Cegah Spekulasi, AHY Dorong Aparat Usut Tuntas Kekerasan terhadap Ulama

Rabu, 16 September 2020 - 05:10 WIB
loading...
Cegah Spekulasi, AHY...
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), turut memberikan respons atas dua peristiwa penyerangan dan kekerasan terhadap ulama. Foto/SINDOnews/Yulianto
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) turut memberikan respons atas dua peristiwa penyerangan dan kekerasan terhadap ulama . Menurutnya, peristiwa ini harus menjadi perhatian serius bagi aparat berwajib.

(Baca juga: Jenguk Syekh Ali Jaber, Moeldoko Tegaskan Pemerintah Kecam Kekerasan terhadap Ulama)

"Selama 2 hari berturut-turut, kita dengar kabar penyerangan terhadap ulama, 1 di antaranya bahkan meninggal dunia. Kita mendorong pihak berwajib untuk mengusut tuntas kekerasan terhadap para ulama kita, agar mencegah spekulasi yang meresahkan," seperti dikutip SINDOnews dari akun Twitter AHY, @AgusYudhoyono, Rabu (16/9/2020).

(Baca juga: Syekh Ali Jaber Ditusuk Orang Tak Dikenal)

Diakui politikus kelahiran 10 Agustus 1978 ini, sikap tegas dan tuntas dari aparat menjadi hal penting, untuk memberikan rasa aman kepada warga negarannya. "Perlindungan warga negara adalah hal utama," tegas AHY.

Syekh Ali Jaber mengalami penyerangan saat mengisi sebuah acara di Bandar Lampung, Lampung, Minggu (13/9/2020) sore. Pelakunya adalah seorang pria, Alpin Andria. Ali Jaber mendapat luka di lengannya karena serangan senjata tajam tersebut.

Syekh Ali berpesan kepada umat Islam agar tidak mudah terpancing dan diadu domba. Dia meminta agar masyarakat memberikan kepercayaan kepada pemerintah. "Jangan ada umat Islam yang mau diadu domba karena kejadian ini," ungkapnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Tuduhan ke AHY terkait...
Tuduhan ke AHY terkait SPPG Dinilai Tak Proporsional, Pengamat: Publik Harus Rasional
Menko AHY-Dewan Maritim...
Menko AHY-Dewan Maritim Rusia Kerja Sama Pembangunan PLTN Terapung dan Kapal Cepat
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas Virtual, AHY Laporkan Penyelamatan Pantura Jawa hingga Transformasi Jaringan Kereta Api
Haul Akbar Ulama Betawi...
Haul Akbar Ulama Betawi Digelar di Monas Besok, Catat Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatifnya
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
Sumatera Blackout, AHY:...
Sumatera Blackout, AHY: Sedang Diinvestigasi Permasalahan Utama
Rekomendasi
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
Berita Terkini
Jokowi dan PSI Dinilai...
Jokowi dan PSI Dinilai Satu Paket Politik, Ini Temuan Survei LPI
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Kasus Silmy Karim Cs,...
Kasus Silmy Karim Cs, KPK Geledah Kantor Imigrasi Denpasar
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
Sahroni soal Roy Suryo...
Sahroni soal Roy Suryo Ditangkap: Tangkepin yang Hina Presiden dan Penyebar Hoaks
Polda Metro: Barang...
Polda Metro: Barang Bukti Kasus Roy Suryo Sudah Diuji Lab oleh Lembaga Tersertifikasi
Infografis
10 Alasan Revolusi Prancis...
10 Alasan Revolusi Prancis Jadi Simbol Perlawanan Rakyat terhadap Tirani dan Ketidakadilan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved