Gus Muhaimin Ungkap Warisan Keilmuan KH Bisri Syansuri: Kesetiaan, Bukan Gegeran

Minggu, 21 Desember 2025 - 11:13 WIB
loading...
Gus Muhaimin Ungkap...
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar menyampaikan pentingnya tradisi haul untuk mengenang perjuangan seorang ulama yang bukan saja berkhidmat untuk pesantren melainkan bangsa dan negara. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ) Abdul Muhaimin Iskandar menyampaikan pentingnya tradisi haul untuk mengenang perjuangan seorang ulama yang bukan saja berkhidmat untuk pesantren melainkan bangsa dan negara. Hal itu disampaikan pria yang akrab disapa Gus Muhaimin saat menghadiri puncak Haul KH. M. Bisri Syansuri ke-47, Haul Hj. Nyai Nur Khodijah Hasbullah ke-73, serta Hari Lahir (Harlah) ke-111 PP Mambaul Ma’arif Denanyar, Jombang, Sabtu (20/12/2025) malam.

Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh nasional, para kiai, ulama, serta ribuan alumni dan santri. Gus Muhaimin hadir dan memberikan sambutan mewakili Pengasuh Pesantren Denanyar, KH. Abdussalam Shohib, beserta keluarga besar pesantren.

Ia menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada seluruh tamu undangan dan para alumni yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan bersama-sama mendoakan para masyayikh. “Haul ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi momentum untuk meneguhkan kembali nilai-nilai keilmuan, keikhlasan, dan perjuangan para pendiri pesantren, khususnya Mbah KH. Bisri Syansuri,” ujarnya.

Baca juga: Buku Indonesiaku 2045: Orkestrasi Pembangunan SDM Indonesia Berkelanjutan Resmi Diluncurkan



Ia menambahkan, KH. Bisri Syansuri merupakan sosok ulama besar yang mewariskan keteladanan dalam keilmuan, akhlak, dan pengabdian kepada umat. “Mbah Bisri mengajarkan kepada kita semua arti istiqomah dalam menuntut ilmu, kesetiaan pada perjuangan ulama, serta keberanian menjaga nilai Ahlussunnah wal Jamaah dengan penuh kebijaksanaan. Warisan inilah yang harus terus kita rawat dan amalkan dalam kehidupan berbangsa dan beragama,” katanya.

Gus Muhaimin juga berharap seluruh hadirin mendoakan keluarga besar Pesantren Denanyar dapat melanjutkan jejak perjuangan Mbah Bisri, serta istiqomah sebagai santri para kiai dan ulama Nahdlatul Ulama, dan mendapatkan keberkahan dalam setiap langkah kehidupan.

"Nyuwun dungo poro rawuh khusus kangge Gus Salam (pengasuh Ponpes Mambaul Maarif Denanyar). Di pundak Gus Salam sakniki terletak nasib Nahdlatul Ulama masa depan. Saestu niki saestu. Abot, kawanane Gus Salam niku abot, diuji, opo bener putune mbah Bisri opo dudu," tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyinggung dinamika internal yang tengah terjadi di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Menurutnya, apapun kondisi yang dihadapi organisasi, komitmen untuk tetap setia kepada para kiai dan ulama NU tidak boleh goyah.

“Gak peduli ono geger-geger. Saestu. Sampai mati insyaallah kita semua nderek para kyai NU. Insyaallah terus dados santri Mbah Hasyim, Mbah Bisri, sampai khusnul khotimah. Seng penting kito sedoyo yakin lan istiqomah, tidak pernah goyah atas kondisi apapun,” tegas Gus Muhaimin.

Acara haul dan harlah ini menghadirkan KH. Said Aqil Siroj dan Habib Mustofa bin Muhammad Alaydrus sebagai penceramah. Haul juga menjadi pengingat penting akan peran besar para ulama dalam membangun tradisi keilmuan, kebangsaan, dan keislaman yang moderat, serta memperkuat ikatan batin antara pesantren, alumni, dan masyarakat luas.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Garda Bangsa Dukung...
Garda Bangsa Dukung Penuh Program Pemerintahan Prabowo
Didesak Tegaskan Sikap...
Didesak Tegaskan Sikap ke Pemerintahan Prabowo, PDIP: Memangnya Jazilul Siapa?
PKB Minta PDIP Tegas...
PKB Minta PDIP Tegas soal Posisi terhadap Pemerintah: Jangan Abu-abu
Haul Akbar Ulama Betawi,...
Haul Akbar Ulama Betawi, Gus Muhaimin Urai Peran Besar Ulama Bangun Bangsa
Haul Akbar Ulama Betawi...
Haul Akbar Ulama Betawi Digelar di Monas Besok, Catat Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatifnya
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Rekomendasi
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Haru, Alfatih Putra...
Haru, Alfatih Putra Mendiang Mpok Alpa Bawa Rapor ke Makam Sang Bunda Setelah Naik Kelas
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Berita Terkini
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Roy Suryo Tegaskan Jokowi...
Roy Suryo Tegaskan Jokowi Harus Hadir di Pengadilan: Nggak Boleh Mengakali dengan Zoom
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Perompak Somalia Sandera...
Perompak Somalia Sandera 4 WNI, DPR Minta TNI dan Kemlu Bikin Contingency Plan
Imam Shalat, Piala Dunia,...
Imam Shalat, Piala Dunia, dan Tempat Muktamar
Perjuangkan Hak Daerah,...
Perjuangkan Hak Daerah, Komisi XI DPR Upayakan TKD Tak Berkurang
Infografis
Ini Penjelasan Warna...
Ini Penjelasan Warna Singa Putih Ternyata Bukan Albino
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved