Pandji Dilaporkan ke Polisi, Gus Ulil: Kita Butuh Banyak Ketawa di Negeri Ini
Sabtu, 10 Januari 2026 - 06:36 WIB
loading...
Ketua PBNU KH Ulil Abshar Abdalla. Foto/Tangkapan layar iNews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ulil Abshar Abdalla buka suara terkait komika Pandji Pragiwaksono yang dilaporkan atas materi komedi di acara bertajuk Mens Rea. Ulil menyayangkan jika komedian yang sedianya menghibur justru harus berhadapan dengan proses hukum.
"Kita butuh banyak ketawa di negeri ini, kasihan kalau komedian yang bikin banyak orang tertawa harus dilaporkan ke aparat hukum," ujar Ulil kepada wartawan, Jumat (9/1/2026).
Ulil menyoroti pentingnya ruang humor di tengah masyarakat. Ia bahkan berkelakar bahwa humor merupakan kunci. "Humor adalah koentji (kunci)," katanya.
Baca Juga: Pemuda Muhammadiyah Tegaskan Tak Ikut Laporkan Pandji Pragiwaksono ke Polisi
Ulil juga menjelaskan aliansi yang mengatasnamakan Angkatan Muda Nahdlatul Ulama yang dikabarkan melaporkan komika Pandji Pragiwaksono ke Polda Metro Jaya bukan bagian dari PBNU. Ulil mengatakan, sejak dulu memang telah banyak kelompok atau individu yang melakukan berbagai aktivitas dengan mengatasnamakan NU.
"Tetapi sejak dulu kan banyak orang bikin ini itu atas nama NU. Karena NU itu sifatnya terbuka, ya memang siapa saja bisa bikin lembaga atas nama NU," jelasnya.
Diketahui, Polda Metro Jaya bergerak cepat merespons laporan polisi terhadap komika Pandji Pragiwaksono, terkait dugaan penghasutan di muka umum dan dugaan penistaan agama dalam special show stand up comedy bertajuk Mens Rea .
Polisi mulai melakukan analisis terhadap sejumlah barang bukti yang dilampirkan pelapor dalam laporan tersebut. "Penyidik sedang menganalisis barang bukti. Kami mengimbau masyarakat agar tetap bijak dalam menyampaikan informasi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Jumat (9/1/2026).
Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Metro Jaya Kombes Reonald Simanjuntak menyebutkan, telah menerima laporan polisi yang dilayangkan Angkatan Muda NU, Rizki Abdul Rahman Wahid, terhadap komika Pandji Pragiwaksono tentang dugaan kasus penghasutan. Ke depan, polisi bakal memanggil para pihak, termasuk Pandji sebagai Terlapor.
"Perkara ini masih dalam proses penyelidikan, berarti kalau proses penyelidikan, kawan-kawan penyelidik akan melakukan klarifikasi kepada masing-masing yang bersangkutan, baik pelapor, saksi, maupun terlapor," ujarnya kepada wartawan, Jumat (9/1/2026).
"Kita butuh banyak ketawa di negeri ini, kasihan kalau komedian yang bikin banyak orang tertawa harus dilaporkan ke aparat hukum," ujar Ulil kepada wartawan, Jumat (9/1/2026).
Ulil menyoroti pentingnya ruang humor di tengah masyarakat. Ia bahkan berkelakar bahwa humor merupakan kunci. "Humor adalah koentji (kunci)," katanya.
Baca Juga: Pemuda Muhammadiyah Tegaskan Tak Ikut Laporkan Pandji Pragiwaksono ke Polisi
Ulil juga menjelaskan aliansi yang mengatasnamakan Angkatan Muda Nahdlatul Ulama yang dikabarkan melaporkan komika Pandji Pragiwaksono ke Polda Metro Jaya bukan bagian dari PBNU. Ulil mengatakan, sejak dulu memang telah banyak kelompok atau individu yang melakukan berbagai aktivitas dengan mengatasnamakan NU.
"Tetapi sejak dulu kan banyak orang bikin ini itu atas nama NU. Karena NU itu sifatnya terbuka, ya memang siapa saja bisa bikin lembaga atas nama NU," jelasnya.
Diketahui, Polda Metro Jaya bergerak cepat merespons laporan polisi terhadap komika Pandji Pragiwaksono, terkait dugaan penghasutan di muka umum dan dugaan penistaan agama dalam special show stand up comedy bertajuk Mens Rea .
Polisi mulai melakukan analisis terhadap sejumlah barang bukti yang dilampirkan pelapor dalam laporan tersebut. "Penyidik sedang menganalisis barang bukti. Kami mengimbau masyarakat agar tetap bijak dalam menyampaikan informasi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Jumat (9/1/2026).
Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Metro Jaya Kombes Reonald Simanjuntak menyebutkan, telah menerima laporan polisi yang dilayangkan Angkatan Muda NU, Rizki Abdul Rahman Wahid, terhadap komika Pandji Pragiwaksono tentang dugaan kasus penghasutan. Ke depan, polisi bakal memanggil para pihak, termasuk Pandji sebagai Terlapor.
"Perkara ini masih dalam proses penyelidikan, berarti kalau proses penyelidikan, kawan-kawan penyelidik akan melakukan klarifikasi kepada masing-masing yang bersangkutan, baik pelapor, saksi, maupun terlapor," ujarnya kepada wartawan, Jumat (9/1/2026).
(zik)
Lihat Juga :