Kemlu Pastikan WNI di Venezuela Dalam Keadaan Aman usai Serangan Amerika
Sabtu, 03 Januari 2026 - 19:31 WIB
loading...
Venezuela tuding AS melakukan agresi militer yang sangat serius. Foto/X/@Goreunit
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan Warga Negara Indonesia (WNI) di Venezuela dalam keadaan aman usai serangan yang dilancarkan Amerika Serikat.
"Saat ini, seluruh WNI di Venezuela dilaporkan dalam keadaan aman," demikian keterangan yang disampaikan Kemlu lewat akun X-nya, Sabtu (3/1/2025).
Kemlu memastikan, pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi yang terjadi di Venezuela pascaserangan. Utamanya, memastikan kondisi para WNI yang ada di sana.
Baca juga: Trump Sebut Operasi Pasukan Delta Sangat Brilian, Presiden Maduro Akan Diadili di AS
"Pemerintah Indonesia mengimbau para WNI untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta terus menjalin komunikasi dengan KBRI Caracas," ujarnya.
Kemlu juga menyerukan agar para pihak yang berkonflik bisa menyelesaikan masalah secara damai.
Sebagai informasi, Pemerintah Venezuela mengatakan mereka "menolak dan mengecam kepada komunitas internasional agresi militer yang sangat serius" oleh pemerintah AS. Itu terjadi setelah jet tempur AS terbang rendah di wilayah Venezuela dan menggempur fasilitas militer.
Baca juga: Siapa Delta Force AS? Pasukan Khusus AS yang Menangkap Presiden Maduro
Venezuela mengatakan serangan tersebut menargetkan situs sipil dan militer di Kota Caracas dan negara bagian Miranda, Aragua, dan La Guaira.
Pemerintah berjanji untuk membela diri terhadap serangan yang tampaknya terjadi, dan menuduh AS berupaya melakukan perubahan rezim. "Seluruh negara harus aktif untuk mengalahkan agresi imperialis ini," bunyi pernyataan pemerintah, menambahkan seruan untuk segera mengadakan pertemuan Dewan Keamanan PBB, dilansir CBS.
"Saat ini, seluruh WNI di Venezuela dilaporkan dalam keadaan aman," demikian keterangan yang disampaikan Kemlu lewat akun X-nya, Sabtu (3/1/2025).
Kemlu memastikan, pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi yang terjadi di Venezuela pascaserangan. Utamanya, memastikan kondisi para WNI yang ada di sana.
Baca juga: Trump Sebut Operasi Pasukan Delta Sangat Brilian, Presiden Maduro Akan Diadili di AS
"Pemerintah Indonesia mengimbau para WNI untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta terus menjalin komunikasi dengan KBRI Caracas," ujarnya.
Kemlu juga menyerukan agar para pihak yang berkonflik bisa menyelesaikan masalah secara damai.
Sebagai informasi, Pemerintah Venezuela mengatakan mereka "menolak dan mengecam kepada komunitas internasional agresi militer yang sangat serius" oleh pemerintah AS. Itu terjadi setelah jet tempur AS terbang rendah di wilayah Venezuela dan menggempur fasilitas militer.
Baca juga: Siapa Delta Force AS? Pasukan Khusus AS yang Menangkap Presiden Maduro
Venezuela mengatakan serangan tersebut menargetkan situs sipil dan militer di Kota Caracas dan negara bagian Miranda, Aragua, dan La Guaira.
Pemerintah berjanji untuk membela diri terhadap serangan yang tampaknya terjadi, dan menuduh AS berupaya melakukan perubahan rezim. "Seluruh negara harus aktif untuk mengalahkan agresi imperialis ini," bunyi pernyataan pemerintah, menambahkan seruan untuk segera mengadakan pertemuan Dewan Keamanan PBB, dilansir CBS.
(cip)
Lihat Juga :