Kapolri Instruksikan Personel Gerak Cepat Usut Tuntas Gelondongan Kayu di Banjir Sumatera
Kamis, 04 Desember 2025 - 21:11 WIB
loading...
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan jajarannya untuk bergerak cepat mengusut kemunculan kayu gelondongan dalam bencana banjir di Sumatera. Foto/Putranegara Batubara
A
A
A
JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan jajarannya untuk bergerak cepat mengusut tuntas soal kayu-kayu gelondongan ikut terseret banjir dan longsor yang terjadi di Sumatera. Hal itu ditegaskan usai bertemu dengan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (4/12/2025).
"Dalam waktu cepat saya minta untuk tim juga segera bergerak dari hulu sampai dengan hilir," kata Sigit kepada wartawan.
Baca juga: Menhut Raja Juli Siap Dievaluasi Jika Gagal Tangani Banjir Sumatera
Sigit mengungkapkan, personel Kepolisian bakal melakukan penyelidikan terkait kayu gelondongan itu di lokasi yang diduga memang terjadi pelanggaran.
"Khususnya di lokasi-lokasi yang memang kita dapati ada potensi-potensi yang harus kita tindaklanjuti karena memang ada dugaan-dugaan pelanggaran," ujar Sigit.
Gerak cepat usut tuntas dari hulu ke hilir, kata Sigit merupakan tindaklanjut dari instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait temuan tersebut.
Oleh karena itu, Sigit menyatakan, Polri bakal bersinergi dan kerja sama dengan Kementerian Kehutanan. Dalam hal ini, akan dibentuk satgas gabungan untuk melakukan penyelidikan.
Baca juga: Said Didu Soal Gelondongan Kayu di Banjir Sumatera: Itu Serakahnomics, Hutan Lindung pun Diembat
"Penyelidikan terkait dengan temuan-temuan kayu yang diduga juga ini berdampak terhadap kerusakan dan terjadinya beberapa jembatan, beberapa rumah, dan juga korban jiwa yang muncul. Karena adanya temuan-temuan kayu yang diduga ada kaitannya dengan pelanggaran," tegas Sigit.
Menurut Sigit, satgas gabungan itu nantinya melakukan pendalaman bersama. Namun, dalam beberapa hari ini, jajaran kepolisian sudah terjun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan.
"Beberapa hari ini kita sudah turunkan personel dan kita nanti akan gabung dengan tim dari Kementerian Kehutanan dan bila perlu dengan satgas lain yang bisa bergabung termasuk PKH. Sehingga kerja tim bisa lebih cepat dan segera bisa kita infokan," papar Sigit.
Sebagai informasi, kayu gelondongan terlihat terseret aliran banjir di Sumatera Utara. Kayu-kayu tersebut mengalir kencang mengikuti derasnya arus banjir.
Hal itu diketahui dari sebuah unggahan video di media sosial yang diduga berasal dari wilayah Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah, Sumut. Warganet pun mengaitkan keberadaan kayu gelondongan tersebut dengan aktivitas illegal logging.
"Dalam waktu cepat saya minta untuk tim juga segera bergerak dari hulu sampai dengan hilir," kata Sigit kepada wartawan.
Baca juga: Menhut Raja Juli Siap Dievaluasi Jika Gagal Tangani Banjir Sumatera
Sigit mengungkapkan, personel Kepolisian bakal melakukan penyelidikan terkait kayu gelondongan itu di lokasi yang diduga memang terjadi pelanggaran.
"Khususnya di lokasi-lokasi yang memang kita dapati ada potensi-potensi yang harus kita tindaklanjuti karena memang ada dugaan-dugaan pelanggaran," ujar Sigit.
Gerak cepat usut tuntas dari hulu ke hilir, kata Sigit merupakan tindaklanjut dari instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait temuan tersebut.
Oleh karena itu, Sigit menyatakan, Polri bakal bersinergi dan kerja sama dengan Kementerian Kehutanan. Dalam hal ini, akan dibentuk satgas gabungan untuk melakukan penyelidikan.
Baca juga: Said Didu Soal Gelondongan Kayu di Banjir Sumatera: Itu Serakahnomics, Hutan Lindung pun Diembat
"Penyelidikan terkait dengan temuan-temuan kayu yang diduga juga ini berdampak terhadap kerusakan dan terjadinya beberapa jembatan, beberapa rumah, dan juga korban jiwa yang muncul. Karena adanya temuan-temuan kayu yang diduga ada kaitannya dengan pelanggaran," tegas Sigit.
Menurut Sigit, satgas gabungan itu nantinya melakukan pendalaman bersama. Namun, dalam beberapa hari ini, jajaran kepolisian sudah terjun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan.
"Beberapa hari ini kita sudah turunkan personel dan kita nanti akan gabung dengan tim dari Kementerian Kehutanan dan bila perlu dengan satgas lain yang bisa bergabung termasuk PKH. Sehingga kerja tim bisa lebih cepat dan segera bisa kita infokan," papar Sigit.
Sebagai informasi, kayu gelondongan terlihat terseret aliran banjir di Sumatera Utara. Kayu-kayu tersebut mengalir kencang mengikuti derasnya arus banjir.
Hal itu diketahui dari sebuah unggahan video di media sosial yang diduga berasal dari wilayah Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah, Sumut. Warganet pun mengaitkan keberadaan kayu gelondongan tersebut dengan aktivitas illegal logging.
(shf)
Lihat Juga :