Ini Kesimpulan Pertemuan Forum Sesepuh dan Mustasyar Nahdlatul Ulama di Pesantren Tebuireng
Sabtu, 06 Desember 2025 - 21:53 WIB
loading...
Pertemuan Forum Sesepuh dan Mustasyar Nahdlatul Ulama di Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur menghasilkan beberapa pernyataan penting, Sabtu (6/12/2025). Foto/Dok.SindoNews.
A
A
A
JOMBANG - Forum Sesepuh dan Mustasyar Nahdlatul Ulama menggelar pertemuan di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur pada Sabtu (6/12/2025). Pertemuan menghasilkan sejumlah sikap terkait kondisi bencana alam di Tanah Air serta konflik di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Dalam kesimpulan hasil pertemuan yang diperoleh SindoNews, ada dua poin yang disikapi yakni musibah bencana di berbagai daerah, serta dinamika organisasi di PBNU.
Baca juga: Pertemuan Masyayikh di Ponpes Tebuireng Diharapkan Mampu Selesaikan Konflik PBNU
Dalam pandangan sesepuh dan mustasyar NU, proses pemakzulan Ketua Umum PBNU dinilai tidak sesuai dengan aturan organisasi sebagaimana ketentuan AD/ART.
Meski demikian, forum juga melihat adanya informasi kuat terjadinya pelanggaran atau kekeliruan serius dalam pengambilan keputusan oleh Ketua Umum, yang perlu diklarifikasi melalui mekanisme organisasi secara menyeluruh.
Forum merekomendasikan agar Rapat Pleno utk menetapkan PJ (Penjabat) tidak diselenggarakan sebelum seluruh prosedur dan musyawarah diselesaikan sesuai ketentuan organisasi.
Baca juga: Pernyataan Bersama Pimpinan Badan Otonomi NU terkait Persoalan di PBNU
Forum Sesepuh mengajak seluruh pihak untuk menahan diri, menjaga ketertiban organisasi, dan menghindari langkah yang berpotensi memperbesar ketegangan.
Forum menegaskan bahwa persoalan ini hendaknya diselesaikan melalui mekanisme internal NU, tanpa melibatkan institusi atau proses eksternal, demi menjaga kewibawaan jam’iyyah dan memelihara NU sebagai aset besar bangsa.
Sedangkan menyikapi atas musibah bencana di berbagai daerah, Forum Sesepuh dan Mustasyar NU menyampaikan belasungkawa serta keprihatinan mendalam atas musibah banjir, longsor, dan berbagai bencana lain yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.
Forum mendoakan agar masyarakat yang terdampak diberi kesabaran, ketabahan, keselamatan, serta segera mendapatkan pertolongan yang mereka butuhkan. Semoga Allah SWT berkenan mengangkat segala musibah ini.
Forum mengharapkan pemerintah melakukan upaya maksimal dan optimal dalam memberikan bantuan dan pertolongan kepada masyarakat yang tertimpa bencana.
Forum memohon pemerintah mengambil langkah strategis dan antisipatif untuk mencegah terjadinya bencana serupa di kemudian hari, termasuk menindak tegas pihak-pihak—baik individu maupun korporasi—yang terbukti menyalahi aturan dalam mengeksploitasi sumber daya alam tanpa mempertimbangkan keseimbangan lingkungan.
Forum mengajak seluruh warga negara Indonesia untuk saling bahu membahu serta terlibat aktif dalam memberikan bantuan kepada para korban bencana.
Dalam kesimpulan hasil pertemuan yang diperoleh SindoNews, ada dua poin yang disikapi yakni musibah bencana di berbagai daerah, serta dinamika organisasi di PBNU.
Baca juga: Pertemuan Masyayikh di Ponpes Tebuireng Diharapkan Mampu Selesaikan Konflik PBNU
Berikut kesimpulan dari pertemuan tersebut:
Dalam pandangan sesepuh dan mustasyar NU, proses pemakzulan Ketua Umum PBNU dinilai tidak sesuai dengan aturan organisasi sebagaimana ketentuan AD/ART.
Meski demikian, forum juga melihat adanya informasi kuat terjadinya pelanggaran atau kekeliruan serius dalam pengambilan keputusan oleh Ketua Umum, yang perlu diklarifikasi melalui mekanisme organisasi secara menyeluruh.
Forum merekomendasikan agar Rapat Pleno utk menetapkan PJ (Penjabat) tidak diselenggarakan sebelum seluruh prosedur dan musyawarah diselesaikan sesuai ketentuan organisasi.
Baca juga: Pernyataan Bersama Pimpinan Badan Otonomi NU terkait Persoalan di PBNU
Forum Sesepuh mengajak seluruh pihak untuk menahan diri, menjaga ketertiban organisasi, dan menghindari langkah yang berpotensi memperbesar ketegangan.
Forum menegaskan bahwa persoalan ini hendaknya diselesaikan melalui mekanisme internal NU, tanpa melibatkan institusi atau proses eksternal, demi menjaga kewibawaan jam’iyyah dan memelihara NU sebagai aset besar bangsa.
Sedangkan menyikapi atas musibah bencana di berbagai daerah, Forum Sesepuh dan Mustasyar NU menyampaikan belasungkawa serta keprihatinan mendalam atas musibah banjir, longsor, dan berbagai bencana lain yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.
Forum mendoakan agar masyarakat yang terdampak diberi kesabaran, ketabahan, keselamatan, serta segera mendapatkan pertolongan yang mereka butuhkan. Semoga Allah SWT berkenan mengangkat segala musibah ini.
Forum mengharapkan pemerintah melakukan upaya maksimal dan optimal dalam memberikan bantuan dan pertolongan kepada masyarakat yang tertimpa bencana.
Forum memohon pemerintah mengambil langkah strategis dan antisipatif untuk mencegah terjadinya bencana serupa di kemudian hari, termasuk menindak tegas pihak-pihak—baik individu maupun korporasi—yang terbukti menyalahi aturan dalam mengeksploitasi sumber daya alam tanpa mempertimbangkan keseimbangan lingkungan.
Forum mengajak seluruh warga negara Indonesia untuk saling bahu membahu serta terlibat aktif dalam memberikan bantuan kepada para korban bencana.
(shf)
Lihat Juga :