Pelindo Salurkan Bantuan Banjir dan Longsor Sumatera
Selasa, 02 Desember 2025 - 23:27 WIB
loading...
Pelindo menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk penyintas banjir bandang dan longsor yang melanda tiga provinsi yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk penyintas banjir bandang dan longsor yang melanda tiga provinsi yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan disalurkan melalui koordinasi dengan sejumlah instansi pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah guna memastikan distribusi menjangkau warga terdampak secara tepat dan efektif.
“Sebelumnya, untuk wilayah Sumatera Utara, Pelindo mengoperasikan posko pengungsian serta mendirikan dapur umum di sejumlah titik terdampak bagi warga yang masih bertahan di lokasi bencana,” kata Direktur Utama Pelindo Arif Suhartono di Jakarta, Selasa (2/12/2025).
Baca juga: Banjir Sumatera, Hanura Minta Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional
Sebelum pengiriman bantuan, pihaknya juga lebih dahulu mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa tenda pengungsian berikut terpal, tikar, selimut, pakaian, dan bantuan air bersih di Aceh dan Sumatera Barat.
Bantuan kemanusiaan yang disalurkan bernilai total Rp527 juta ditujukan bagi masyarakat yang kehilangan rumah atau tidak dapat kembali akibat kondisi lingkungan yang masih belum aman.
“Seluruh penyaluran dilakukan bersama perangkat daerah seperti Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta aparat pemerintahan lokal,” ucapnya.
Selain itu, koordinasi lintas lembaga dilakukan untuk memastikan bantuan dapat segera diterima oleh penyintas, terutama di wilayah yang akses jalannya terputus atau sulit dijangkau.
Menurut Arif, nilai bantuan masih akan bertambah seiring penyaluran dari berbagai entitas Pelindo Grup yang saat ini terus berjalan. Langkah ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo sebagai BUMN pengelola pelabuhan di Indonesia sekaligus wujud komitmen perusahaan untuk melayani sepenuh hati.
“Kami berkomitmen meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana. Pelindo terus berkoordinasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan di daerah agar bantuan dapat tersalurkan dengan cepat,” ujarnya.
“Sebelumnya, untuk wilayah Sumatera Utara, Pelindo mengoperasikan posko pengungsian serta mendirikan dapur umum di sejumlah titik terdampak bagi warga yang masih bertahan di lokasi bencana,” kata Direktur Utama Pelindo Arif Suhartono di Jakarta, Selasa (2/12/2025).
Baca juga: Banjir Sumatera, Hanura Minta Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional
Sebelum pengiriman bantuan, pihaknya juga lebih dahulu mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa tenda pengungsian berikut terpal, tikar, selimut, pakaian, dan bantuan air bersih di Aceh dan Sumatera Barat.
Bantuan kemanusiaan yang disalurkan bernilai total Rp527 juta ditujukan bagi masyarakat yang kehilangan rumah atau tidak dapat kembali akibat kondisi lingkungan yang masih belum aman.
“Seluruh penyaluran dilakukan bersama perangkat daerah seperti Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta aparat pemerintahan lokal,” ucapnya.
Selain itu, koordinasi lintas lembaga dilakukan untuk memastikan bantuan dapat segera diterima oleh penyintas, terutama di wilayah yang akses jalannya terputus atau sulit dijangkau.
Menurut Arif, nilai bantuan masih akan bertambah seiring penyaluran dari berbagai entitas Pelindo Grup yang saat ini terus berjalan. Langkah ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo sebagai BUMN pengelola pelabuhan di Indonesia sekaligus wujud komitmen perusahaan untuk melayani sepenuh hati.
“Kami berkomitmen meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana. Pelindo terus berkoordinasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan di daerah agar bantuan dapat tersalurkan dengan cepat,” ujarnya.
(jon)