Kasi Datun Kejari Hulu Sungai Utara yang Tabrak Petugas KPK Tiba di Gedung Merah Putih
Senin, 22 Desember 2025 - 15:37 WIB
loading...
Kasi Datun Kejari Hulu Sungai Utara, Taruna Fariadi yang sempat kabur dan menabrak petugas saat OTT tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Senin (22/12/2025). Foto/Nur Khabibi
A
A
A
JAKARTA - Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) Kejaksaan Negeri (Kejari) Hulu Sungai Utara, Taruna Fariadi tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Senin (22/12/2025). Sebelumnya, dia kabur dan menabrak petugas KPK dengan mobil saat operasi tangkap tangan (OTT).
Pantauan SindoNews, Taruna Fariadi tiba di Gedung Merah Putih KPK naik mobil minibus hitam dengan pengawalan prajurit TNI.
Baca juga: KPK Ungkap Kondisi Petugas yang Ditabrak Jaksa saat OTT di Hulu Sungai Utara
Ia kemudian langsung memasuki Gedung Merah Putih KPK tanpa banyak berbicara. Ia langsung digiring menuju lantai dua untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
"Nggak pernah saya (nabrak)," kata Taruna.
Sementara itu, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengonfirmasi kedatangan Taruna di KPK.
"Benar, sudah diserahkan dari Kejaksaan Agung. Selanjutnya langsung dilakukan pemeriksaan," kata Budi dalam keterangannya.
Baca juga: Kejagung Copot Kajari, Kasi Intel dan Kasi Datun Kejari Hulu Sungai Utara yang Jadi Tersangka Pemerasan
"Hal ini sekaligus sebagai bentuk saling dukung antar KPK-Kejagung dalam penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi," sambungnya.
Diketahui, KPK menetapkan tiga orang sebagai tersangka terkait operasi tangkap tangan (OTT) di Kalimantan Selatan (Kalsel) beberapa waktu lalu.
Mereka adalah, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Hulu Sungai Utara, Albertinus P. Napitupulu; Kepala Seksi Intelijen (Kasie Intel) Kajari Hulu Sungai Utara, Asis Budianto; dan Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) Kejari Hulu Sungai Utara, Taruna Fariadi.
Kendati begitu, KPK baru menahan dua orang dari ketiganya. Sebab, Taruna Fariadi kabur saat operasi senyap digelar. Bahkan, Taruna Fariadi sempat menabrak petugas KPK saat melarikan diri.
"Bahwa benar, pada saat sesuai dengan laporan dari petugas kami yang melaksanakan penangkapan terhadap terduga itu melakukan perlawanan dan melarikan diri," kata Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu dikutip Minggu (21/12/2025).
Pantauan SindoNews, Taruna Fariadi tiba di Gedung Merah Putih KPK naik mobil minibus hitam dengan pengawalan prajurit TNI.
Baca juga: KPK Ungkap Kondisi Petugas yang Ditabrak Jaksa saat OTT di Hulu Sungai Utara
Ia kemudian langsung memasuki Gedung Merah Putih KPK tanpa banyak berbicara. Ia langsung digiring menuju lantai dua untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
"Nggak pernah saya (nabrak)," kata Taruna.
Sementara itu, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengonfirmasi kedatangan Taruna di KPK.
"Benar, sudah diserahkan dari Kejaksaan Agung. Selanjutnya langsung dilakukan pemeriksaan," kata Budi dalam keterangannya.
Baca juga: Kejagung Copot Kajari, Kasi Intel dan Kasi Datun Kejari Hulu Sungai Utara yang Jadi Tersangka Pemerasan
"Hal ini sekaligus sebagai bentuk saling dukung antar KPK-Kejagung dalam penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi," sambungnya.
Diketahui, KPK menetapkan tiga orang sebagai tersangka terkait operasi tangkap tangan (OTT) di Kalimantan Selatan (Kalsel) beberapa waktu lalu.
Mereka adalah, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Hulu Sungai Utara, Albertinus P. Napitupulu; Kepala Seksi Intelijen (Kasie Intel) Kajari Hulu Sungai Utara, Asis Budianto; dan Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) Kejari Hulu Sungai Utara, Taruna Fariadi.
Kendati begitu, KPK baru menahan dua orang dari ketiganya. Sebab, Taruna Fariadi kabur saat operasi senyap digelar. Bahkan, Taruna Fariadi sempat menabrak petugas KPK saat melarikan diri.
"Bahwa benar, pada saat sesuai dengan laporan dari petugas kami yang melaksanakan penangkapan terhadap terduga itu melakukan perlawanan dan melarikan diri," kata Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu dikutip Minggu (21/12/2025).
(shf)
Lihat Juga :