Satelit Merah Putih 2 Berperan Strategis dalam Penguatan Pertahanan Nasional
Kamis, 25 Desember 2025 - 14:15 WIB
loading...
Satelit Merah Putih 2 bagian dari solusi sistem pertahanan dan keamanan nasional untuk mendukung kepentingan strategis bangsa. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Indonesia perlu sistem komunikasi yang andal, aman, dan mampu menjangkau seluruh penjuru Nusantara. Pasalnya, Indonesia merupakan negara kepulauan dengan wilayah geografis yang luas dan strategis.
Menyadari kebutuhan itu, PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) menghadirkan Satelit Merah Putih 2 sebagai bagian dari solusi sistem pertahanan dan keamanan nasional untuk mendukung kepentingan strategis bangsa.
Satelit Merah Putih 2 dapat berperan sebagai tulang punggung komunikasi nasional dengan menyediakan komunikasi yang andal di wilayah daratan, perairan, dan udara. Dengan cakupan yang menyeluruh dan didukung dengan 5 gateway berlokasi strategis di seluruh wilayah Indonesia, satelit itu memastikan kedaulatan dan keamanan sistem komunikasi pertahanan.
Baca juga: Membanggakan! Satelit Merah Putih 2 Sukses Diluncurkan dari Cape Canaveral Florida
Dalam konteks pertahanan nasional, Satelit Merah Putih 2 memiliki peran krusial dalam mendukung sistem komando, kendali, komunikasi, intelijen, pengintaian, dan pengawasan. Melalui konektivitas satelit yang aman dan stabil, satelit ini juga memungkinkan sinkronisasi sistem antarsatuan dalam operasi gabungan, penguatan jaringan antarpos komando, serta pertukaran data dan komunikasi secara real-time, termasuk integrasi dengan radar dan wahana udara nirawak.
“Kapabilitas ini menjadi fondasi penting bagi pengambilan keputusan strategis dan respons cepat dalam berbagai skenario operasi pertahanan,” ujar Direktur Utama Telkomsat Lukman Hakim Abd Rauf dikutip Kamis (25/12/2025).
Kehadiran Satelit Merah Putih 2 merupakan wujud kontribusi nyata pihaknya dalam mendukung kepentingan strategis negara. Satelit ini dirancang sebagai infrastruktur strategis nasional yang mampu menghadirkan konektivitas aman, andal, dan berkelanjutan.
“Melalui satelit ini, kami berkomitmen mendukung penguatan sistem pertahanan nasional, khususnya dalam memastikan kesinambungan komunikasi di wilayah perbatasan, perairan, dan area strategis yang membutuhkan keandalan tinggi,” kata Lukman.
Satelit Merah Putih 2 merupakan satelit nasional yang beroperasi di slot orbit 113 derajat Bujur Timur milik Indonesia. Posisi orbit tersebut sangat ideal bagi wilayah Indonesia karena berada di rentang tengah wilayah Indonesia.
Satelit Merah Putih 2 juga dioperasikan sepenuhnya oleh tenaga ahli Telkomsat dari Stasiun Pengendali Satelit Utama Cibinong, Stasiun Pengendali Satelit Backup Banjarmasin, serta Stasiun Pengendali Transmisi Bogor. “Ini menegaskan kemandirian nasional dalam pengelolaan infrastruktur strategis,” ucapnya.
Melalui kehadiran Satelit Merah Putih 2, Telkomsat menegaskan perannya sebagai penyedia infrastruktur satelit nasional yang tidak hanya mendukung layanan komersial, tetapi juga berkontribusi nyata dalam menjaga kedaulatan, keamanan, serta ketahanan nasional.
Menyadari kebutuhan itu, PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) menghadirkan Satelit Merah Putih 2 sebagai bagian dari solusi sistem pertahanan dan keamanan nasional untuk mendukung kepentingan strategis bangsa.
Satelit Merah Putih 2 dapat berperan sebagai tulang punggung komunikasi nasional dengan menyediakan komunikasi yang andal di wilayah daratan, perairan, dan udara. Dengan cakupan yang menyeluruh dan didukung dengan 5 gateway berlokasi strategis di seluruh wilayah Indonesia, satelit itu memastikan kedaulatan dan keamanan sistem komunikasi pertahanan.
Baca juga: Membanggakan! Satelit Merah Putih 2 Sukses Diluncurkan dari Cape Canaveral Florida
Dalam konteks pertahanan nasional, Satelit Merah Putih 2 memiliki peran krusial dalam mendukung sistem komando, kendali, komunikasi, intelijen, pengintaian, dan pengawasan. Melalui konektivitas satelit yang aman dan stabil, satelit ini juga memungkinkan sinkronisasi sistem antarsatuan dalam operasi gabungan, penguatan jaringan antarpos komando, serta pertukaran data dan komunikasi secara real-time, termasuk integrasi dengan radar dan wahana udara nirawak.
“Kapabilitas ini menjadi fondasi penting bagi pengambilan keputusan strategis dan respons cepat dalam berbagai skenario operasi pertahanan,” ujar Direktur Utama Telkomsat Lukman Hakim Abd Rauf dikutip Kamis (25/12/2025).
Kehadiran Satelit Merah Putih 2 merupakan wujud kontribusi nyata pihaknya dalam mendukung kepentingan strategis negara. Satelit ini dirancang sebagai infrastruktur strategis nasional yang mampu menghadirkan konektivitas aman, andal, dan berkelanjutan.
“Melalui satelit ini, kami berkomitmen mendukung penguatan sistem pertahanan nasional, khususnya dalam memastikan kesinambungan komunikasi di wilayah perbatasan, perairan, dan area strategis yang membutuhkan keandalan tinggi,” kata Lukman.
Satelit Merah Putih 2 merupakan satelit nasional yang beroperasi di slot orbit 113 derajat Bujur Timur milik Indonesia. Posisi orbit tersebut sangat ideal bagi wilayah Indonesia karena berada di rentang tengah wilayah Indonesia.
Satelit Merah Putih 2 juga dioperasikan sepenuhnya oleh tenaga ahli Telkomsat dari Stasiun Pengendali Satelit Utama Cibinong, Stasiun Pengendali Satelit Backup Banjarmasin, serta Stasiun Pengendali Transmisi Bogor. “Ini menegaskan kemandirian nasional dalam pengelolaan infrastruktur strategis,” ucapnya.
Melalui kehadiran Satelit Merah Putih 2, Telkomsat menegaskan perannya sebagai penyedia infrastruktur satelit nasional yang tidak hanya mendukung layanan komersial, tetapi juga berkontribusi nyata dalam menjaga kedaulatan, keamanan, serta ketahanan nasional.
(jon)
Lihat Juga :