Ogah Tanggapi Usulan Koalisi Permanen, Puan: Kita Masih Berduka
Senin, 08 Desember 2025 - 20:03 WIB
loading...
A
A
A
Mulanya, Bahlil mengaku tak terasa satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo. Menurutnya, sudah banyak program yang sudah dan akan dieksekusi seperti, Makan Bergizi Gratis, swasembada pangan dan energi.
"Kami juga melaporkan kepada Bapak Presiden, menyangkut energi, sejak 2008 sampai 2024, belum pernah lifting kita mencapai target APBN. Di tahun 2025 insyaallah, Partai Golkar di bawah Presiden akan mewujudkan lifting kita akan melebihi target APBN. Bahkan solar, di tahun 2026, kita tidak akan lagi impor lagi," tutur Bahlil.
Ia berkata, masih banyak program kesejahteraan rakyat yang digagas Presiden Prabowo, seperti Sekolah Rakyat, hilirisasi produktif, reforma agraria, internet gratis. Menurutnya, pelaksanaan program itu harus membutuhkan stabilitas. "Lewat mimbar yang terhormat ini, izinkan kami menyampaikan saran. Perlu dikuatkan koalisi permanen. Jangan koalisi on-off, on-off. Jangan koalisi, di sana senang, di sini senang, di mana-mana hatiku senang," ujar Bahlil.
Bahlik mengatakan, harus ada prinsip yang kuat untuk meletakkan kerangka koalisi yang benar. "Kalau mau menderita, menderita bareng-bareng. Kalau mau senang, senang bareng-bareng. Dan itu diperlukan gentlemen. Diperlukan gentlemen yang kuat."
"Kami juga melaporkan kepada Bapak Presiden, menyangkut energi, sejak 2008 sampai 2024, belum pernah lifting kita mencapai target APBN. Di tahun 2025 insyaallah, Partai Golkar di bawah Presiden akan mewujudkan lifting kita akan melebihi target APBN. Bahkan solar, di tahun 2026, kita tidak akan lagi impor lagi," tutur Bahlil.
Ia berkata, masih banyak program kesejahteraan rakyat yang digagas Presiden Prabowo, seperti Sekolah Rakyat, hilirisasi produktif, reforma agraria, internet gratis. Menurutnya, pelaksanaan program itu harus membutuhkan stabilitas. "Lewat mimbar yang terhormat ini, izinkan kami menyampaikan saran. Perlu dikuatkan koalisi permanen. Jangan koalisi on-off, on-off. Jangan koalisi, di sana senang, di sini senang, di mana-mana hatiku senang," ujar Bahlil.
Bahlik mengatakan, harus ada prinsip yang kuat untuk meletakkan kerangka koalisi yang benar. "Kalau mau menderita, menderita bareng-bareng. Kalau mau senang, senang bareng-bareng. Dan itu diperlukan gentlemen. Diperlukan gentlemen yang kuat."
(zik)
Lihat Juga :