Iran Mencekam! Kemlu Belum Terima Laporan Insiden terhadap WNI
Sabtu, 10 Januari 2026 - 18:29 WIB
loading...
Kerusuhan di Iran. Foto/Iran International
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan kondisi Warga Negara Indonesia (WNI) dalam kondisi aman di tengah situasi unjuk rasa memanas yang membuat puluhan orang tewas di Iran. Sejauh ini, Kemlu belum menerima laporan insiden terhadap WNI di Iran.
"Sejauh ini belum ada laporan insiden apa pun terhadap WNI di Iran," ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Vahd Nabyl Achmad Mulachela saat dihubungi, Sabtu (10/1/2026).
Nabyl mengatakan, KBRI Tehran terus memantau situasi kondisi di Iran. Ia pun menyampaikan, situasi saat ini terbilang kondusif.
Baca juga: 2 Pekan Kerusuhan Massal, Rumah Sakit di Iran Dipenuhi Demonstran yang Terluka dan Tewas
"KBRI Tehran terus memantau situasi setempat. Situasi pagi ini tampak mulai normal," pungkasnya.
Sekadar informasi, jumlah korban tewas dalam demonstrasi besar-besaran di Iran bertambah menjadi 38 orang hingga Rabu (7/1/2026). Di antara korban juga terdapat pasukan keamanan.
Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia Iran (HRANA), kelompok yang berbasis di Amerika Serikat (AS), mengungkap jumlah korban itu dihitung selama demonstrasi yang berlangsung 11 hari.
Dari total korban tewas, 34 adalah demonstran dan 4 personel pasukan keamanan. HRANA juga mengungkap, demonstrasi berlangsung di 348 lokasi, menyebabkan puluhan orang luka dan 2.217 ditahan.
Menurut laporan tersebut, sebagian besar luka disebabkan tembakan peluru karet dan peluru plastik. Pemerintah Iran belum mengeluarkan pernyataan mengenai korban tewas atau luka-luka.
"Sejauh ini belum ada laporan insiden apa pun terhadap WNI di Iran," ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Vahd Nabyl Achmad Mulachela saat dihubungi, Sabtu (10/1/2026).
Nabyl mengatakan, KBRI Tehran terus memantau situasi kondisi di Iran. Ia pun menyampaikan, situasi saat ini terbilang kondusif.
Baca juga: 2 Pekan Kerusuhan Massal, Rumah Sakit di Iran Dipenuhi Demonstran yang Terluka dan Tewas
"KBRI Tehran terus memantau situasi setempat. Situasi pagi ini tampak mulai normal," pungkasnya.
Sekadar informasi, jumlah korban tewas dalam demonstrasi besar-besaran di Iran bertambah menjadi 38 orang hingga Rabu (7/1/2026). Di antara korban juga terdapat pasukan keamanan.
Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia Iran (HRANA), kelompok yang berbasis di Amerika Serikat (AS), mengungkap jumlah korban itu dihitung selama demonstrasi yang berlangsung 11 hari.
Dari total korban tewas, 34 adalah demonstran dan 4 personel pasukan keamanan. HRANA juga mengungkap, demonstrasi berlangsung di 348 lokasi, menyebabkan puluhan orang luka dan 2.217 ditahan.
Menurut laporan tersebut, sebagian besar luka disebabkan tembakan peluru karet dan peluru plastik. Pemerintah Iran belum mengeluarkan pernyataan mengenai korban tewas atau luka-luka.
(rca)
Lihat Juga :