Tersangka Kasus Ijazah Jokowi, Rustam Effendi: Eggi Sudjana Hari Ini Jadi Penakut
Senin, 19 Januari 2026 - 13:09 WIB
loading...
Salah satu tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Rustam Effendi menyebut Eggi Sudjana saat ini menjadi seorang penakut. Foto/Tangkapan layar YouTube Refly Harun
A
A
A
JAKARTA - Salah satu tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Rustam Effendi menyebut Eggi Sudjana saat ini menjadi seorang penakut. Hal tersebut disampaikannya di akhir pernyataannya dalam acara bertajuk “Membedah KUHP dan KUHAP, Menentukan Nasib Jokowi”.
Rustam mengungkapkan pihaknya akan diperiksa Polda Metro Jaya pada Kamis, 22 Januari 2026 pukul 10.00 WIB. “Tapi saya nyatakan kepada Kapolda Metro Jaya bahwa kami tidak takut sedikitpun, kami dilahirkan bukan untuk mundur untuk masalah ijazah palsu Jokowi,” kata Rustam.
Dalam kesempatan itu, dia menyindir Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis yang telah mendapatkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) dari Polda Metro Jaya dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi. Diketahui, SP3 itu terbit setelah keduanya mengajukan permohonan restorative justice (RJ) atau keadilan restoratif ke polisi.
Baca juga: Heboh Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia, Pengacara: Kan Kankernya di Usus
“Saya pribadi merasa berduka yang sedalam-dalamnya atas gugurnya dua orang kawan saya di TPUA, yang gugur sebelum waktunya, untuk Bang Eggi Sudjana yang lagi di luar negeri, mungkin hari ini lagi tidur di sofa menonton kami, silakan tonton kami, kembalilah setelah kami menang,” imbuhnya.
“Saudara-saudara, Bang Eggi memang orang baik tapi dia memang penakut. Saya melakukan hal ini atas perintah Eggi Sudjana,” sambungnya.
Dia meminta Jokowi jangan berbangga setelah memberikan RJ kepada Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis. “Itu justru membuat kami bersemangat, kami malah meyakini ijazah Jokowi itu palsu,” tuturnya.
Dia menyebut ada yang membuat ijazah S1 Jokowi. “Kalau ada yang buat itu artinya palsu,” jelasnya.
Dia meyakini ijazah Jokowi palsu. “Hidup Eggi Sudjana yang hari ini jadi penakut,” pungkasnya menimpali teriakan “Hidup Rustam” di acara tersebut.
Rustam mengungkapkan pihaknya akan diperiksa Polda Metro Jaya pada Kamis, 22 Januari 2026 pukul 10.00 WIB. “Tapi saya nyatakan kepada Kapolda Metro Jaya bahwa kami tidak takut sedikitpun, kami dilahirkan bukan untuk mundur untuk masalah ijazah palsu Jokowi,” kata Rustam.
Dalam kesempatan itu, dia menyindir Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis yang telah mendapatkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) dari Polda Metro Jaya dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi. Diketahui, SP3 itu terbit setelah keduanya mengajukan permohonan restorative justice (RJ) atau keadilan restoratif ke polisi.
Baca juga: Heboh Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia, Pengacara: Kan Kankernya di Usus
“Saya pribadi merasa berduka yang sedalam-dalamnya atas gugurnya dua orang kawan saya di TPUA, yang gugur sebelum waktunya, untuk Bang Eggi Sudjana yang lagi di luar negeri, mungkin hari ini lagi tidur di sofa menonton kami, silakan tonton kami, kembalilah setelah kami menang,” imbuhnya.
“Saudara-saudara, Bang Eggi memang orang baik tapi dia memang penakut. Saya melakukan hal ini atas perintah Eggi Sudjana,” sambungnya.
Dia meminta Jokowi jangan berbangga setelah memberikan RJ kepada Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis. “Itu justru membuat kami bersemangat, kami malah meyakini ijazah Jokowi itu palsu,” tuturnya.
Dia menyebut ada yang membuat ijazah S1 Jokowi. “Kalau ada yang buat itu artinya palsu,” jelasnya.
Dia meyakini ijazah Jokowi palsu. “Hidup Eggi Sudjana yang hari ini jadi penakut,” pungkasnya menimpali teriakan “Hidup Rustam” di acara tersebut.
(rca)
Lihat Juga :