Menteri LH Ungkap 8 Perusahaan Beraktivitas di Hulu DAS Batang Toru: Tambang Emas hingga Sawit
Senin, 01 Desember 2025 - 16:44 WIB
loading...
Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq mengungkap ada delapan perusahaan beraktivitas di hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) di Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Foto/Achmad Al Fiqri
A
A
A
JAKARTA - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq mengungkap ada delapan perusahaan yang beraktivitas di hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) di Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara. Kedelapan koorporasi itu memiliki kegiatan mulai dari tanaman industri, tambang emas hingga lahan sawit.
"Saya mencatat ada 8 entitas di sana mulai dari perusahaan tanaman industri, kemudian perusahaan tambang emas, kemudian perkembangan sawit," ujar Faisol saat ditemui di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Senin (1/12/2025).
Baca juga: Dramatis, Dua Prajurit Kodam 1/BB Hanyut saat Evakuasi Warga Korban Banjir Tapsel
Dia menambahkan, aktivitas kedelapan koorporasi berdampak parah banjir yang melanda Tapanuli Selatan.
"Ada 8 yang berdasarkan analisa citra satelit kami berkonstibusi memperparah hujan ini," ucap Faisol.
Meski demikian, Faisol tak ingin langsung mengambil langkah tegas lebih dulu. Ia menyampaikan, Kementerian Lingkungan Hidup tengah mengkaji kerusakan yang timbul akibat ektivitas delapan koorporasi tersebut.
"Dan saya sudah minta Deputi Gakkum Untuk melakukan langkah-langkah cepat dan terukur," tegas Faisol.
Baca juga: Update Korban Banjir-Tanah Longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar: 316 Orang Meninggal Dunia
Menurutnya, harus ada pihak yang bertanggung jawab dalam insiden banjir yang merenggut banyak korban jiwa ini.
"Ini kan memang harus ada yang tanggung jawab berkait dengan bencana ini," tegas Faisol.
"Saya mencatat ada 8 entitas di sana mulai dari perusahaan tanaman industri, kemudian perusahaan tambang emas, kemudian perkembangan sawit," ujar Faisol saat ditemui di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Senin (1/12/2025).
Baca juga: Dramatis, Dua Prajurit Kodam 1/BB Hanyut saat Evakuasi Warga Korban Banjir Tapsel
Dia menambahkan, aktivitas kedelapan koorporasi berdampak parah banjir yang melanda Tapanuli Selatan.
"Ada 8 yang berdasarkan analisa citra satelit kami berkonstibusi memperparah hujan ini," ucap Faisol.
Meski demikian, Faisol tak ingin langsung mengambil langkah tegas lebih dulu. Ia menyampaikan, Kementerian Lingkungan Hidup tengah mengkaji kerusakan yang timbul akibat ektivitas delapan koorporasi tersebut.
"Dan saya sudah minta Deputi Gakkum Untuk melakukan langkah-langkah cepat dan terukur," tegas Faisol.
Baca juga: Update Korban Banjir-Tanah Longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar: 316 Orang Meninggal Dunia
Menurutnya, harus ada pihak yang bertanggung jawab dalam insiden banjir yang merenggut banyak korban jiwa ini.
"Ini kan memang harus ada yang tanggung jawab berkait dengan bencana ini," tegas Faisol.
(shf)
Lihat Juga :