Roy Suryo dan Rustam Effendi Datangi SPKT Polda Metro Jaya, Ada Apa?

Kamis, 04 Desember 2025 - 21:22 WIB
loading...
Roy Suryo dan Rustam...
Tersangka kasus dugaan manipulasi ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo dan Rustam Effendi mendatangi SPKT Polda Metro Jaya, Kamis (4/12/2025). Foto/Dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Tersangka kasus dugaan manipulasi ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo dan Rustam Effendi mendatangi SPKT Polda Metro Jaya pada Kamis (4/12/2025). Kedatangan mereka untuk melaporkan Ketua Jokowi Mania (Joman), Andi Azwan dan Ahli Digital Forensi, Josua Sinambela.

"Hari ini saya ke Polda Metro Jaya melaporkan AA dan JS, ketika acara di televisi dia menyebutkan kalau dia mempunyai scan asli ijazahnya Joko Widodo. Ternyata dinyatakan ahli dari pihak kami, Mas Roy Suryo, itu palsu. Artinya, saya sangat terganggu sebagai tersangka dari salah satu 8 orang ini untuk mempertahankan perjuangan saya," ujar Rustam Effendi pada wartawan, Kamis (4/12/2025).

Baca juga: Jokowi Lulus UGM 5 Tahun, Roy Suryo: Tak Mungkin dengan IPK 2,5 Lebih Sedikit

Menurutnya, dia sebagai pelapor yang hendak melaporkan Andi Azwan dan Josua Sinambela ke polisi itu merasa tersudutkan dengan pernyataan keduanya yang mengaku memiliki scan asli ijazah Jokowi. Justru pengakuan dan perbuatan yang dilakukan keduanya terhadap Ijazah Jokowi lebih parah karena telah membohongi publik.



"Mereka membohongi publik, padahal ijazah itu sesuatu yang kita tunggu-tunggu untuk dihadirkan, ternyata dia bilang ini, asli ternyata tidak. Maka, saya menyatakan siap melawan AA dan JS, kami meyakini bahwa ahli mereka, JS itu pembohong besar, ini berbahaya apabila keilmuannya dipakai untuk membohongi publik," tuturnya.

Pengacara Rustam Effendi, Ahmad Khozinudin menerangkan, kedua orang tersebut diduga melanggar pasal 32, pasal 35, dan atau pasal 28 ayat 3 UU ITE tentang dugaan tindak pidana editing, manipulasi data elektronik, hingga pemberitahuan bohong.

Ada dua peristiwa berkaitan dugaan pelanggaran yang dilakukan kedua orang itu, yakni di tanggal 19 November 2025 dan 25 November 2025.

Baca juga: KIP Tolak Permohonan Sengketa Informasi Ijazah Jokowi, Bonatua: Saya Menang Sebenarnya!

"Ketika keduanya menjelaskan dokumen elektronik dalam sebuah siaran TV menyebutkan dokumen tersebut scan asli dari ijazah alumni UGM yang kami sebutkan sebagai Joko Widodo," jelasnya.

Dia menyebut bahwa Roy Suryo, Rizmon Syanipar, dan yang lainnya pernah dipersoalkan dan dianggap dituduh melakukan editing, manipulasi data elektronik. Padahal hal itu tidak pernah dilakukan sama sekali.

"Justru para terduga ini secara terang memproklamirkan tindakan itu di depan publik dengan menunjukkan dokumen elektronik berupa dokumen ijazah yang diklaim sebagai scan asli saudara Joko Widodo," jelas Ahmad Khozinudin lagi.

Dia mengungkap, ijazah Jokowi itu sejatinya telah disita polisi sehingga tidak boleh ada peredaran dokumen bukti, kecuali untuk dan atas kepentingan hukum, khususnya penyidikan dan itu harus seizin pihak berwenang.

Ijazah yang diklaim keduanya asli milik Jokowi itu juga diduga merupakan dokumen ijazah yang sebelumnya dianalisis Roy Suryo Cs.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dilaporkan Roy Suryo...
Dilaporkan Roy Suryo ke Polisi, Lechumanan: Saya Kepengin Cepat Diperiksa
Indonesia Menggugat:...
Indonesia Menggugat: Perlawanan Dokter Tifa dalam Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu Joko Widodo
Sekjen DPP Propindo...
Sekjen DPP Propindo Dukung Kortas Tipikor-Polda Metro Usut Tiga Kasus Korupsi
Dokter Tifa Sebut Dakwaan...
Dokter Tifa Sebut Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi Salah Objek dan Salah Orang, Minta Hakim Tolak JPU
Viral Foto Keluarga...
Viral Foto Keluarga Jampidsus Disita Penyidik saat Penggeledahan di Sentul, Ini Kata Polri
Jaksa Minta Lanjutan...
Jaksa Minta Lanjutan Sidang Dokter Tifa Digelar 2 Pekan Lagi, Hakim Menolak
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Pengamanan di Polda...
Pengamanan di Polda Metro Diperketat usai Penggeledahan, Puluhan Brimob Bersenjata Siaga
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Polda Metro: Tak Serta Merta Penyidikan Jadi Tidak Sah
Rekomendasi
Kenapa BAIC Taruh Setengah...
Kenapa BAIC Taruh Setengah Nasib 2026 di Tangan T1?
Piala Dunia 2026 Diatur...
Piala Dunia 2026 Diatur untuk Tim Unggulan?
Bandar Narkoba yang...
Bandar Narkoba yang Bikin 3 Polisi Gugur di Katingan Ditangkap!
Berita Terkini
Viral Surat Edaran Peningkatan...
Viral Surat Edaran Peningkatan Kewaspadaan, Ini Penjelasan Kejagung
Dilaporkan Roy Suryo...
Dilaporkan Roy Suryo ke Polisi, Lechumanan: Saya Kepengin Cepat Diperiksa
Prabowo Kembali Ingatkan...
Prabowo Kembali Ingatkan untuk Hentikan Korupsi, Penyelundupan, Narkoba, hingga Judi
Maruf Cahyono Gunakan...
Maruf Cahyono Gunakan Uang Gratifikasi untuk Renovasi Rumah dan Biayai Resepsi Pernikahan Anak
Yusril Minta Perpres...
Yusril Minta Perpres Pertahanan Negara Dipahami Utuh: Tidak Secara Khusus Berbicara mengenai LBGTQ
Menhut Siapkan Generasi...
Menhut Siapkan Generasi Baru Pemimpin Kehutanan melalui Penguatan SDM
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved