RIIM Dorong Percepatan Hilirisasi Riset Menuju Produk Siap Pasar
Jum'at, 19 Desember 2025 - 11:35 WIB
loading...
Kepala BRIN Arif Satria menegaskan bahwa riset di Indonesia harus menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat dan perekonomian nasional. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional ( BRIN ) mendorong percepatan hilirisasi riset agar hasil penelitian dapat segera dimanfaatkan dan masuk ke pasar melalui Program Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM). Kepala BRIN Arif Satria menegaskan bahwa riset di Indonesia harus menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat dan perekonomian nasional.
Oleh karena itu, RIIM diarahkan untuk mendorong riset hingga siap diimplementasikan oleh industri. “Riset tidak boleh berhenti pada laporan atau prototipe. Melalui RIIM, kami mendorong hasil riset agar dapat ditingkatkan kesiapterapannya sehingga siap masuk pasar dan dimanfaatkan secara luas,” ujar Arif usai penyerahan penghargaan RIIM Awards 2025 di Gedung BJ Habibie BRIN Jakarta, Kamis (18/12/2025).
Ia menjelaskan, salah satu fokus utama RIIM ialah percepatan peningkatan tingkat kesiapterapan teknologi atau Technology Readiness Level (TRL). Menurutnya, banyak riset yang masih berada pada TRL menengah sehingga belum menarik bagi industri.
Baca juga: Prabowo Panggil Kepala BRIN Arif Satria ke Istana
“Kami menyiapkan skema percepatan agar riset yang TRL-nya masih menengah dapat ditingkatkan hingga level tinggi. Dengan begitu, industri dapat langsung mengadopsi tanpa perlu investasi tambahan yang besar,” katanya.
Arif mengafakan, percepatan hilirisasi juga didukung dengan promosi dan valuasi hasil riset agar riset yang dinilai memiliki dampak ekonomi dan sosial dapat dikembangkan lebih lanjut. “Ke depan, riset dan inovasi tidak hanya dilakukan oleh BRIN atau perguruan tinggi, tetapi juga melibatkan industri dan pelaku usaha, sehingga riset benar-benar menjadi bagian dari ekosistem pembangunan nasional,” ujarnya.
RIIM Awards Tahun 2025, sebuah ajang penghargaan tahunan yang didedikasikan untuk mengapresiasi kontribusi luar biasa para periset terbaik dan mitra industri (startup) terbaik di Indonesia. Penghargaan tahun ini menyoroti individu dan entitas yang telah menunjukkan keunggulan, dampak nyata, dan kolaborasi strategis dalam mendorong kemajuan teknologi dan solusi praktis bagi masyarakat.
Para pemenang dipilih dari penerima pendanaan RIIM yang telah selesai melaksanakan kegiatan riset melalui proses seleksi oleh juri independen yang terdiri dari pakar akademisi, serta pelaku industri yang memiliki pengalaman dan kompeten di bidang masing-masing.
Oleh karena itu, RIIM diarahkan untuk mendorong riset hingga siap diimplementasikan oleh industri. “Riset tidak boleh berhenti pada laporan atau prototipe. Melalui RIIM, kami mendorong hasil riset agar dapat ditingkatkan kesiapterapannya sehingga siap masuk pasar dan dimanfaatkan secara luas,” ujar Arif usai penyerahan penghargaan RIIM Awards 2025 di Gedung BJ Habibie BRIN Jakarta, Kamis (18/12/2025).
Ia menjelaskan, salah satu fokus utama RIIM ialah percepatan peningkatan tingkat kesiapterapan teknologi atau Technology Readiness Level (TRL). Menurutnya, banyak riset yang masih berada pada TRL menengah sehingga belum menarik bagi industri.
Baca juga: Prabowo Panggil Kepala BRIN Arif Satria ke Istana
“Kami menyiapkan skema percepatan agar riset yang TRL-nya masih menengah dapat ditingkatkan hingga level tinggi. Dengan begitu, industri dapat langsung mengadopsi tanpa perlu investasi tambahan yang besar,” katanya.
Arif mengafakan, percepatan hilirisasi juga didukung dengan promosi dan valuasi hasil riset agar riset yang dinilai memiliki dampak ekonomi dan sosial dapat dikembangkan lebih lanjut. “Ke depan, riset dan inovasi tidak hanya dilakukan oleh BRIN atau perguruan tinggi, tetapi juga melibatkan industri dan pelaku usaha, sehingga riset benar-benar menjadi bagian dari ekosistem pembangunan nasional,” ujarnya.
RIIM Awards Tahun 2025, sebuah ajang penghargaan tahunan yang didedikasikan untuk mengapresiasi kontribusi luar biasa para periset terbaik dan mitra industri (startup) terbaik di Indonesia. Penghargaan tahun ini menyoroti individu dan entitas yang telah menunjukkan keunggulan, dampak nyata, dan kolaborasi strategis dalam mendorong kemajuan teknologi dan solusi praktis bagi masyarakat.
Para pemenang dipilih dari penerima pendanaan RIIM yang telah selesai melaksanakan kegiatan riset melalui proses seleksi oleh juri independen yang terdiri dari pakar akademisi, serta pelaku industri yang memiliki pengalaman dan kompeten di bidang masing-masing.
(rca)
Lihat Juga :