Hari Ini Prabowo Resmikan Sekolah Rakyat, Berikut 8 Faktanya

Senin, 12 Januari 2026 - 07:05 WIB
loading...
Hari Ini Prabowo Resmikan...
Presiden Prabowo Subianto berencana meresmikan Sekolah Rakyat, sebuah program pendidikan gratis yang dirancang untuk memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem serta memutus mata rantai kemiskinan. Foto/
A A A
BANJARBARU - Presiden Prabowo Subianto berencana meresmikan Sekolah Rakyat , sebuah program pendidikan gratis yang dirancang untuk memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem serta memutus mata rantai kemiskinan. Peresmian akan dipusatkan di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru yang berada dilingkungan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarbaru, Kalimantan Selatan pada Senin 12 Januari 2026.

Berikut beberapa fakta penting tentang Sekolah Rakyat:

1. Gagasan Presiden Prabowo Subianto

Sekolah Rakyat sebagai langkah strategis memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Program ini merupakan inisitif langsung Presiden Prabowo Subianto dan menjadi bagian dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

“Karena ini bagian dari pengentasan kemiskinan. Anaknya sekolah, keluarganya diberdayakan. Anaknya lulus, keluarganya naik kelas (dan) menjadi berdaya. Ini istimewa dan ini tentu legacy dari Bapak Presiden Prabowo,” kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Hari Ini Prabowo Resmikan Sekolah Rakyat, Berikut 8 Faktanya


Baca juga: Kisah Siswa Sekolah Rakyat di Jaktim, Dari Belum Pernah Menyentuh Laptop Kini Jadi Jago Desain Grafis



Lebih lanjut, Gus Ipul menjelaskan pendirian Sekolah Rakyat dilatarbelakangi masih banyaknya anak-anak dari keluarga miskin yang sulit mengakses pendidikan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan lebih dari tiga juta anak usia sekolah berada dalam kondisi tidak sekolah, belum sekolah, putus sekolah dan berpotensi putus sekolah.

2. Proses Rekrutmen Siswa Berbasis DTSEN

Sekolah Rakyat ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem pada Desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Proses rekrutmen siswa tidak berdasarkan tes akademik, melainkan mengacu pada DTSEN serta verifikasi langsung ke rumah siswa oleh pendamping dilapangan.

Pada masa matrikulasi diawal semester, setiap siswa mendapatkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CGK) untuk identifikasi kondisi kesehatan. Disamping itu, siswa juga mengikuti DNA talent mapping untuk memetakan potensi dan bakatnya secara mendalam.

3. Sebanyak 15 Ribu Lebih Siswa Telah Menerima Manfaat Sekolah Rakyat

Mulai beroperasi sejak 2025, total 166 lokasi Sekolah Rakyat rintisan dibuka secara bertahap mulai Juli, Agustus, dan September. Tersebar di Sumatera 35 lokasi, Jawa 70 lokasi, Bali dan Nusa Tenggara 7 lokasi, Kalimantan 13 lokasi, Sulawesi 28 lokasi, Maluku 7 lokasi, dan Papua 6 lokasi.

"Hari Senin (12/1) nanti akan diresmikan atau diluncurkan secara resmi Sekolah Rakyat rintisan di 166 titik," ujar Gus Ipul.

Sekolah Rakyat rintisan menampung 15.945 orang siswa dan mereka telah mengikuti proses pendidikan di Sekolah Rakyat selama satu semester pada Semester Gasal Tahun Ajaran 2025/2026. Ke depan jumlah sekolah rakyat akan terus bertambah dengan target 500 sekolah. Tiap sekolah mampu menampung 1.000 siswa.

4. Tahap Awal Menyerap Ribuan Tenaga Kerja

Sekolah Rakyat rintisan menyerap total 7.107 tenaga kerja terdiri dari 2.218 guru serta 4.889 tenaga kependidikan (Tendik). Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah seiring pembangunan Sekolah Rakyat permanen yang sudah dimulai sejak 2025 di 104 titik lokasi. Tersebar di Sumatera 26 lokasi, Jawa 40 lokasi, Bali dan Nusa Tenggara 3 lokasi, Kalimantan 12 lokasi, Sulawesi 16 lokasi, Maluku 4 lokasi, dan Papua 3 lokasi.

5. Konsep Sekolah Asrama


Sekolah Rakyat adalah sekolah berasrama atau boarding school, seluruh kebutuhan siswa Sekolah Rakyat mulai dari seragam, makan, asrama, peralatan sekolah, dan lainnya, 100 persen akan ditanggung oleh negara.

Format sekolah berasrama dipilih untuk membentuk karakter anak-anak menjadi lebih mandiri dan disiplin serta memiliki keterampilan, disamping memperoleh pendidikan akademik.

6. Menggunakan Kurikulum Khusus


Kurikulum yang digunakan Sekolah Rakyat disusun khusus dengan pendekatan Multi Entry-Multi Exit (MEME) serta pendekatan individu (individual approach). Sistem ini memungkinkan siswa masuk kapan saja dan belajar berdasarkan capaian masing-masing, bukan semata mengikuti kalender ajaran yang sama seperti sekolah pada umumnya.

Setiap siswa juga menjalani DNA talent mapping untuk memetakan potensi dan bakatnya secara mendalam. Hasil pemetaan tersebut menjadi dasar pengembangan karakter, keterampilan, dan kecerdasan siswa selama proses belajar.

7. Miniatur Pengentasan Kemiskinan Terpadu


Program Sekolah Rakyat dinaungi oleh Kementerian Sosial bekerjasama dengan berbagai Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah. Program ini bukan sekadar peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan bagi anak-anak, namun juga miniatur dalam pengentasan kemiskinan terpadu.

Berbagai program prioritas Presiden terintegrasi dengan Sekolah Rakyat seperti Pemberdayaan orang tua siswa melalui PPSE, Perbaikan rumah melalui program 3 juta rumah, Cek Kesehatan Gratis (CKG), Makan Bergizi Gratis (MBG), Jaminan Kesehatan untuk orang tua dan siswa melalui PBI-JK, keluarga mendapatkan bansos lengkap seperti PKH dan Sembako, dan menjadi anggota Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

“Rumahnya nanti akan dibantu, orang tuanya jadi anggota Koperasi Desa Merah Putih, dapat bantuan sosial lengkap sesuai dengan periode tertentu, dapat PBI JKN, dapat makan bergizi dan cek kesehatan,” jelas Gus Ipul.

8. Proses Hilirisasi Siswa Telah Dipersiapkan


Sekolah Rakyat memiliki keunggulan tersendiri, siswa tidak hanya dibekali pengetahuan tapi juga pendidikan karakter dan keterampilan. Proses hilirisasi telah disiapkan sejak siswa masuk ke Sekolah Rakyat melalui DNA Talent Mapping.

Para siswa akan dibimbing, diarahkan, dan difasilitasi sesuai dengan minatnya, baik yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, maupun yang ingin bekerja sesuai keterampilan dan keahlian.

Kemensos telah bekerjasama dengan berbagai perguruan tinggi untuk memfasilitasi beasiswa bagi siswa berprestasi dari Sekolah Rakyat yang ingin melanjutkan pendidikan. Beberapa di antaranya Universitas Ary Gianjar (UAG) dan ESQ Business School yang telah memfasilitasi beasiswa untuk lulusan Sekolah Rakyat kedepan.

Disamping memfasilitasi beasiswa, Kemensos juga memfasilitasi siswa yang ingin bekerja setelah lulus, kolaborasi dilakukan dengan pihak terkait seperti Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI).

Kemudian untuk siswa Sekolah Rakyat jenjang Menengah Pertama yang memiliki kemampuan akademik yang memadai akan difasilitasi untuk melanjutkan pendidikan ke Sekolah Garuda.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Didesak Tegaskan Sikap...
Didesak Tegaskan Sikap ke Pemerintahan Prabowo, PDIP: Memangnya Jazilul Siapa?
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Timwas Sebut Presiden...
Timwas Sebut Presiden Prabowo Ingin Antrean Haji Dipangkas Lagi
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
Istana Bicara soal Kembalikan...
Istana Bicara soal Kembalikan Kepercayaan Publik
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Rekomendasi
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Beasiswa Program Doktor...
Beasiswa Program Doktor untuk Dosen 2026 Dibuka, Tanggung Biaya Kuliah hingga Riset
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Berita Terkini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan, Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin
Kuliah Umum di IPDN,...
Kuliah Umum di IPDN, Menko AHY Ajak Praja Taklukkan Tantangan Geografis Indonesia
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang,...
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang, Golkar: Entah Apa yang Diseimbangkan, Nanti Rakyat yang Menilai
4 Prajurit TNI Penyiram...
4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Ajukan Banding
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved