Aptrindo Sesalkan Larangan Truk Sumbu Tiga saat Nataru Diperpanjang Jadi 17 Hari
Jum'at, 26 Desember 2025 - 19:26 WIB
loading...
A
A
A
Dia pun mempertanyakan Kemenhub, apa alasan mereka lebih mementingkan para pemudik ataupun angkutan orang dibanding angkutan logistik yang sangat berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi.
“Yang ber-holiday lebih didukung, sementara kita yang benar-benar berkontribusi bagi perekonomian negara ini malah di-stop. Saya nggak ngerti maksudnya itu. Ini kan aneh kalau negara luar melihatnya. Padahal, jika kita lihat sampai sekarang ini saja orang mudik juga nggak ada, selow-selow saja,” tuturnya.
Menurut dia, dengan pemberlakuan pelarangan truk sumbu 3 selama 17 hari itu, akan banyak pengangkutan-pengangkutan logistik yang akan dibatalkan. Apalagi, aturan penambahan waktu pelarangan itu dilakukan secara mendadak.
“Kan ini masih ada 2 minggu lagi untuk menutup akhir tahun 2025. Jelas masih banyak lah order-order yang batal karena kebijakan pelarangan truk sumbu 3 yang terlalu lama itu. Padahal, di ujung akhir tahun itu justru semua mengejar terpenuhinya target akhir tahun,” ujarnya.
“Yang ber-holiday lebih didukung, sementara kita yang benar-benar berkontribusi bagi perekonomian negara ini malah di-stop. Saya nggak ngerti maksudnya itu. Ini kan aneh kalau negara luar melihatnya. Padahal, jika kita lihat sampai sekarang ini saja orang mudik juga nggak ada, selow-selow saja,” tuturnya.
Menurut dia, dengan pemberlakuan pelarangan truk sumbu 3 selama 17 hari itu, akan banyak pengangkutan-pengangkutan logistik yang akan dibatalkan. Apalagi, aturan penambahan waktu pelarangan itu dilakukan secara mendadak.
“Kan ini masih ada 2 minggu lagi untuk menutup akhir tahun 2025. Jelas masih banyak lah order-order yang batal karena kebijakan pelarangan truk sumbu 3 yang terlalu lama itu. Padahal, di ujung akhir tahun itu justru semua mengejar terpenuhinya target akhir tahun,” ujarnya.
(cip)
Lihat Juga :