat. PSI melihat nilai-nilai itu sangat sejalan dengan karakter dan arah perjuangan kami,” kata Ariyo saat dihubungi wartawan, Selasa (27/1/2026).
PSI, kata dia, tidak memandang Jateng hanya sebagai wilayah perebutan suara. Dia menuturkan, Jateng merupakan ruang yang subur bagi praktik politik rasional berbasis kinerja, yang selama ini direpresentasikan oleh gaya kepemimpinan Jokowi.
Baca juga: Kaesang Ingin Jadikan Jateng Kandang Gajah di Pemilu 2029, PDIP: Rakyat yang Menentukan
Kendati demikian, PSI menyadari bahwa loyalitas terhadap figur tidak serta-merta bertransformasi menjadi dukungan terhadap partai politik secara otomatis. “Tentu ada tantangan. Loyalitas politik tidak otomatis berpindah menjadi dukungan partai,” katanya.
“Maka pekerjaan rumah PSI adalah memastikan kehadiran organisasi sampai akar rumput, kader yang bekerja nyata, dan agenda yang relevan dengan kebutuhan warga Jawa Tengah. Itu yang sedang dan akan terus kami perkuat," sambungnya.
Lebih lanjut dia mengatakan bahwa rasa percaya diri PSI menjadikan Jateng sebagai kandang gajah bukan sekadar asumsi kosong. Hal itu didasari oleh kesesuaian nilai, pengalaman elektoral, dan upaya penguatan struktur organisasi secara berkelanjutan.
“Optimisme ini berbasis pada kesesuaian nilai dan kerja organisasi jangka panjang. Kami ingin memastikan politik kerja nyata tetap memiliki tempat utama di hati masyarakat Jawa Tengah,” imbuhnya.
Diketahui sebelumnya, Kaesang menyebut Jateng merupakan kandang gajah. “Jawa Tengah ini kandang gajah. PSI hadir untuk masyarakat Jawa Tengah. Tolong bantu kami bekerja dan bergerak bersama menuju Pemilu 2029,” ujarnya saat membuka Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Jawa Tengah di Kota Solo, Kamis (8/1/2025).
Dia menginstruksikan semua struktur partai di Jateng untuk solid dan bergerak bersama demi meraih kemenangan pada Pemilu 2029. Dia meminta jajaran PSI Jateng segera menuntaskan kepengurusan hingga Dewan Pengurus Ranting (DPRT) terbentuk secara penuh.
“Kenapa saya selalu menekankan bahwa struktur itu sangat-sangat penting? Karena pada 2027 kita akan menghadapi verifikasi partai. Sebelum kita bisa menang di 2029, kita harus lolos dulu sebagai peserta pemilu. Karena itu saya minta tolong semuanya, struktur di Jawa Tengah harus segera diselesaikan," pungkasnya.
“Loyalitas warga Jawa Tengah itu bukan sekadar pada figur, tapi pada cara berpolitik: kerja nyata, kesederhanaan, dan kedekatan dengan rakyat. PSI melihat nilai-nilai itu sangat sejalan dengan karakter dan arah perjuangan kami,” kata Ariyo saat dihubungi wartawan, Selasa (27/1/2026).
PSI, kata dia, tidak memandang Jateng hanya sebagai wilayah perebutan suara. Dia menuturkan, Jateng merupakan ruang yang subur bagi praktik politik rasional berbasis kinerja, yang selama ini direpresentasikan oleh gaya kepemimpinan Jokowi.
Baca juga: Kaesang Ingin Jadikan Jateng Kandang Gajah di Pemilu 2029, PDIP: Rakyat yang Menentukan
Kendati demikian, PSI menyadari bahwa loyalitas terhadap figur tidak serta-merta bertransformasi menjadi dukungan terhadap partai politik secara otomatis. “Tentu ada tantangan. Loyalitas politik tidak otomatis berpindah menjadi dukungan partai,” katanya.
“Maka pekerjaan rumah PSI adalah memastikan kehadiran organisasi sampai akar rumput, kader yang bekerja nyata, dan agenda yang relevan dengan kebutuhan warga Jawa Tengah. Itu yang sedang dan akan terus kami perkuat," sambungnya.
Lebih lanjut dia mengatakan bahwa rasa percaya diri PSI menjadikan Jateng sebagai kandang gajah bukan sekadar asumsi kosong. Hal itu didasari oleh kesesuaian nilai, pengalaman elektoral, dan upaya penguatan struktur organisasi secara berkelanjutan.
“Optimisme ini berbasis pada kesesuaian nilai dan kerja organisasi jangka panjang. Kami ingin memastikan politik kerja nyata tetap memiliki tempat utama di hati masyarakat Jawa Tengah,” imbuhnya.
Diketahui sebelumnya, Kaesang menyebut Jateng merupakan kandang gajah. “Jawa Tengah ini kandang gajah. PSI hadir untuk masyarakat Jawa Tengah. Tolong bantu kami bekerja dan bergerak bersama menuju Pemilu 2029,” ujarnya saat membuka Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Jawa Tengah di Kota Solo, Kamis (8/1/2025).
Dia menginstruksikan semua struktur partai di Jateng untuk solid dan bergerak bersama demi meraih kemenangan pada Pemilu 2029. Dia meminta jajaran PSI Jateng segera menuntaskan kepengurusan hingga Dewan Pengurus Ranting (DPRT) terbentuk secara penuh.
“Kenapa saya selalu menekankan bahwa struktur itu sangat-sangat penting? Karena pada 2027 kita akan menghadapi verifikasi partai. Sebelum kita bisa menang di 2029, kita harus lolos dulu sebagai peserta pemilu. Karena itu saya minta tolong semuanya, struktur di Jawa Tengah harus segera diselesaikan," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :