Soroti Pentingnya Integrasi Data, BSKDN Perkuat Perannya sebagai Policy Hub
Selasa, 16 Desember 2025 - 06:41 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Mendagri Terbitkan SE Larang Kepala Daerah ke Luar Negeri hingga 15 Januari 2026
Akademisi Universitas Indonesia (UI) Rudi Sumarwono menambahkan perspektif penting terkait perlunya pendekatan logis dalam penyusunan kebijakan. Dia memperkenalkan Logical Framework Analysis (LFA) sebagai alat sekaligus pendekatan yang mampu membantu merencanakan, mengelola, memonitor, dan mengevaluasi program berdasarkan logika sebab-akibat yang jelas.
"Kerangka ini menuntut kejelasan tujuan, indikator terukur, analisis risiko, hubungan sebab-akibat yang rasional, serta sistem monitoring yang solid," ucapnya.
Menurutnya, LFA sangat penting untuk memastikan kebijakan benar-benar menyelesaikan akar persoalan. Tanpa kerangka logis, kebijakan berpotensi hanya merespons gejala permukaan dan justru menimbulkan masalah baru. "Logical thinking juga sangat diperlukan untuk menghindari kebijakan disusun berdasarkan simtom-simtom saja, bukan dari akar masalahnya. Hal seperti akan membawa hambatan bagi terwujudnya kebijakan berbasis data yang tepat," tegas Rudi.
Seminar ini menjadi ruang penting untuk menyatukan pandangan, memperkuat pemahaman, serta mengidentifikasi langkah strategis dalam memperkokoh posisi BSKDN sebagai Policy Hub. Melalui forum ini, BSKDN berharap terbentuknya konsolidasi gagasan dan rekomendasi yang mampu mendorong pengambilan kebijakan yang lebih presisi, adaptif, dan berdampak bagi masyarakat.
Akademisi Universitas Indonesia (UI) Rudi Sumarwono menambahkan perspektif penting terkait perlunya pendekatan logis dalam penyusunan kebijakan. Dia memperkenalkan Logical Framework Analysis (LFA) sebagai alat sekaligus pendekatan yang mampu membantu merencanakan, mengelola, memonitor, dan mengevaluasi program berdasarkan logika sebab-akibat yang jelas.
"Kerangka ini menuntut kejelasan tujuan, indikator terukur, analisis risiko, hubungan sebab-akibat yang rasional, serta sistem monitoring yang solid," ucapnya.
Menurutnya, LFA sangat penting untuk memastikan kebijakan benar-benar menyelesaikan akar persoalan. Tanpa kerangka logis, kebijakan berpotensi hanya merespons gejala permukaan dan justru menimbulkan masalah baru. "Logical thinking juga sangat diperlukan untuk menghindari kebijakan disusun berdasarkan simtom-simtom saja, bukan dari akar masalahnya. Hal seperti akan membawa hambatan bagi terwujudnya kebijakan berbasis data yang tepat," tegas Rudi.
Seminar ini menjadi ruang penting untuk menyatukan pandangan, memperkuat pemahaman, serta mengidentifikasi langkah strategis dalam memperkokoh posisi BSKDN sebagai Policy Hub. Melalui forum ini, BSKDN berharap terbentuknya konsolidasi gagasan dan rekomendasi yang mampu mendorong pengambilan kebijakan yang lebih presisi, adaptif, dan berdampak bagi masyarakat.
(cip)
Lihat Juga :