Profil Marsda TNI Mochammad Untung Suropati, Asisten Intelijen KSAU yang Kini Jabat Pangkodau II
Jum'at, 26 Desember 2025 - 08:28 WIB
loading...
Marsda TNI Mochammad Untung Suropati dimutasi dari Asintel KSAU kini menjabat Panglima Komando Operasi Udara (Pangkodau) II. Foto: tni-au.mil.id
A
A
A
JAKARTA - Marsda TNI Mochammad Untung Suropati dimutasi dari Asintel KSAU kini menjabat Panglima Komando Operasi Udara (Pangkodau) II. Jenderal bintang 2 itu menggantikan Marsda TNI Deni Hasoloan Simajuntak yang digeser menjadi Askomlek KSAU.
Perpindahan tugas Marsda TNI Mochammad Untung Suropati tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1664/XII/2025 tanggal 15 Desember 2025 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia. Sebagaimana dalam keputusan tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melakukan rotasi dan mutasi terhadap 187 Perwira Tinggi (Pati) TNI.
Baca juga: Panglima TNI Mutasi 187 Pati Jelang Akhir Tahun 2025
Adapun 187 Perwira Tinggi yang dimutasi, rinciannya 109 Pati TNI Angkatan Darat, 36 Pati TNI Angkatan Laut, dan 42 Pati TNI Angkatan Udara.
Sekelumit mengenai Marsda Untung Suropati. Dia merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) 1994 yang berasal dari kecabangan Korps Penerbang.
Untung mempunyai jam terbang tinggi dan rekam jejak panjang di lini operasional, intelijen, serta komando. Dia pernah menduduki jabatan strategis di TNI AU yakni Danskadud 11 Wing 5 Lanud Sultan Hasanuddin (2011-2012), Komandan Lanud Timika (2013), Atase Pertahanan RI di Rusia (2015-2018), dan Paban II/Hublu Sintel Mabes TNI.
Kemudian, Danlanud Iswahyudi (2020-2022), Kaskoopsud III (2022-2023), Waasops KSAU (2024), Kaskogabwilhan III (2024), Asisten Intelijen KSAU, hingga Pangkodau II.
Diketahui, Komando Daerah Angkatan Udara II (Kodau II) adalah salah satu komando utama di bawah Jajaran Komando Operasi Udara Nasional yang mencakup wilayah Indonesia bagian tengah.
Komando ini mempunyai tugas yakni pembinaan kemampuan dan kesiapsiagaan operasional satuan-satuan TNI AU dalam jajarannya, melaksanakan operasi-operasi udara dalam rangka penegakan kedaulatan negara di udara, serta mendukung penegakan kedaulatan negara di darat dan di laut.
Perpindahan tugas Marsda TNI Mochammad Untung Suropati tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1664/XII/2025 tanggal 15 Desember 2025 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia. Sebagaimana dalam keputusan tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melakukan rotasi dan mutasi terhadap 187 Perwira Tinggi (Pati) TNI.
Baca juga: Panglima TNI Mutasi 187 Pati Jelang Akhir Tahun 2025
Adapun 187 Perwira Tinggi yang dimutasi, rinciannya 109 Pati TNI Angkatan Darat, 36 Pati TNI Angkatan Laut, dan 42 Pati TNI Angkatan Udara.
Sekelumit mengenai Marsda Untung Suropati. Dia merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) 1994 yang berasal dari kecabangan Korps Penerbang.
Untung mempunyai jam terbang tinggi dan rekam jejak panjang di lini operasional, intelijen, serta komando. Dia pernah menduduki jabatan strategis di TNI AU yakni Danskadud 11 Wing 5 Lanud Sultan Hasanuddin (2011-2012), Komandan Lanud Timika (2013), Atase Pertahanan RI di Rusia (2015-2018), dan Paban II/Hublu Sintel Mabes TNI.
Kemudian, Danlanud Iswahyudi (2020-2022), Kaskoopsud III (2022-2023), Waasops KSAU (2024), Kaskogabwilhan III (2024), Asisten Intelijen KSAU, hingga Pangkodau II.
Diketahui, Komando Daerah Angkatan Udara II (Kodau II) adalah salah satu komando utama di bawah Jajaran Komando Operasi Udara Nasional yang mencakup wilayah Indonesia bagian tengah.
Komando ini mempunyai tugas yakni pembinaan kemampuan dan kesiapsiagaan operasional satuan-satuan TNI AU dalam jajarannya, melaksanakan operasi-operasi udara dalam rangka penegakan kedaulatan negara di udara, serta mendukung penegakan kedaulatan negara di darat dan di laut.
(jon)
Lihat Juga :