Panglima TNI Ungkap Alasan Helikopter Lempar Bantuan Korban Bencana Sumatera
Rabu, 03 Desember 2025 - 20:04 WIB
loading...
A
A
A
“Itu juga di-drop lewat Hercules. Kemarin sudah dilaksanakan di Aceh Tamiang. Hari ini kita laksanakan sistem carrier delivery system menggunakan pesawat CN dan Hercules,” ucapnya.
Seluruh operasi bantuan harus mengutamakan keselamatan personel. Dia mengungkap tiga prajurit TNI, dua anggota Polisi Militer, dan satu Babinsa hanyut terseret banjir saat membantu warga di Padang.
“Saya tekankan pada prajurit TNI untuk tetap menjaga keamanan personel dan alutsista. Karena di Padang ada tiga personel TNI pada saat membantu penanganan bencana terbawa arus. Beberapa hari kemudian ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” ungkapnya.
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memastikan sudah melakukan evaluasi total untuk mencegah kerusakan logistik pada pengiriman berikutnya.
“Tadi memang sudah dijelaskan soal dropping. Heli itu tidak bisa mendarat di mana pun. Landasannya harus siap. Karena bantuan harus diberikan, kita coba untuk dilempar. Setelah ada yang pecah, kita evaluasi lagi. Sampai sekarang tidak terjadi lagi,” ujar Maruli.
Seluruh operasi bantuan harus mengutamakan keselamatan personel. Dia mengungkap tiga prajurit TNI, dua anggota Polisi Militer, dan satu Babinsa hanyut terseret banjir saat membantu warga di Padang.
“Saya tekankan pada prajurit TNI untuk tetap menjaga keamanan personel dan alutsista. Karena di Padang ada tiga personel TNI pada saat membantu penanganan bencana terbawa arus. Beberapa hari kemudian ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” ungkapnya.
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memastikan sudah melakukan evaluasi total untuk mencegah kerusakan logistik pada pengiriman berikutnya.
“Tadi memang sudah dijelaskan soal dropping. Heli itu tidak bisa mendarat di mana pun. Landasannya harus siap. Karena bantuan harus diberikan, kita coba untuk dilempar. Setelah ada yang pecah, kita evaluasi lagi. Sampai sekarang tidak terjadi lagi,” ujar Maruli.
(shf)
Lihat Juga :