Prabowo Bakal Resmikan Sekolah Rakyat, Mensos: 166 Titik Telah Beroperasi

Sabtu, 10 Januari 2026 - 19:38 WIB
loading...
Prabowo Bakal Resmikan...
Sekolah Rakyat. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto bersama para Menteri Kabinet Merah Putih serta para Kepala Daerah dijadwalkan hadir dalam peresmian Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Senin (12/1/2026). Dikutip dari keterangan tertulis yang dibagikan oleh Humas Kementerian Sosial (Kemensos) peluncuran Sekolah Rakyat dipusatkan di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru yang berada di lingkungan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS).

“Hari Senin (12/1) nanti akan diresmikan atau diluncurkan secara resmi Sekolah Rakyat rintisan di 166 titik,” kata Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (10/1/2026).

Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto untuk memberi perhatian kepada kelompok masyarakat yang selama ini luput dari proses pembangunan. Mereka kemudian diberi akses, akomodasi, dan kesempatan menempuh pendidikan dalam lingkungan yang berkualitas serta orang tuanya mendapat program pemberdayaan.

Baca juga: Kisah Siswa Sekolah Rakyat di Jaktim, Dari Belum Pernah Menyentuh Laptop Kini Jadi Jago Desain Grafis



Menurutnya, Kemensos bertanggung jawab atas penyelenggaraan Sekolah Rakyat karena program ini menjadi bagian dari strategi pengentasan kemiskinan. “Karena ini bagian dari pengentasan kemiskinan. Anaknya sekolah, keluarganya diberdayakan. Anaknya lulus, keluarganya naik kelas (dan) menjadi berdaya. Ini istimewa dan ini tentu legacy dari Bapak Presiden Prabowo,” ujar Gus Ipul.

Ia menjelaskan, pendirian Sekolah Rakyat dilatarbelakangi oleh masih banyaknya anak-anak dari keluarga miskin yang sulit mengakses pendidikan. Hal ini diperkuat data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan lebih dari tiga juta anak usia sekolah berada dalam kondisi tidak sekolah, putus sekolah, atau berisiko putus sekolah.

“Saya ingin sampaikan tiga juta lebih data BPS menunjukkan, anak-anak di usia sekolah mereka tidak sekolah, belum sekolah, putus sekolah dan berpotensi untuk putus sekolah. Nah sebagian di antara mereka itu sekarang berada di Sekolah Rakyat,” kata Gus Ipul.

Menurut Gus Ipul, anak-anak tersebut merupakan calon Generasi Emas 2045 yang harus mendapatkan perhatian negara sebagaimana amanat Pasal 34 Undang-Undang Dasar 1945 tentang fakir miskin dan anak-anak terlantar yang dipelihara oleh negara. “Ini kelihatannya sederhana, tetapi sangat mendasar Maka sekolah rakyat menjadi salah satu yang harus kita sukseskan,” kata dia.

Sekolah Rakyat juga dirancang sebagai miniatur pengentasan kemiskinan. Tidak hanya pendidikan anak bagi keluarga tidak mampu, tetapi juga pemberdayaan dilakukan secara simultan. “Rumahnya nanti akan dibantu, orang tuanya jadi anggota Koperasi Desa Merah Putih, dapat bantuan sosial lengkap sesuai dengan periode tertentu, dapat PBI JKN, dapat makan bergizi dan cek kesehatan,” jelas Gus Ipul.

Saat ini, lebih dari 15 ribu siswa telah mengikuti pembelajaran di 166 Sekolah Rakyat rintisan yang tersebar di berbagai daerah. Pembelajaran di Sekolah Rakyat didukung teknologi digital Learning Management System (LMS). Setiap siswa mendapatkan satu unit laptop dan untuk kegiatan belajar mengajar di kelas menggunakan papan digital interaktif atau smartboard.

Kurikulum Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan keterampilan siswa. Proses penerimaan peserta didik tidak mengandalkan tes akademik semata, melainkan pemetaan potensi untuk mengenali talenta unik setiap anak.

Keberlanjutan lulusan Sekolah Rakyat juga menjadi perhatian utama. Pemerintah menyiapkan jalur lanjutan melalui beasiswa pendidikan tinggi serta akses ke dunia kerja melalui kerja sama lintas sektor.

Program ini merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem untuk memutus rantai kemiskinan melalui akses pendidikan berkualitas. Seluruh siswa Sekolah Rakyat berasal dari keluarga yang terdata dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1 dan desil 2, serta tanpa seleksi akademik.

Selain 166 titik yang sudah berjalan, proses pembukaan sekolah rakyat rintisan juga terus berjalan di sejumlah titik lainnya dengan target 500 titik pada 2029. Pada saat bersamaan, proses pembangunan sekolah rakyat permanen juga sudah mulai berjalan di 104 titik dan ditargetkan mencapai 200 titik pada 2007.

Pembangunan sekolah rakyat permanen ini salah satunya untuk mengoptimalkan daya tampung hingga seribu siswa per sekolah. Dengan demikian, target sekolah rakyat menampung 500 ribu siswa tercapai.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat
Kawal Instruksi Presiden...
Kawal Instruksi Presiden Soal Ojol, Komisi V DPR Minta Tarif Baru Tak Bebani Konsumen
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
Presiden Prabowo: Hanya...
Presiden Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Ngurus Pertanian, Tentaranya Sering Ada di Sawah
Kelakar Prabowo soal...
Kelakar Prabowo soal Nama Panglima TNI dan Kapolri: Susah Diganti
Prabowo Pakai Peci Karanji...
Prabowo Pakai Peci Karanji Hadiri Pekan Petani dan Nelayan di Gorontalo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Prabowo Prediksi Indonesia...
Prabowo Prediksi Indonesia Swasembada BBM 3 Tahun Lagi
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Rekomendasi
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
12 Amalan Populer Hari...
12 Amalan Populer Hari Asyura 10 Muharam yang Dianjurkan Rasulullah SAW
Berita Terkini
Libatkan Publik Pilih...
Libatkan Publik Pilih Logo HUT ke-81 RI, Mensesneg: Simbol Kebangsaan Milik Bersama
Boni Hargens Sebut Presisi...
Boni Hargens Sebut Presisi Jadi Fondasi Transformasi Menyeluruh di Tubuh Polri
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah, Total Rp4,8 M
Menkes Ungkap Ada Gap...
Menkes Ungkap Ada Gap Tinggi Penghasilan Dokter Spesialis: di Bone Rp3 Juta, di Mahakam Ulu Rp80 Juta
Istri Gus Yaqut Apresiasi...
Istri Gus Yaqut Apresiasi KPK Bantarkan Suaminya
Projo Ungkap Pesan Jokowi...
Projo Ungkap Pesan Jokowi di Kasus Roy Suryo dan Dokter Tifa, Apa Itu?
Infografis
17 Menteri Jokowi yang...
17 Menteri Jokowi yang Bakal Masuk Kabinet Prabowo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved