Gus Yahya Lepas Napak Tilas Pendirian NU, Tempuh Rute Bangkalan ke Tebuireng
Senin, 05 Januari 2026 - 07:32 WIB
loading...
A
A
A
KHR. Ach. Azaim Ibrahimy selaku dzurriyah Kiai As’ad menyerahkan pusaka tersebut kepada perwakilan dzurriyah KH Hasyim Asy’ari, untuk kemudian diteruskan kepada Rais Aam PBNU dan selanjutnya kepada Ketua Umum PBNU.
Panitia penyelenggara menegaskan, estafet simbolik tersebut menjadi penanda kesinambungan spiritual kepemimpinan NU.
“Penyerahan tasbih kepada Ketua Umum PBNU menyimbolkan mandat agar roda organisasi dijalankan dengan dzikir, ketenangan batin, dan nilai-nilai spiritualitas yang diwariskan para muassis,” demikian pernyataan panitia penyelenggara.
Melalui kegiatan ini, PBNU berharap kader NU semakin memahami bahwa Nahdlatul Ulama lahir bukan semata dari kesepakatan formal, melainkan dari restu para guru, isyarat spiritual, dan ketulusan ulama dalam membangun jam’iyah yang berkhidmat untuk umat dan bangsa.
Panitia penyelenggara menegaskan, estafet simbolik tersebut menjadi penanda kesinambungan spiritual kepemimpinan NU.
“Penyerahan tasbih kepada Ketua Umum PBNU menyimbolkan mandat agar roda organisasi dijalankan dengan dzikir, ketenangan batin, dan nilai-nilai spiritualitas yang diwariskan para muassis,” demikian pernyataan panitia penyelenggara.
Melalui kegiatan ini, PBNU berharap kader NU semakin memahami bahwa Nahdlatul Ulama lahir bukan semata dari kesepakatan formal, melainkan dari restu para guru, isyarat spiritual, dan ketulusan ulama dalam membangun jam’iyah yang berkhidmat untuk umat dan bangsa.
(shf)
Lihat Juga :