Soal Layanan Isolasi Mandiri, ARSSI Tak Setuju Disebut Bisnis RS
Selasa, 15 September 2020 - 19:28 WIB
loading...
A
A
A
“Paket isolasi mandiri ini memang membantu teman-teman OTG ini untuk isolasi di rumah sakit ketimbang di rumah. Kalau di rumah, mungkin susah terkontrol. Makanya rumah sakit menyediakan (paket isolasi-red). Tidak hanya rumah sakit, beberapa hotel juga menyediakan layanan itu,” terang dia.
Menurut dia, setiap rumah sakit memiliki kebijakan tersendiri, termasuk dalam menyediakan paket isolasi mandiri dengan harga yang berbeda. Sebab, hal itu tergantung juga dari layanan atau fasilitas yang diberikan setiap rumah sakit terhadap mereka yang ingin isolasi mandiri.“Kalau itu kan pasien yang menentukan karena enggak dijamin Kemenkes,” imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, sejak merebak pada awal Maret lalu, sudah ada 221.523 orang terpapar Covid-19 di Indonesia. Orang terpapar ada yang bergejala, mulai dari ringan hingga berat. Namun, ada juga yang tanpa gejala (OTG).(Baca juga: Paket Isolasi Mandiri Penderita Covid-19, Bisnis Baru RS Swasta )
Penderita Covid-19 membutuhkan penanganan khusus. Awalnya, orang dengan gejala ringan dan tanpa gejala diminta untuk isolasi mandiri di rumah.Sekarang, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
Di luar tempat karantina yang dikelola pemerintah, seperti Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, ada rumah sakit dan hotel yang menawarkan paket-paket isolasi mandiri. Tentu, ini biasanya ditujukan untuk orang-orang tanpa gejala dan ringan.
Di media sosial (medsos) beredar brosur paket isolasi mandiri dari sejumlah rumah sakit, seperti PGI Cikini, Yarsi, dan Cinta Kasih Tzu Chi. Mereka menawarkan paket-paket isolasi mandiri dan perawatan.
Menurut dia, setiap rumah sakit memiliki kebijakan tersendiri, termasuk dalam menyediakan paket isolasi mandiri dengan harga yang berbeda. Sebab, hal itu tergantung juga dari layanan atau fasilitas yang diberikan setiap rumah sakit terhadap mereka yang ingin isolasi mandiri.“Kalau itu kan pasien yang menentukan karena enggak dijamin Kemenkes,” imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, sejak merebak pada awal Maret lalu, sudah ada 221.523 orang terpapar Covid-19 di Indonesia. Orang terpapar ada yang bergejala, mulai dari ringan hingga berat. Namun, ada juga yang tanpa gejala (OTG).(Baca juga: Paket Isolasi Mandiri Penderita Covid-19, Bisnis Baru RS Swasta )
Penderita Covid-19 membutuhkan penanganan khusus. Awalnya, orang dengan gejala ringan dan tanpa gejala diminta untuk isolasi mandiri di rumah.Sekarang, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
Di luar tempat karantina yang dikelola pemerintah, seperti Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, ada rumah sakit dan hotel yang menawarkan paket-paket isolasi mandiri. Tentu, ini biasanya ditujukan untuk orang-orang tanpa gejala dan ringan.
Di media sosial (medsos) beredar brosur paket isolasi mandiri dari sejumlah rumah sakit, seperti PGI Cikini, Yarsi, dan Cinta Kasih Tzu Chi. Mereka menawarkan paket-paket isolasi mandiri dan perawatan.
Lihat Juga :