Sidak Mess PPIH 2026, Menhaj: Petugas Haji Itu Duta Bangsa, Gizinya Harus Terjamin!
Rabu, 14 Januari 2026 - 10:49 WIB
loading...
Menhaj Mochamad Irfan Yusuf yang akrab disapa Gus Irfan melakukan sidak ke mess calon petugas haji peserta Diklat PPIH 2026 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur. Foto/Nur Wijaya Kesuma
A
A
A
JAKARTA - Di tengah hiruk-pikuk persiapan fisik calon petugas haji di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur sebuah kejutan hadir di koridor mess peserta Diklat PPIH 2026 pagi ini, Rabu (14/1/2026). Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf yang akrab disapa Gus Irfan melakukan inspeksi mendadak (Sidak).
Sidak ini pun sempat mengejutkan para peserta yang tengah bersiap memulai aktivitas pagi. Namun, kehadiran Menteri Gus Irfan saat peserta sedang mengantre dengan tertib mengambil makan pagi seolah menjadi suntikan semangat tambahan bagi mereka yang telah ditempa disiplin tinggi sejak subuh tadi.
Baca juga: Bukan Mau Perang, Tapi Mau Melayani: Mengapa Petugas Haji 2026 Digembleng ala Semi-Militer?
Sidak ini dilakukan Gus Irfan untuk memastikan bahwa kesiapan petugas haji tidak hanya matang secara teori dan mental, tapi juga ditopang oleh fisik yang sehat.
Dalam inspeksinya, Gus Irfan memperhatikan detail komponen makanan, mulai dari protein, karbohidrat hingga kesegaran makanan yang disajikan. Baginya, urusan piring makan petugas bukanlah hal sepele.
"Pengecekan ini penting untuk memastikan kesiapan petugas kita. Ingat, mereka adalah perpanjangan tangan pemerintah di Arab Saudi nanti. Jika fisik mereka tumbang karena gizi yang tidak terjaga, pelayanan jemaah tentu akan terganggu," ujar Gus Irfan di sela-sela sidaknya.
Baca juga: Cegah Korupsi, 16 Eks Penyidik KPK Dilantik Jadi Pegawai Kementerian Haji dan Umrah
Menteri Haji dan Umrah menekankan, petugas haji memiliki peran strategis sebagai duta bangsa. Di pundak mereka, wajah pelayanan Indonesia dipertaruhkan.
Oleh karena itu, Gus Irfan memastikan bahwa asupan gizi yang disiapkan panitia diklat sudah memenuhi standar energi yang dibutuhkan untuk menghadapi beban kerja ekstra di Tanah Suci.
Sidak ini pun sempat mengejutkan para peserta yang tengah bersiap memulai aktivitas pagi. Namun, kehadiran Menteri Gus Irfan saat peserta sedang mengantre dengan tertib mengambil makan pagi seolah menjadi suntikan semangat tambahan bagi mereka yang telah ditempa disiplin tinggi sejak subuh tadi.
Baca juga: Bukan Mau Perang, Tapi Mau Melayani: Mengapa Petugas Haji 2026 Digembleng ala Semi-Militer?
Sidak ini dilakukan Gus Irfan untuk memastikan bahwa kesiapan petugas haji tidak hanya matang secara teori dan mental, tapi juga ditopang oleh fisik yang sehat.
Dalam inspeksinya, Gus Irfan memperhatikan detail komponen makanan, mulai dari protein, karbohidrat hingga kesegaran makanan yang disajikan. Baginya, urusan piring makan petugas bukanlah hal sepele.
"Pengecekan ini penting untuk memastikan kesiapan petugas kita. Ingat, mereka adalah perpanjangan tangan pemerintah di Arab Saudi nanti. Jika fisik mereka tumbang karena gizi yang tidak terjaga, pelayanan jemaah tentu akan terganggu," ujar Gus Irfan di sela-sela sidaknya.
Baca juga: Cegah Korupsi, 16 Eks Penyidik KPK Dilantik Jadi Pegawai Kementerian Haji dan Umrah
Menteri Haji dan Umrah menekankan, petugas haji memiliki peran strategis sebagai duta bangsa. Di pundak mereka, wajah pelayanan Indonesia dipertaruhkan.
Oleh karena itu, Gus Irfan memastikan bahwa asupan gizi yang disiapkan panitia diklat sudah memenuhi standar energi yang dibutuhkan untuk menghadapi beban kerja ekstra di Tanah Suci.
(shf)
Lihat Juga :