Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Diperiksa Inspektorat Kemendagri Buntut ke Luar Negeri saat Bencana
Senin, 08 Desember 2025 - 13:39 WIB
loading...
Bupati Aceh Selatan Mirwan MS diperiksa tim khusus dari Inspektorat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada hari ini. Foto/Instagram Kota Banda Aceh
A
A
A
JAKARTA - Bupati Aceh Selatan Mirwan MS diperiksa tim khusus dari Inspektorat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada hari ini, Senin (8/12/2025). Pemeriksaan ini buntut tindakannya yang pergi ke luar negeri untuk umrah saat bencana melanda wilayahnya.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menyampaikan bahwa pihaknya telah menerjunkan tim khusus dari inspektorat untuk melakukan pemeriksaan. Informasi yang diterima, Bupati Aceh Selatan sudah tiba di Indonesia pada hari ini.
"Dan hari ini informasinya Bupati Aceh Selatan sedang menjalani pemeriksaan oleh Tim Inspektorat kami, inspektor khusus langsung memeriksa Bupati Aceh Selatan," kata Wamendagri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/12/2025).
Baca juga: Wamendagri Sebut Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Punya Potensi Dicopot
Bima Arya mengira proses pemeriksaan tidak akan memakan waktu yang lama. Namun, kata dia, tentu tidak hanya bupati saja yang akan diperiksa, tapi juga pejabat-pejabat di lingkungan Kabupaten Aceh Selatan turut diperiksa secara komprehensif.
Dia mengingatkan bahwa mekanisme ini juga pernah diterapkan saat melakukan pemeriksaan terhadap Bupati Indramayu Lucky Hakim yang tengah kedapatan liburan di Jepang.
"Nah sekarang kan juga begitu, ini apakah betul itu ibadah umrah, dengan siapa, pembiayaan dari mana itu penting ya. Jadi pemeriksaan juga pasti tidak hanya kepada Bupati Aceh Selatan, tapi aparatur dan semua yang terkait keberangkatan akan dilakukan pemeriksaan. Mungkin memerlukan beberapa hari waktu, beberapa hari ke depan," ujarnya.
Baca juga: Prabowo Perintahkan Mendagri Copot Bupati yang Lari saat Bencana: Kalau Tentara Namanya Desersi Itu
Sebelumnya, Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mencopot bupati yang kabur saat wilayahnya terdampak bencana. Awalnya, dia menyapa para bupati yang mengikuti rapat terbatas (ratas) di posko terpadu penangan bencana alam Aceh, Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Minggu (7/12/2025).
Dia mengapresiasi dan menyampaikan terima kasihnya kepada para bupati yang telah berjuang untuk rakyat masing-masing ketika terdampak bencana. “Terima kasih para bupati, kalian yang terus berjuang untuk rakyat, memang kalian dipilih untuk menghadapi kesulitan," ujar Prabowo.
Kemudian, dia menyindir bupati yang lari dari masalah. Prabowo pun meminta kepada Tito Karnavian untuk segera mencopot bupati yang lari dari masalah tersebut.
"Kalau yang mau lari, lari aja, copot itu, Mendagri bisa ya diproses hahah. Bisa? hahaha," ucapnya.
Prabowo kemudian menjelaskan, dalam tentara hal itu dinamakan desersi, yaitu tindakan seorang anggota militer atau kepolisian yang meninggalkan tugas, kesatuan, dan tanggung jawabnya tanpa izin resmi atau alasan sah.
“Itu kalau tentara namanya desersi itu, dalam keadaan bahaya meninggalkan anak buah, waduh enggak bisa itu," pungkasnya.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menyampaikan bahwa pihaknya telah menerjunkan tim khusus dari inspektorat untuk melakukan pemeriksaan. Informasi yang diterima, Bupati Aceh Selatan sudah tiba di Indonesia pada hari ini.
"Dan hari ini informasinya Bupati Aceh Selatan sedang menjalani pemeriksaan oleh Tim Inspektorat kami, inspektor khusus langsung memeriksa Bupati Aceh Selatan," kata Wamendagri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/12/2025).
Baca juga: Wamendagri Sebut Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Punya Potensi Dicopot
Bima Arya mengira proses pemeriksaan tidak akan memakan waktu yang lama. Namun, kata dia, tentu tidak hanya bupati saja yang akan diperiksa, tapi juga pejabat-pejabat di lingkungan Kabupaten Aceh Selatan turut diperiksa secara komprehensif.
Dia mengingatkan bahwa mekanisme ini juga pernah diterapkan saat melakukan pemeriksaan terhadap Bupati Indramayu Lucky Hakim yang tengah kedapatan liburan di Jepang.
"Nah sekarang kan juga begitu, ini apakah betul itu ibadah umrah, dengan siapa, pembiayaan dari mana itu penting ya. Jadi pemeriksaan juga pasti tidak hanya kepada Bupati Aceh Selatan, tapi aparatur dan semua yang terkait keberangkatan akan dilakukan pemeriksaan. Mungkin memerlukan beberapa hari waktu, beberapa hari ke depan," ujarnya.
Baca juga: Prabowo Perintahkan Mendagri Copot Bupati yang Lari saat Bencana: Kalau Tentara Namanya Desersi Itu
Sebelumnya, Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mencopot bupati yang kabur saat wilayahnya terdampak bencana. Awalnya, dia menyapa para bupati yang mengikuti rapat terbatas (ratas) di posko terpadu penangan bencana alam Aceh, Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Minggu (7/12/2025).
Dia mengapresiasi dan menyampaikan terima kasihnya kepada para bupati yang telah berjuang untuk rakyat masing-masing ketika terdampak bencana. “Terima kasih para bupati, kalian yang terus berjuang untuk rakyat, memang kalian dipilih untuk menghadapi kesulitan," ujar Prabowo.
Kemudian, dia menyindir bupati yang lari dari masalah. Prabowo pun meminta kepada Tito Karnavian untuk segera mencopot bupati yang lari dari masalah tersebut.
"Kalau yang mau lari, lari aja, copot itu, Mendagri bisa ya diproses hahah. Bisa? hahaha," ucapnya.
Prabowo kemudian menjelaskan, dalam tentara hal itu dinamakan desersi, yaitu tindakan seorang anggota militer atau kepolisian yang meninggalkan tugas, kesatuan, dan tanggung jawabnya tanpa izin resmi atau alasan sah.
“Itu kalau tentara namanya desersi itu, dalam keadaan bahaya meninggalkan anak buah, waduh enggak bisa itu," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :