Soal Tak Tetapkan Status Bencana Nasional, Prabowo: Sebagai Negara Kita Mampu

Kamis, 01 Januari 2026 - 14:16 WIB
loading...
Soal Tak Tetapkan Status...
Presiden Prabowo Subianto menjelaskan alasan mengapa pemerintah tidak menetapkan bencana nasional. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto kembali membeberkan alasan mengapa pemerintah tidak menetapkan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, sebagai status bencana nasional. Prabowo menegaskan negara masih mampu mengatasi bencana yang terjadi di tiga provinsi tersebut.

“Masih ada yang mempersoalkan kenapa tidak bencana nasional? Ya masalahnya adalah kita punya 38 provinsi masalah ini berdampak di 3 provinsi, masih ada 35 provinsi lain. Jadi kalau sementara kita tiga provinsi ini, kita sebagai bangsa, sebagai negara kita mampu menghadapi ya kita tidak perlu menyatakan bencana nasional,” kata Prabowo saat meninjau pembangunan rumah hunian Danantara, di Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026).

Meski tidak menetapkan status bencana nasional, Prabowo memastikan kehadiran pemerintah secara serius dalam penanganan bencana di Sumatra.

Baca juga: Malam Tahun Baru di Tapsel, Prabowo Tegaskan Tidak akan Tinggalkan Rakyat Tertimpa Musibah

“Tetapi tidak berarti, kita tidak memandang ini sebagai hal yang sangat serius. Nyatanya dari seluruh kabinet hari ini ada berapa menteri di sini? Iya kan. Dua sedang di Aceh Utara. 10 menteri sedang di Aceh sekarang,” kata Prabowo.


Prabowo memastikan alokasi anggaran yang besar dalam penanganan bencana di Sumatera. “Jadi saudara-saudara, kita memandang sangat serius dan kita akan habis-habisan untuk membantu ya. Kita sudah siapkan anggaran cukup besar ya untuk mengatasi ini,” kata Prabowo.

Diketahui rapat digelar di tengah-tengah agenda Prabowo meninjau pembangunan rumah hunian Danantara di Aceh Tamiang. Turut hadir Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem.

Baca juga: Presiden Prabowo Bertolak ke Aceh Tamiang Tinjau Pembangunan Hunian Sementara

Membuka rapat, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan rapat dalam rangka meninjau 600 hunian rumah dari 15.000 yang rencananya dibangun oleh Danantara, turut dihadiri 10 menteri dan anggota Kabinet Merah Putih serta 15 direktur utama BUMN.

Tampak hadir, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono.

Kemudian, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, dan KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Sambut DSI Prabowo,...
Sambut DSI Prabowo, PKB Ingatkan Transparansi dan Keberpihakan ke Petani
Dasco Panggil Satgas...
Dasco Panggil Satgas Percepatan Penanganan Bencana Sumatera
Perkuat Penanganan Bencana...
Perkuat Penanganan Bencana Daerah, Kemendagri Dorong Transformasi Tata Kelola BPBD
BNPB Ungkap Indonesia...
BNPB Ungkap Indonesia Peringkat Ketiga Negara dengan Risiko Bencana Tertinggi di Dunia
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Gempa M4,9 Guncang Lampung,...
Gempa M4,9 Guncang Lampung, BMKG: Akibat Sesar Aktif
Pangkas Ratusan Entitas...
Pangkas Ratusan Entitas BUMN, Terobosan Rosan Roeslani Tuai Dukungan Akademisi
Rekomendasi
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Ditipu Teman Sendiri,...
Ditipu Teman Sendiri, Tantri Kotak Ungkap Tabungan Pendidikan Anak Ikut Raib
Tantri Kotak Siap Tempuh...
Tantri Kotak Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Ditipu Miliaran Rupiah
Berita Terkini
PKS Minta Fenomena Calon...
PKS Minta Fenomena Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang di PTN Jadi Evaluasi SPMB 2026
Gugat Polda Metro Jaya,...
Gugat Polda Metro Jaya, Roy Suryo: Penangkapannya Melanggar HAM seperti Film G30S/PKI
Roy Suryo Hadiri Sidang...
Roy Suryo Hadiri Sidang Perdana Praperadilan: Tidak Ada Upaya untuk Memperlambat Peristiwa Utamanya
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara ke-80 Jadi Evaluasi untuk Wujudkan Harapan Warga
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah...
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah Haji Sudah Tiba di Tanah Air
Dari Cinta Menjadi Luka:...
Dari Cinta Menjadi Luka: Kekerasan Berpacaran Perspektif Psikologi
Infografis
Status Korut sebagai...
Status Korut sebagai Kekuatan Nuklir Tak Dapat Diubah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved