Kasus Chromebook Dilimpahkan ke Tipikor, Franka Makarim Sampaikan Pesan Menyentuh
Selasa, 09 Desember 2025 - 21:32 WIB
loading...
Franka F Makarim istri mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim membagikan pesan menyentuh melalui akun Instagram pribadinya. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Istri mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim yakni, Franka F Makarim membagikan pesan menyentuh melalui akun Instagram pribadinya terkait proses hukum yang kini tengah dihadapi sang suami.
Unggahan itu muncul satu hari setelah Kejaksaan Agung (Kejagung) melalui Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat melimpahkan berkas perkara dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta pada Senin, 8 Desember 2025.
Melalui akun Instagram @frankamakarim, Franka menuliskan pesan panjang tentang ketenangan keluarga dan integritas."Di akhir hari itu, setelah semuanya usai dijalankan, rapat-rapat dan keputusan besar yang diambil, dan keheningan yang hanya dirasakan oleh mereka yang memikul amanah—selalu ada satu momen yang menenangkan segalanya: pulang, duduk, dan memeluk anakmu," tulis Franka, dikutip Selasa (9/12/2025).
Baca juga: Kubu Nadiem Makarim Siap Buka-bukaan Fakta di Sidang Kasus Chromebook: Banyak Hal Krusial
Franka melanjutkan refleksinya bertepatan dengan Hari Antikorupsi Sedunia. "Pada Hari Anti Korupsi Sedunia ini, momen itu menjadi pengingat bahwa integritas tidak lahir di panggung publik. Ia tumbuh di tempat yang paling sunyi, di ruang keluarga, di antara napas seorang ayah dan anaknya. Ketika seseorang pulang dengan hati yang tetap bersih, meski hari-harinya penuh ujian," lanjutnya.
Franka juga menyinggung perjalanan pengabdian sang suami. "Selama bertahun-tahun pengabdianmu, itulah yang selalu terlihat: memberi seluruh hati, pemikiran dan tenaga untuk guru, untuk murid, untuk bangsa… lalu kembali ke rumah sebagai ayah yang utuh. Tanpa gelar, tanpa sorotan, hanya kompas moral yang tidak pernah beranjak dari tempatnya," sambungnya.
Baca juga: Kejagung Ungkap Kerugian Negara Akibat Kasus Chromebook Capai Rp2,1 Triliun
Franka menutup bagian refleksi keluarga dengan harapan untuk masa depan. "Perjalanan ke depan mungkin panjang dan tidak selalu ramah. Namun satu hal tidak pernah berubah: keempat anakmu dan keluargamu akan selalu menjadi tempatmu kembali, dimana kebenaran berakar dan menemukan kekuatannya," tulisnya.
Selain itu, Franka tetap menyampaikan doa bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir di Sumatera. "Di tengah refleksi ini, hati dan doa kami juga tertuju kepada saudara-saudara di Sumatera yang sedang menghadapi bencana banjir. Dalam doa kami malam ini, semoga setiap keluarga yang terpisah dipertemukan kembali, diberi perbantuan dan perlindungan, dan diberi kekuatan untuk memulai lagi," tulisnya.
Franka menutup unggahannya dengan tagar #nadiemmakarim, #hariantikorupsi, dan #doauntuksumatera. Unggahan tersebut mendapat 11.893 suka dan 467 komentar.
Sejumlah selebritas ikut memberikan respons, di antaranya @happysalma yang menulis, "Berlinang airmata… mengingat kalian, dan sinar hatimu yang menyentuh dan terasa nyata. Kebenaran akan mencari jalannya."
@cathysharon menambahkan, "Sending love and prayers to you and your family… this too shall pass."
Sementara @maudyayunda berkomentar, "Truth & goodness will prevail… sending love to you both."
Sebelumnya diberitakan, Kejagung melalui Kejari Jakarta Pusat telah melimpahkan berkas perkara ke Pengadilan Tipikor Jakarta pada Senin (8/12/2025). Selain Nadiem, tiga terdakwa lain yang turut dilimpahkan adalah Direktur Sekolah Dasar Kemendikbudristek 2020–2021 Sri Wahyuningsih.
Direktur SMP Kemendikbudristek 2020 Mulyatsyah, dan Konsultan Perorangan Rancangan Perbaikan Infrastruktur Teknologi Manajemen Sumber Daya Sekolah Ibrahim Arief. Ketua Tim JPU, Roy Riady, menyampaikan persidangan kini menunggu penetapan jadwal serta penyusunan majelis hakim.
Unggahan itu muncul satu hari setelah Kejaksaan Agung (Kejagung) melalui Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat melimpahkan berkas perkara dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta pada Senin, 8 Desember 2025.
Melalui akun Instagram @frankamakarim, Franka menuliskan pesan panjang tentang ketenangan keluarga dan integritas."Di akhir hari itu, setelah semuanya usai dijalankan, rapat-rapat dan keputusan besar yang diambil, dan keheningan yang hanya dirasakan oleh mereka yang memikul amanah—selalu ada satu momen yang menenangkan segalanya: pulang, duduk, dan memeluk anakmu," tulis Franka, dikutip Selasa (9/12/2025).
Baca juga: Kubu Nadiem Makarim Siap Buka-bukaan Fakta di Sidang Kasus Chromebook: Banyak Hal Krusial
Franka melanjutkan refleksinya bertepatan dengan Hari Antikorupsi Sedunia. "Pada Hari Anti Korupsi Sedunia ini, momen itu menjadi pengingat bahwa integritas tidak lahir di panggung publik. Ia tumbuh di tempat yang paling sunyi, di ruang keluarga, di antara napas seorang ayah dan anaknya. Ketika seseorang pulang dengan hati yang tetap bersih, meski hari-harinya penuh ujian," lanjutnya.
Franka juga menyinggung perjalanan pengabdian sang suami. "Selama bertahun-tahun pengabdianmu, itulah yang selalu terlihat: memberi seluruh hati, pemikiran dan tenaga untuk guru, untuk murid, untuk bangsa… lalu kembali ke rumah sebagai ayah yang utuh. Tanpa gelar, tanpa sorotan, hanya kompas moral yang tidak pernah beranjak dari tempatnya," sambungnya.
Baca juga: Kejagung Ungkap Kerugian Negara Akibat Kasus Chromebook Capai Rp2,1 Triliun
Franka menutup bagian refleksi keluarga dengan harapan untuk masa depan. "Perjalanan ke depan mungkin panjang dan tidak selalu ramah. Namun satu hal tidak pernah berubah: keempat anakmu dan keluargamu akan selalu menjadi tempatmu kembali, dimana kebenaran berakar dan menemukan kekuatannya," tulisnya.
Selain itu, Franka tetap menyampaikan doa bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir di Sumatera. "Di tengah refleksi ini, hati dan doa kami juga tertuju kepada saudara-saudara di Sumatera yang sedang menghadapi bencana banjir. Dalam doa kami malam ini, semoga setiap keluarga yang terpisah dipertemukan kembali, diberi perbantuan dan perlindungan, dan diberi kekuatan untuk memulai lagi," tulisnya.
Franka menutup unggahannya dengan tagar #nadiemmakarim, #hariantikorupsi, dan #doauntuksumatera. Unggahan tersebut mendapat 11.893 suka dan 467 komentar.
Sejumlah selebritas ikut memberikan respons, di antaranya @happysalma yang menulis, "Berlinang airmata… mengingat kalian, dan sinar hatimu yang menyentuh dan terasa nyata. Kebenaran akan mencari jalannya."
@cathysharon menambahkan, "Sending love and prayers to you and your family… this too shall pass."
Sementara @maudyayunda berkomentar, "Truth & goodness will prevail… sending love to you both."
Sebelumnya diberitakan, Kejagung melalui Kejari Jakarta Pusat telah melimpahkan berkas perkara ke Pengadilan Tipikor Jakarta pada Senin (8/12/2025). Selain Nadiem, tiga terdakwa lain yang turut dilimpahkan adalah Direktur Sekolah Dasar Kemendikbudristek 2020–2021 Sri Wahyuningsih.
Direktur SMP Kemendikbudristek 2020 Mulyatsyah, dan Konsultan Perorangan Rancangan Perbaikan Infrastruktur Teknologi Manajemen Sumber Daya Sekolah Ibrahim Arief. Ketua Tim JPU, Roy Riady, menyampaikan persidangan kini menunggu penetapan jadwal serta penyusunan majelis hakim.
(cip)
Lihat Juga :