Kemenpora dan FAO Sepakati Pemberdayaan Anak Muda
Selasa, 23 Desember 2025 - 13:54 WIB
loading...
A
A
A
“Kami berharap dapat mempromosikan lebih banyak peluang kerja bagi generasi muda di sektor pertanian. Program Petani Keren telah mengubah persepsi peserta tentang citra petani tradisional, memungkinkan mereka untuk membayangkan diri mereka sebagai pengusaha dinamis dalam sektor pertanian modern,” ujar Perwakilan FAO di Indonesia dan Timor Leste Rajendra Aryal.
Farmers’ Regeneration Summit yang diselenggarakan dengan dukungan Indonesian Consortium for Cooperatives Innovation (ICCI) dan Perkumpulan Warga Muda menghadirkan dialog kebijakan yang menyoroti urgensi kolaborasi lintas sektor dalam mempromosikan keterlibatan anak muda dalam sistem agripangan.
Pembicara terdiri dari pemangku kebijakan di kementerian dan anggota parlemen hingga perwakilan masyarakat dan sektor swasta. Klinik pelatihan juga diadakan untuk memberikan wawasan praktis kepada para agripreneur muda tentang model koperasi dan skema penggalangan dana.
“Koperasi dan lembaga ekonomi merupakan tulang punggung regenerasi petani. Penguatan koperasi dapat menjadi instrumen strategis untuk memastikan keberlanjutan usaha pertanian dan daya tawar petani muda dalam sistem agripangan,” kata Managing Director ICCI Anis Saadah.
Inisiatif Petani Keren dimulai pada tahun 2024 di bawah modalitas Program Kerja Sama Teknis (Technical Cooperation Programme/TCP) FAO untuk menarik pemuda Indonesia ke bidang wirausaha tani, dengan dukungan pemerintah, Kwartis Nasional Gerakan Pramuka, dan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI).
Farmers’ Regeneration Summit yang diselenggarakan dengan dukungan Indonesian Consortium for Cooperatives Innovation (ICCI) dan Perkumpulan Warga Muda menghadirkan dialog kebijakan yang menyoroti urgensi kolaborasi lintas sektor dalam mempromosikan keterlibatan anak muda dalam sistem agripangan.
Pembicara terdiri dari pemangku kebijakan di kementerian dan anggota parlemen hingga perwakilan masyarakat dan sektor swasta. Klinik pelatihan juga diadakan untuk memberikan wawasan praktis kepada para agripreneur muda tentang model koperasi dan skema penggalangan dana.
“Koperasi dan lembaga ekonomi merupakan tulang punggung regenerasi petani. Penguatan koperasi dapat menjadi instrumen strategis untuk memastikan keberlanjutan usaha pertanian dan daya tawar petani muda dalam sistem agripangan,” kata Managing Director ICCI Anis Saadah.
Inisiatif Petani Keren dimulai pada tahun 2024 di bawah modalitas Program Kerja Sama Teknis (Technical Cooperation Programme/TCP) FAO untuk menarik pemuda Indonesia ke bidang wirausaha tani, dengan dukungan pemerintah, Kwartis Nasional Gerakan Pramuka, dan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI).
(jon)
Lihat Juga :