Saksi Akui Kerap Setor Uang ke Eks Pejabat Kemnaker Buat Tambahan Biaya Dinas Luar Negeri

Senin, 26 Januari 2026 - 22:07 WIB
loading...
Saksi Akui Kerap Setor...
Sidang lanjutan kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi K3 di lingkungan Kemnaker di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (26/1/2026). Foto/Achmad Al Fiqri
A A A
JAKARTA - Mantan Kasubdit Akreditasi Direktorat Bina Sistem Pengawasan Ketenagakerjaan Agustin Wahyu Ernawati mengaku kerap menyetor sejumlah uang "non-teknis" pada eks Direktur Bina Kelembagaan Kemenaker Hery Sutanto untuk menambah biaya perjalanan dinas luar negeri. Hal itu diungkapkan Agustin saat menjadi saksi di sidang lanjutan kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikat K3 Kemnaker, di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026).

Mulanya, JPU mengonfirmasi pernyataan Agustin dalam BAP. "Ada juga di BAP 17 ini, sering untuk kebutuhan pimpinan ke luar negeri. Seperti untuk menambah biaya perjalanan dinas luar negeri yang biasanya saya berikan dengan nominal Rp10 juta sampai Rp15 juta," tanya JPU ke Agustin.

Merespons itu, Agustin mengamini pernyataan tersebut. "Sering sih, eh tapi saya tidak ini ya, mungkin saya lupa," ucapnya.

Baca juga: Mantan Pegawai Kemnaker Akui Kumpulkan Uang dari Swasta untuk Operasional Kantor hingga Gaji Honorer



Lantas, JPU janggal dengan permintaan uang tersebut. Apalagi, kata JPU, biaya perjalanan dinas luar negeri telah dibiayai oleh negara.

"Harusnya begitu ya. Ini untuk tambahan begitu?" tanya JPU.

"Ya," timpal Agustina.

"Untuk oleh-oleh begitu?" tanya JPU lagi.

"Sepertinya seperti itu," jawab Agustin.

Lantas, JPU bertanya pada Agustin terkait Hery kerap memberi buah tangan usai perjalanan dinas luar negeri. "Pernah Pak (dikasih oleh-oleh). Cokelat Pak," ucap Agustin.

"Cokelat. Dari mana dia? Dia perjalanan ke mana gitu?" tanya JPU.

"Pas kebetulan eh tugas… saya lupa Pak," timpalnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ducati hingga Tas Dior...
Ducati hingga Tas Dior Rampasan Kasus Korupsi K3 Bakal Dilelang KPK Desember 2026
Eksekusi Vonis 4,5 Penjara,...
Eksekusi Vonis 4,5 Penjara, KPK Jebloskan Noel ke Lapas Sukamiskin
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Tanda Tangani PKB 2026,...
Tanda Tangani PKB 2026, Menaker Titip 3 Agenda Strategis ke Jasa Raharja
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Rekomendasi
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Seratus Tahun Sekali:...
Seratus Tahun Sekali: Krisis Chip Memory Bikin MacBook hingga iPad Naik Harga, iPhone Berikutnya?
MSIN Putuskan Tak Bagi...
MSIN Putuskan Tak Bagi Dividen, Fokus Perkuat Platform Digital
Berita Terkini
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Jumhur Hidayat Sampaikan...
Jumhur Hidayat Sampaikan Salam Hangat Presiden Prabowo ke Raja Charles
Prabowo Ajak Seluruh...
Prabowo Ajak Seluruh Elemen Bangsa Perkuat Persatuan di Tengah Keberagaman demi Kemajuan Bangsa
Bertambah, Jumlah Peserta...
Bertambah, Jumlah Peserta SPPI Kopdes Merah Putih yang Meninggal Jadi 4 Orang
Panja SPMB Cari Formula...
Panja SPMB Cari Formula Penerimaan Mahasiswa yang Adil dan Setara
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Permintaan Uang oleh Kanim Ngurah Rai dan Denpasar saat Periksa 2 Biro Jasa
Infografis
10 Jurusan S2 dengan...
10 Jurusan S2 dengan Gaji Paling Tinggi di Luar Negeri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved