Tanggap Darurat Bencana, DPR Apresiasi Berbagai Inovasi BRIN
Selasa, 09 Desember 2025 - 15:14 WIB
loading...
BRIN memaparkan berbagai langkah penanggulangan bencana dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi X DPR, Senayan, Jakarta, Senin (8/12/2025). Foto/Dok. SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi X DPR Furtasan Ali Yusuf mengapresiasi inovasi yang dipaparkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan menaruh harapan besar. Ia sendiri juga telah melihat fasilitas di Kawasan Sains dan Teknologi (KST) Cibinong, kemudian meminta BRIN untuk memasifkan informasi soal riset dan inovasi ke masyarakat.
“Saya sudah punya harapan besar, tapi saya minta dimasifkan informasinya. Supaya dikenal dengan seluruh aktivitas masyarakat dan perguruan tinggi. Karena di sana banyak destinasi-destinasi yang bisa kita lakukan untuk studi anak SLTA ke bawah,” katanya, Selasa (9/12/2025). Baca juga: Purbaya Siap Tambah Dana Penanggulangan Bencana, Jamin Tak Bebani APBN
Dalam RDP tersebut, Komisi X DPR memberikan dukungan terhadap upaya BRIN dalam memperkuat inovasi penanggulangan bencana . Juga mendorong percepatan hilirisasi agar seluruh daerah dapat mengakses teknologi kebencanaan secara lebih merata.
BRIN memaparkan berbagai langkah penanggulangan bencana dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi X DPR, Senayan, Jakarta, Senin (8/12/2025). Kepala BRIN, Arif Satria, menekankan pentingnya pemanfaatan inovasi untuk memperkuat respons bencana, khususnya terkait banjir di Sumatera.
Arif menjelaskan, sejak awal bencana terjadi, BRIN langsung mengirimkan data citra satelit kepada BNPB untuk mendukung proses asesmen dan penanganan. “BRIN berposisi sebagai pendukung program-program BNPB. Karena yang memiliki otoritas kelapangan dan data angka adalah BNPB, kami menyediakan data-data,” ujarnya kepada awak media.
Selain dukungan data, BRIN juga mengerahkan sejumlah inovasi untuk membantu penanganan di lokasi bencana. Salah satunya adalah penyediaan air siap minum (Arsinum) mobile. “InsyaAllah ada tiga paket, tiga unit yang akan kita kirimkan,” katanya. Baca juga: Pendidikan Joko Widodo, Lulusan UGM yang Jadi Ketua Task Force BRIN untuk Bencana Sumatera
Inovasi lainnya adalah drone ground penetration radar yang mampu mendeteksi keberadaan korban tertimbun lumpur. Drone ini juga mampu mencari sumber air di dalam tanah hingga kedalaman 100 meter. “Itu adalah inovasi yang saat ini sudah berkembang dan akan terus diperkuat,” ucapnya.
Arif menegaskan, BRIN ingin mendorong investasi untuk memperluas ketersediaan peralatan kebencanaan berbasis inovasi. “Kami akan berkolaborasi dengan Danantara dan berbagai pihak yang ingin memproduksi dalam jumlah yang lebih besar lagi,” ujarnya.
“Saya sudah punya harapan besar, tapi saya minta dimasifkan informasinya. Supaya dikenal dengan seluruh aktivitas masyarakat dan perguruan tinggi. Karena di sana banyak destinasi-destinasi yang bisa kita lakukan untuk studi anak SLTA ke bawah,” katanya, Selasa (9/12/2025). Baca juga: Purbaya Siap Tambah Dana Penanggulangan Bencana, Jamin Tak Bebani APBN
Dalam RDP tersebut, Komisi X DPR memberikan dukungan terhadap upaya BRIN dalam memperkuat inovasi penanggulangan bencana . Juga mendorong percepatan hilirisasi agar seluruh daerah dapat mengakses teknologi kebencanaan secara lebih merata.
BRIN memaparkan berbagai langkah penanggulangan bencana dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi X DPR, Senayan, Jakarta, Senin (8/12/2025). Kepala BRIN, Arif Satria, menekankan pentingnya pemanfaatan inovasi untuk memperkuat respons bencana, khususnya terkait banjir di Sumatera.
Arif menjelaskan, sejak awal bencana terjadi, BRIN langsung mengirimkan data citra satelit kepada BNPB untuk mendukung proses asesmen dan penanganan. “BRIN berposisi sebagai pendukung program-program BNPB. Karena yang memiliki otoritas kelapangan dan data angka adalah BNPB, kami menyediakan data-data,” ujarnya kepada awak media.
Selain dukungan data, BRIN juga mengerahkan sejumlah inovasi untuk membantu penanganan di lokasi bencana. Salah satunya adalah penyediaan air siap minum (Arsinum) mobile. “InsyaAllah ada tiga paket, tiga unit yang akan kita kirimkan,” katanya. Baca juga: Pendidikan Joko Widodo, Lulusan UGM yang Jadi Ketua Task Force BRIN untuk Bencana Sumatera
Inovasi lainnya adalah drone ground penetration radar yang mampu mendeteksi keberadaan korban tertimbun lumpur. Drone ini juga mampu mencari sumber air di dalam tanah hingga kedalaman 100 meter. “Itu adalah inovasi yang saat ini sudah berkembang dan akan terus diperkuat,” ucapnya.
Arif menegaskan, BRIN ingin mendorong investasi untuk memperluas ketersediaan peralatan kebencanaan berbasis inovasi. “Kami akan berkolaborasi dengan Danantara dan berbagai pihak yang ingin memproduksi dalam jumlah yang lebih besar lagi,” ujarnya.
(poe)
Lihat Juga :