Tanggapi WEF 2026 Davos, SBY: Saya Pikir Banyak Good News Ya
Sabtu, 24 Januari 2026 - 21:48 WIB
loading...
A
A
A
Saat ini telah terjadi deeskalasi, kata SBY, karena Presiden Trump melunak. Hal ini membuka jalan bagaimana urusan Greenland itu bisa dibicarakan baik-baik antara Amerika Serikat dan Eropa termasuk Denmark, serta penduduk Greenland.
“Artinya terbuka jalan itu. Kalau tidak, tertutup dan mungkin sesuatu yang buruk bisa terjadi. Saya amati mengapa ada perubahan sikap Presiden Trump ini, dugaan saya dan saya bisa salah, karena para pemimpin Eropa cukup boleh dikatakan firm statement-nya untuk menolak pengambilalihan Greenland secara paksa, juga pemimpin dunia yang lain. Sehingga berpengaruh terhadap pengambilan keputusan dari Amerika Serikat, ini bagus,” ucapnya.
Lihat video: Pidato Prabowo di World Economic Forum: MBG Akan Lampaui MCDonald's Dalam Penyediaan Makanan
Kedua, sudah mulai ada tanda-tanda tiga pemimpin yang bersengketa di Ukraina untuk bertemu. SBY berharap hal ini memberikan harapan baru mengakhiri perang di Ukraina yang diharapkan segera berakhir.
“Rusia dan Ukraina dengan difasilitasi Amerika Serikat sepertinya akan terjadi pertemuan segitiga yang sebelum ini sulit sekali. Ini merupakan good news kedua menurut saya,” paparnya.
Sedangkan yang ketiga, kata SBY, terkait penerapan tarif. Sebelumnya terjadi gelombang perang tariff baru yang dijatuhkan Presiden Trump. Apabila ini terjadi, bisa dibayangkan instabilitas dan persoalan baru dalam perdagangan dunia serta ekonomi dunia. “Dengan dibatalkannya ancaman tarif itu tentu melegakan. Sehingga apa pun dispute bisa diselesaikan secara damai,” kata SBY.
Terkait dengan Board of Peace, SBY menyebut bila Indonesia bergabung, Presiden Prabowo Subianto tentu sudah mempertimbangkan dengan seksama.
“Artinya terbuka jalan itu. Kalau tidak, tertutup dan mungkin sesuatu yang buruk bisa terjadi. Saya amati mengapa ada perubahan sikap Presiden Trump ini, dugaan saya dan saya bisa salah, karena para pemimpin Eropa cukup boleh dikatakan firm statement-nya untuk menolak pengambilalihan Greenland secara paksa, juga pemimpin dunia yang lain. Sehingga berpengaruh terhadap pengambilan keputusan dari Amerika Serikat, ini bagus,” ucapnya.
Lihat video: Pidato Prabowo di World Economic Forum: MBG Akan Lampaui MCDonald's Dalam Penyediaan Makanan
Kedua, sudah mulai ada tanda-tanda tiga pemimpin yang bersengketa di Ukraina untuk bertemu. SBY berharap hal ini memberikan harapan baru mengakhiri perang di Ukraina yang diharapkan segera berakhir.
“Rusia dan Ukraina dengan difasilitasi Amerika Serikat sepertinya akan terjadi pertemuan segitiga yang sebelum ini sulit sekali. Ini merupakan good news kedua menurut saya,” paparnya.
Sedangkan yang ketiga, kata SBY, terkait penerapan tarif. Sebelumnya terjadi gelombang perang tariff baru yang dijatuhkan Presiden Trump. Apabila ini terjadi, bisa dibayangkan instabilitas dan persoalan baru dalam perdagangan dunia serta ekonomi dunia. “Dengan dibatalkannya ancaman tarif itu tentu melegakan. Sehingga apa pun dispute bisa diselesaikan secara damai,” kata SBY.
Terkait dengan Board of Peace, SBY menyebut bila Indonesia bergabung, Presiden Prabowo Subianto tentu sudah mempertimbangkan dengan seksama.
Lihat Juga :