Menlu Sugiono Soroti Kondisi Geopolitik Global yang Makin Abu-abu
Rabu, 14 Januari 2026 - 16:33 WIB
loading...
A
A
A
Ia bahkan mengingatkan pada sejarah runtuhnya Liga Bangsa-Bangsa sebelum pecahnya Perang Dunia Kedua. Menurut Menlu, kondisi global saat ini ditandai oleh kompetisi yang tajam hingga peran signifikan aktor non-negara, yang membentuk tatanan dunia baru.
“Memunculkan multiplex world order di mana beragam panggung kepentingan, aktor dominan, dan aturan main berjalan beriringan dan kerja sama yang kian transaksional.”
Dalam konteks tersebut, ia menegaskan bahwa Indonesia menegaskan tidak akan bersikap pasif. Politik luar negeri bebas aktif tetap dijalankan demi memperkuat ketahanan nasional.
Untuk itu Menlu menekankan pentingnya sinergi antara diplomasi dan pertahanan, terutama di tengah meningkatnya risiko salah persepsi antarnegara. Indonesia disebut memilih membangun ketahanan melalui dialog, kepastian, dan pencegahan, bukan unjuk kekuatan.
“Bagi Indonesia, ketahanan tidak dibangun dengan unjuk kekuatan, tetapi melalui kepastian, pencegahan, dan membuka ruang-ruang dialog.”
“Memunculkan multiplex world order di mana beragam panggung kepentingan, aktor dominan, dan aturan main berjalan beriringan dan kerja sama yang kian transaksional.”
Dalam konteks tersebut, ia menegaskan bahwa Indonesia menegaskan tidak akan bersikap pasif. Politik luar negeri bebas aktif tetap dijalankan demi memperkuat ketahanan nasional.
Untuk itu Menlu menekankan pentingnya sinergi antara diplomasi dan pertahanan, terutama di tengah meningkatnya risiko salah persepsi antarnegara. Indonesia disebut memilih membangun ketahanan melalui dialog, kepastian, dan pencegahan, bukan unjuk kekuatan.
“Bagi Indonesia, ketahanan tidak dibangun dengan unjuk kekuatan, tetapi melalui kepastian, pencegahan, dan membuka ruang-ruang dialog.”
(rca)
Lihat Juga :