Arahan Prabowo di Retret Kabinet Merah Putih di Hambalang Langkah Strategis Perkuat Tata Kelola Pemerintahan
Rabu, 07 Januari 2026 - 16:04 WIB
loading...
Arahan Presiden Prabowo Subianto dalam retret Kabinet Merah Putih di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Selasa (6/1/2026) dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan. Foto/Istimewa
A
A
A
BOGOR - Arahan Presiden Prabowo Subianto dalam retret Kabinet Merah Putih di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Selasa (6/1/2026) dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan. Hal tersebut dikatakan oleh Guru Besar Fakultas Sains dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Achmad Tjachja Nugraha.
Menurutnya, retret Kabinet Merah Putih penting untuk memastikan roda pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo berjalan lebih efektif, terukur, dan terarah sejak awal tahun. Ia menilai penguatan koordinasi serta kesamaan visi antarmenteri menjadi kunci agar program prioritas Presiden Prabowo Subianto dapat berjalan optimal dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Menurut Achmad, penekanan Presiden Prabowo terhadap percepatan program nasional menunjukkan kepemimpinan yang berorientasi pada hasil. Ia menilai akselerasi kebijakan, terutama di sektor energi, pendidikan, dan hilirisasi industri, sangat dibutuhkan di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
Baca juga: Momen Prabowo Beri Taklimat Awal Tahun 2026: Tekankan Evaluasi Kinerja Pemerintahan
“Arahan Presiden Prabowo agar kabinet bekerja cepat, cerdas, dan inovatif mencerminkan kebutuhan tata kelola pemerintahan modern. Ini penting agar program strategis tidak berhenti di perencanaan, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Achmad, Rabu (7/1/2026).
Lihat juga: FULL Pidato Presiden Prabowo saat Retret Kabinet di Hambalang, Bogor
Ia juga mengapresiasi dorongan kerja lintas kementerian yang ditekankan Presiden Prabowo. Menurutnya, kolaborasi antarlembaga menjadi kunci untuk mempercepat pencapaian target pembangunan nasional, sekaligus menghindari tumpang tindih kebijakan.
Lihat juga: Mensesneg Berikan Keterangan Pers dalam Retret Kabinet Merah Putih di Hambalang
Terkait pembentukan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Achmad menilai kebijakan tersebut mencerminkan kehadiran negara dalam situasi darurat. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan pemulihan daerah terdampak bencana berjalan cepat, terukur, dan tepat sasaran.
“Secara keseluruhan, retret kabinet ini memperlihatkan keseriusan Presiden Prabowo dalam membangun pemerintahan yang solid, responsif, dan berorientasi pada kepentingan rakyat,” pungkasnya.
Menurutnya, retret Kabinet Merah Putih penting untuk memastikan roda pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo berjalan lebih efektif, terukur, dan terarah sejak awal tahun. Ia menilai penguatan koordinasi serta kesamaan visi antarmenteri menjadi kunci agar program prioritas Presiden Prabowo Subianto dapat berjalan optimal dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Menurut Achmad, penekanan Presiden Prabowo terhadap percepatan program nasional menunjukkan kepemimpinan yang berorientasi pada hasil. Ia menilai akselerasi kebijakan, terutama di sektor energi, pendidikan, dan hilirisasi industri, sangat dibutuhkan di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
Baca juga: Momen Prabowo Beri Taklimat Awal Tahun 2026: Tekankan Evaluasi Kinerja Pemerintahan
“Arahan Presiden Prabowo agar kabinet bekerja cepat, cerdas, dan inovatif mencerminkan kebutuhan tata kelola pemerintahan modern. Ini penting agar program strategis tidak berhenti di perencanaan, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Achmad, Rabu (7/1/2026).
Lihat juga: FULL Pidato Presiden Prabowo saat Retret Kabinet di Hambalang, Bogor
Ia juga mengapresiasi dorongan kerja lintas kementerian yang ditekankan Presiden Prabowo. Menurutnya, kolaborasi antarlembaga menjadi kunci untuk mempercepat pencapaian target pembangunan nasional, sekaligus menghindari tumpang tindih kebijakan.
Lihat juga: Mensesneg Berikan Keterangan Pers dalam Retret Kabinet Merah Putih di Hambalang
Terkait pembentukan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Achmad menilai kebijakan tersebut mencerminkan kehadiran negara dalam situasi darurat. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan pemulihan daerah terdampak bencana berjalan cepat, terukur, dan tepat sasaran.
“Secara keseluruhan, retret kabinet ini memperlihatkan keseriusan Presiden Prabowo dalam membangun pemerintahan yang solid, responsif, dan berorientasi pada kepentingan rakyat,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :