Perayaan Natal Nasional 2025: Merawat Kebhinekaan dan Moderasi lewat Keteladanan

Rabu, 24 Desember 2025 - 11:49 WIB
loading...
Perayaan Natal Nasional...
Tokoh pemuda rohaniawan Kristen, Pdt. Jimmy M. I. Sormin mengapresiasi rangkaian Perayaan Natal Nasional 2025 yang memperkuat persatuan di tengah kemajemukan bangsa Indonesia. Foto/Ist
A A A
YOGYAKARTA - Rangkaian Perayaan Natal Nasional 2025 menjadi ruang perjumpaan iman dan kebangsaan yang memperkuat persatuan di tengah kemajemukan bangsa Indonesia. Momentum ini diapresiasi tokoh pemuda rohaniawan Kristen, Pdt. Jimmy M. I. Sormin sebagai wujud kehadiran negara dalam merawat toleransi, keadilan, dan perdamaian lintas umat beragama.

“Ini menunjukkan pengakuan negara terhadap keragaman ekspresi iman warganya, sekaligus komitmen untuk merawat persatuan dalam kebhinekaan. Tentu dampaknya bukan hanya bagi umat Kristen, tetapi juga bagi seluruh masyarakat,” ujar Pdt. Jimmy di Yogyakarta dalam keterangannya, dikutip Rabu (23/12/2025).

Baca juga: Libur Natal dan Tahun Baru, Kemenag Siapkan 6.919 Masjid Ramah Pemudik

Menurut Jimmy, ini menjadi momentum merajut kebersamaan antar umat Kristiani, yakni umat Kristen dan Katolik, serta masyarakat lintas agama pada umumnya.



Jimmy menilai, ini merupakan tonggak penting dalam sejarah kebangsaan, yang seyogiannya menjadi tugas pemerintah untuk merawat kesetaraan, keadilan, dan perdamaian di tengah realitas masyarakat Indonesia yang sangat majemuk.

Dalam perspektif iman Kristen, Jimmy mengatakan, perbedaan itu sebuah keniscayaan. Ibarat satu tubuh namun banyak anggota tubuhnya. Bhinneka Tunggal Ika sendiri dapat dimaknai sebagai anugerah Tuhan yang memperkaya kehidupan bangsa. Oleh karena itu, perbedaan bukanlah ancaman, melainkan karunia dan kekayaan yang menuntut tanggung jawab untuk saling menjaga, merawat, dan memberdayakannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Stafsus Menag: Kunjungan...
Stafsus Menag: Kunjungan Presiden Jerman ke Istiqlal Perkuat Diplomasi Agama RI-Jerman
Nasaruddin Umar: Spirit...
Nasaruddin Umar: Spirit Kiai Wahab Hasbullah Relevan untuk Perkuat Pesantren dan NKRI
Stafsus Menag Dialog...
Stafsus Menag Dialog dengan Paroki Santo Fransiskus Asisi Aek Nabara, Jamin Hak Beribadah
Gibran Sebut 2026 Jadi...
Gibran Sebut 2026 Jadi Tahun Spesial Bagi Harmoni Indonesia: Keberagaman Jadi Kekuatan
Polisi Diminta Netral...
Polisi Diminta Netral Tangani Kasus Dugaan Penistaan Agama di Aceh
Kementerian, TNI, dan...
Kementerian, TNI, dan Polri Kolaborasi Perkuat Moderasi Beragama
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Kemenag Fasilitasi Penyelesaian...
Kemenag Fasilitasi Penyelesaian GMS Bantul, Stafsus Menag: Kedepankan Musyawarah
Menag: Pembubaran Ibadah...
Menag: Pembubaran Ibadah di Bantul Tak Boleh Terulang Lagi
Rekomendasi
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Argentina vs Aljazair:...
Argentina vs Aljazair: Messi dan Misi Pertahankan Takhta Piala Dunia
Berita Terkini
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Ditegur Delegasi Belanda...
Ditegur Delegasi Belanda karena Merokok saat KMB, Jawaban Agus Salim Ini Membuat Mereka Terdiam
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Said Didu: Jangan Juga...
Said Didu: Jangan Juga Semua Orang Kritis Ditakut-takuti
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Infografis
10 Tokoh Dianugerahi...
10 Tokoh Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved