Boni Hargens: Rekrutmen Atlet SEA Games, Wujud Komitmen Moral Kapolri Listyo Sigit

Selasa, 20 Januari 2026 - 07:44 WIB
loading...
Boni Hargens: Rekrutmen...
Analis Politik Boni Hargens menilai Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah membuka babak baru dalam pengembangan sumber daya manusia kepolisian dengan menawarkan kesempatan bergabung kepada para atlet SEA Games. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Analis Politik Boni Hargens menilai Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah membuka babak baru dalam pengembangan sumber daya manusia kepolisian dengan menawarkan kesempatan bergabung kepada para atlet SEA Games. Menurut Boni, inisiatif strategis tersebut mencerminkan visi transformatif dalam memperkuat institusi penegak hukum melalui rekrutmen talenta-talenta terbaik bangsa yang telah membuktikan dedikasi, disiplin, dan prestasi di tingkat regional.

“Antusiasme yang ditunjukkan oleh 101 atlet SEA Games terhadap tawaran Kapolri mencerminkan kepercayaan tinggi para atlet terhadap institusi kepolisian sebagai wadah pengabdian kepada bangsa dan negara,” kata Boni dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (20/1/2026).

Dia melihat respons positif tersebut menandakan bahwa program rekrutmen ini tidak hanya menawarkan jalur karier alternatif, tetapi juga memberikan kesempatan bagi atlet untuk melanjutkan kontribusi mereka kepada negara dalam bentuk pengabdian yang berbeda namun sama mulianya. Dia menambahkan, para atlet yang telah mengharumkan nama Indonesia di kancah regional ini membawa nilai-nilai penting seperti sportivitas, ketahanan mental, disiplin tinggi, dan semangat juang yang telah teruji dalam kompetisi internasional.

Baca juga: Putusan MK: Anggota Polri Duduk di Jabatan ASN Perlu Diatur Spesifik di UU



“Karakteristik-karakteristik ini sangat selaras dengan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh institusi kepolisian dalam menjalankan tugas penegakan hukum dan pelayanan masyarakat,” tuturnya.

Boni Hargens menilai bahwa terobosan Kapolri Listyo Sigit bukan sekadar kebijakan rekrutmen biasa, melainkan mencerminkan komitmen moral yang mendalam terhadap pembangunan institusi yang lebih kuat dan profesional. “Kebijakan ini menunjukkan keseriusan Polri dalam mengidentifikasi dan merekrut individu-individu dengan integritas, dedikasi, dan prestasi yang telah terbukti,” jelasnya.

Boni juga menambahkan, implementasi program ini mendemonstrasikan kesungguhan aksional Polri dalam mentransformasi visi menjadi tindakan nyata. Dengan membuka pintu bagi atlet berprestasi, Polri menunjukkan fleksibilitas dan inovasi dalam pengembangan sumber daya manusia, sekaligus mengakui bahwa talenta terbaik bangsa dapat berasal dari berbagai latar belakang dan bidang keahlian.

Strategi rekrutmen ini, tegas Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) tersebut, merupakan langkah cerdas dalam mengumpulkan talenta muda yang potensial. Para atlet SEA Games telah membuktikan kemampuan mereka dalam menghadapi tekanan, bekerja dalam tim, dan mencapai target yang menantang—kualitas yang sangat dibutuhkan dalam tugas-tugas kepolisian modern yang kompleks dan dinamis.

Dia berpendapat, pendekatan holistik ini mencerminkan pemahaman bahwa penguatan institusi kepolisian tidak hanya bergantung pada pelatihan teknis, tetapi juga pada karakter, mental, dan nilai-nilai yang dibawa oleh setiap anggotanya. Dengan merekrut atlet berprestasi, lanjut dia, Polri berinvestasi pada individu-individu yang telah menunjukkan komitmen terhadap keunggulan dan pengabdian kepada negara.

Pertama, memperkuat Kapasitas Institusional. Rekrutmen atlet berprestasi berkontribusi pada penguatan kapasitas institusional Polri dengan menambahkan sumber daya manusia yang memiliki mental pemenang, disiplin tinggi, dan kemampuan beradaptasi dalam situasi tekanan.

Kedua, menjamin Demokrasi Hukum. Dengan SDM yang lebih berkualitas dan berintegritas, Polri dapat menjalankan fungsinya sebagai penjamin demokrasi hukum dengan lebih efektif, transparan, dan akuntabel.

Ketiga, membangun Kepercayaan Publik. Kehadiran atlet nasional yang dikenal dan dihormati masyarakat dalam jajaran Polri dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Keempat, Modernisasi Institusi. Langkah inovatif ini menunjukkan bahwa Polri adalah institusi yang dinamis, terbuka terhadap perubahan, dan terus beradaptasi dengan kebutuhan zaman.

Menurut dia, inisiatif ini sejalan dengan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, di mana rekrutmen berbasis merit dan prestasi menjadi fondasi untuk membangun institusi yang kuat dan terpercaya. “Dengan mengintegrasikan nilai-nilai sportivitas dan profesionalisme yang dibawa oleh para atlet, Polri dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan efektivitas penegakan hukum,” ujarnya.

Dia melanjutkan, program rekrutmen atlet SEA Games ke dalam institusi Polri merupakan investasi strategis jangka panjang yang tidak hanya memperkuat kapasitas penegakan hukum, tetapi juga membangun fondasi bagi terciptanya demokrasi hukum yang lebih kuat dan Indonesia yang lebih maju di masa depan. Ke depan, lanjut dia, keberhasilan program ini akan sangat bergantung pada implementasi yang konsisten, sistem pembinaan karier yang jelas, dan komitmen berkelanjutan dari pimpinan Polri.

“Dengan pendekatan yang tepat, inisiatif ini dapat menjadi model terobosan dalam pengembangan SDM institusi pemerintah lainnya, menunjukkan bahwa prestasi dan dedikasi harus menjadi kriteria utama dalam membangun institusi negara yang kuat, profesional, dan dipercaya masyarakat,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara ke-80 Jadi Evaluasi untuk Wujudkan Harapan Warga
Hasil Survei: 83,1%...
Hasil Survei: 83,1% Publik Yakin UU Polri Bawa Perubahan Terhadap Kinerja Kepolisian
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
Kapolri Mutasi Kapolda...
Kapolri Mutasi Kapolda dan Wakapolda pada Akhir Juni 2026, Ini Daftarnya
Rotasi Polda Metro Jaya:...
Rotasi Polda Metro Jaya: Kapolres, Wakapolres, hingga Wadir Krimum
Jaring Bibit Unggul...
Jaring Bibit Unggul Olahraga, Program Pengembangan Atlet Sasar Kaum Muda
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Rekomendasi
Tanpa Somasi, Sarwendah...
Tanpa Somasi, Sarwendah Laporkan Akun Media Sosial yang Diduga Cemarkan Nama Baik
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Mengapa Salat Harus...
Mengapa Salat Harus Menghadap Kiblat? Ini 7 Hikmah dan Makna Mendalamnya
Berita Terkini
Roy Suryo Ngamuk Sidang...
Roy Suryo Ngamuk Sidang Praperadilannya Disusupi Termul
Soroti Kematian 5 Calon...
Soroti Kematian 5 Calon Manajer Kopdes, Pimpinan Komisi XIII DPR Dorong Komnas HAM Investigasi
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Narkoba, Masa Depan...
Narkoba, Masa Depan Bangsa, dan Kerja Sama Internasional
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Roy Suryo Dimulai, Hakim Ungkap Jadwal Setiap Persidangan
Pemerintah Ajukan RUU...
Pemerintah Ajukan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke DPR, Atur Mekanisme Penyidikan dan Sanksi
Infografis
Klasemen Akhir Perolehan...
Klasemen Akhir Perolehan Medali SEA Games 2025: Indonesia Runner-up
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved