Purbaya Balas Tito: Saya Ngambek kalau Uangnya Disediakan Pakai Utang, Enggak Dipakai

Sabtu, 10 Januari 2026 - 15:53 WIB
loading...
Purbaya Balas Tito:...
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa berkelakar soal anggaran penanganan bencana Sumatera yang telah disediakan pemerintah, namun belum dimanfaatkan secara optimal oleh daerah. Foto/Tangkapan layar
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa berkelakar soal anggaran penanganan bencana Sumatera yang telah disediakan pemerintah, namun belum dimanfaatkan secara optimal oleh daerah. Candaan itu disampaikan Purbaya saat menghadiri Rapat Koordinasi Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Bencana DPR dengan Pemerintah di Banda Aceh, yang disiarkan melalui kanal YouTube DPR, Sabtu (10/1/2026).

Awalnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Tito Karnavian sempat lupa menyebut nama Purbaya sebagai salah satu anggota tim pengarah. Tito kemudian melontarkan guyonan bahwa Purbaya bisa “ngambek” bila tak disebutkan.

“Saya lupa menyampaikan ini, kuwalat ini kalau enggak, nanti ini, karena kalau beliau ngambek, beliau ngambek, kita chat mau rapat sampai malam juga percuma juga kita nanti,” ujar Tito disambut tawa peserta rapat.

Baca juga: Bansos Bencana untuk Sumatera Rp600 Miliar Siap Disalurkan, Kebutuhan Rp2 Triliun



Menanggapi hal tersebut, Purbaya menegaskan dirinya tidak akan ngambek hanya karena lupa disebut nama. Namun, ia mengaku kesal jika anggaran yang telah disiapkan justru tidak digunakan.

“Saya ngambek kalau uangnya sudah disediakan pakai utang, enggak dipakai juga. Jadi saya kumpulin uang banyak, gebukin orang pajak, bea cukai, ditumpuk di sana enggak dipakai. Sementara di sini bencananya masih susah masyarakatnya. Itu saja, Pak,” ujar Purbaya.

Purbaya menekankan bahwa persoalan utama dalam penanganan bencana dan pascabencana bukan terletak pada ketersediaan dana. Ia memastikan pemerintah pusat telah menyalurkan anggaran dalam jumlah besar ke daerah terdampak, khususnya di Aceh.

“Kita sudah kirim di bulan Januari itu untuk Aceh saja Rp1,279 triliun. Jadi mereka cukup cash untuk geraklah kalau mau,” katanya.

Meski demikian, Purbaya mengakui masih terdapat kendala lain yang menghambat realisasi belanja di daerah, terutama terkait administrasi.

“Tapi sepertinya kendalanya bukan cash saja, seperti administrasi yang tadi membuat mereka lambat juga. Jadi enggak masalah itu untuk cash. Jadi sekarang setiap bulan atau setiap awal bulan kita kirim ke daerahnya langsung tanpa permohonan,” ujarnya.

“Kita kirim sesuai dengan data setahun sebelumnya, dari situ kita prediksi. Jadi mereka enggak akan ada kekurangan dana untuk itu,” tambah Purbaya.

Ia pun meminta pemerintah daerah agar tidak ragu menggunakan anggaran yang telah ditransfer, mengingat dana tersebut memang disiapkan untuk mempercepat pemulihan masyarakat terdampak bencana. “Jadi dana bukan kendala, Anda pakai saja,” tegas Purbaya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Ditjen Polpum Dorong...
Ditjen Polpum Dorong Standarisasi Anggaran Kesbangpol Berbasis Risiko dan Kebutuhan Daerah
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Kemenhaj Ajukan Tambahan...
Kemenhaj Ajukan Tambahan Anggaran Rp1,8 Triliun untuk Tahun 2027
Purbaya Sangkal Merah...
Purbaya Sangkal Merah Putih Bond Jadi Celah Pencucian Uang, Singgung Peran Singapura
Purbaya Beberkan Penyebab...
Purbaya Beberkan Penyebab Neraca Perdagangan Mei 2026 Defisit
Purbaya Dijadwalkan...
Purbaya Dijadwalkan Uji Coba Perbaikan Coretax Pekan Depan
Rekomendasi
Pilot Pesawat AMA PK-RCY...
Pilot Pesawat AMA PK-RCY yang Dibakar di Bandara Ipdeheik Papua Tewas
Cinta Quran Foundation...
Cinta Quran Foundation Bangun RS Berbasis Wakaf Produktif
ITPLN Buka Peluang Ikatan...
ITPLN Buka Peluang Ikatan Kerja Bagi Mahasiswa Lewat Kolaborasi dengan APITU
Berita Terkini
KPK Buka Peluang Panggil...
KPK Buka Peluang Panggil Menhut terkait Penerimaan Pelepasan HPT Bupati Kuansing
Menekraf Ajak Generasi...
Menekraf Ajak Generasi Muda Berperan Aktif dalam Kebangkitan Ekonomi Kreatif Indonesia
Breaking News! Kejagung...
Breaking News! Kejagung Tetapkan Brigjen Pol LMI Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Ompreng MBG
Sahroni Minta Siber...
Sahroni Minta Siber Polri Kejar Dalang Spam Judi Online di Medsos: Bukan Hal Sulit bagi Polisi
Pasar Global Meluas,...
Pasar Global Meluas, UMKM Wajib Perluas Jangkauan dan Kompetitif
Prabowo: Indonesia-Belarus...
Prabowo: Indonesia-Belarus Sepakat Mendukung Perdamaian dan Stabilitas Dunia
Infografis
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved