Urgensi NU Kembali ke Khittah 1926, KH Imam Jazuli: Menegakkan Konstitusi Organisasi Keulamaan

Senin, 08 Desember 2025 - 14:36 WIB
loading...
A A A
Merespons berbagai forum kultural yang muncul, mulai dari Ploso, Tebuireng, Bangkalan, hingga Babakan Cirebon, Kiai Imam menegaskan bahwa posisi forum-forum tersebut harus ditempatkan secara proporsional.
“Forum Ploso dan Tebuireng menyerukan islah. Forum Bangkalan dan Babakan membela marwah Syuriyah. Keduanya penting sebagai pandangan moral para sesepuh, tetapi bukan forum resmi penyelesai konflik,” tegas Kiai muda ini.

“Mekanisme resmi tetap melalui Syuriyah, mulai Pleno, atau Majelis Tahkim bila diperlukan. Berlanjut Munas Alim Ulama untuk mempersatukan pandangan para ulama hingga Konbes dan diakhiri Muktamar ke-35 NU” jelasnya.

Tegak Lurus bersama Syuriah dan Rais Aam
Kiai Imam Jazuli menegaskan bahwa jalan keluar terbaik atas dinamika internal PBNU adalah tegak lurus bersama Syuriyah dan Rais Aam. Ia menyampaikan dukungan atas rencana Syuriyah PBNU menggelar Rapat Pleno, termasuk agenda pengangkatan Pj Ketua Umum dan penetapan waktu pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.

“Menegakkan supremasi Syuriyah berarti menegakkan khittah NU. Karena itu, semua pihak harus menghormati dan taat atas keputusan Rais Aam, serta mendukung langkah Syuriyah PBNU yang akan menggelar Pleno pada 9–10 Desember 2025,” tandasnya.

Ia juga menegaskan bahwa arahan para Mustasyar, yang hadir sebagian dalam forum Tebuireng maupun forum lainnya, sebaiknya disampaikan melalui mekanisme resmi organisasi. “Forum-forum seperti Tebuireng, Ploso, Bangkalan, dan Babakan Cirebon harus dipahami sebagai nasihat sesepuh. Tidak perlu dibenturkan dengan mekanisme organisasi. Justru harus berjalan seiring untuk menguatkan keputusan Syuriyah,” ujarnya. Baca juga: Elite PBNU Dinilai Kehilangan Legitimasi, Diperlukan Reformasi Total Kepengurusan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
Gus Yahya Siap Mencalonkan...
Gus Yahya Siap Mencalonkan Kembali Jadi Ketum PBNU di Muktamar NU ke-35
Syuriyah NU se-Lampung...
Syuriyah NU se-Lampung Minta Calon Ketum PBNU Tak Rangkap Jabatan
Forbes NU 26 Sampaikan...
Forbes NU 26 Sampaikan Sembilan Rekomendasi ke PBNU
Gus Aab Nilai NU Butuh...
Gus Aab Nilai NU Butuh Kiai Zulfa yang Mampu Hubungkan Turats dengan Persoalan Kekinian
Kiai Said Aqil Anggap...
Kiai Said Aqil Anggap Kitab Kiai Zulfa sebagai Ruh Perjuangan NU Masa Depan
Jelang Final Piala Dunia,...
Jelang Final Piala Dunia, Caketum PBNU Gus Salam Jagokan Argentina Jadi Pemenang
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
28 PCNU se-Jateng Dukung...
28 PCNU se-Jateng Dukung Muktamar Ke-35 NU Digelar di Ponpes Lirboyo
Rekomendasi
Sepekan ke Depan, Rupiah...
Sepekan ke Depan, Rupiah Masih Akan Dibayangi Tekanan
Pemerintah Bebaskan...
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor Komponen Pesawat dan LPG Petrokimia
Masalah Klasik Lagi,...
Masalah Klasik Lagi, Justin Hubner Terancam Absen Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Berita Terkini
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Putuskan Ajukan Praperadilan
Perhitungan Kerugian...
Perhitungan Kerugian Negara Dipertanyakan, Pengamat Dorong Reformasi Audit BPKP
Wamendagri: Indonesia...
Wamendagri: Indonesia Punya Satu Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Legislator Golkar: Ratifikasi...
Legislator Golkar: Ratifikasi Perjanjian Dagang Harus Berdampak Nyata bagi UMKM dan Industri
Kapolri dan Istri Tinjau...
Kapolri dan Istri Tinjau Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara, Dukung Penguatan UMKM
Infografis
Mampukah John Herdman...
Mampukah John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Panggung Dunia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved