Anggota DPR PKS Dorong Pemerintah Beri Perhatian Serius kepada Anak Berkebutuhan Khusus

Selasa, 15 September 2020 - 14:12 WIB
loading...
Anggota DPR PKS Dorong...
Anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Bukhori Yusuf. Foto/dpr.go.id
A A A
JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Sosial diminta memberikan perhatian serius kepada anak berkebutuhan khusus (ABK) dalam mengakses pendidikan. Sebab, sejumlah program penanganan sosial terhadap anak berkebutuhan khusus dinilai lebih banyak digerakan oleh masyarakat ketimbang pemerintah.

Menurut anggota Komisi VIII DPR RI Bukhori Yusuf, anak-anak berkebutuhan khusus belum memperoleh perhatian secara khusus dari Kemensos, khususnya Dirjen Rehabilitasi Sosial. "Memang secara usia, ada yang berumur 18 tahun bahkan lebih, akan tetapi secara mental sebenarnya mereka berusia 6 tahun," ujar Bukhori Yusuf dalam keterangan tertulisnya kepada SINDOnews, Selasa (15/9/2020).

Dia memberikan contoh mengenai peran publik yang jauh lebih intensif dalam menyentuh anak berkebutuhan khusus, seperti mulai dari penyediaan panti swadaya sampai penyusunan kurikulum belajar. "Sebab itu, tolong pemerintah bisa serius memperhatikan kondisi mereka, mengingat mereka adalah aset bangsa kita juga," kata Bukhori.

(Baca juga: Peran Orang Tua Dibutuhkan Rawat Anak Berkebutuhan Khusus ).

Sekadar diketahui, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memperkirakan sekitar 70% anak berkebutuhan khusus tidak memperoleh pendidikan yang layak. Sementara, data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2017 menunjukan jumlah anak berkebutuhan khusus di Indonesia mencapai 1,6 juta orang. Artinya, sekitar 1 juta anak berkebutuhan khusus belum memperoleh pendidikan sesuai dengan kebutuhan mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR: Swasembada Migas...
DPR: Swasembada Migas Sama Pentingnya dengan Swasembada Pangan
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
DPR Desak Negara Tindak...
DPR Desak Negara Tindak Keras Tanpa Kompromi Judi Online dan Teror Pinjol
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Jadi Anak Pejabat, Okie...
Jadi Anak Pejabat, Okie Agustina Larang Kiesha Alvaro Flexing di Media Sosial
Gus Falah Desak Bandar...
Gus Falah Desak Bandar Judi Berkedok Game Center Ditindak Maksimal Sesuai KUHP Baru
Sahroni Minta Polisi...
Sahroni Minta Polisi Tindak Tegas Pungli Pengendara di Jakbar Biar Gak Menjamur!
Rekomendasi
BAZNAS DKI Jakarta Buka...
BAZNAS DKI Jakarta Buka Lowongan Kerja, Ini Syarat dan Posisi yang Dibuka
Ini Respons KPAI usai...
Ini Respons KPAI usai Didatangi Ruben Onsu yang Adukan Polemik Hak Asuh Anak
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
Berita Terkini
GIC: Ziarah Kapolri...
GIC: Ziarah Kapolri Bentuk Penghormatan Tulus terhadap Tokoh Bangsa Tanpa Kecuali
Prabowo Bertemu Profesor...
Prabowo Bertemu Profesor Imperial College London di Istana, Bahas Apa?
iPhone XS Mantan Kepala...
iPhone XS Mantan Kepala Dinas Perizinan Jogja Dilelang KPK: Laku Rp34 Juta, tapi Belum Dilunasi Pemenang Lelang
Kebangkitan Sepak Bola...
Kebangkitan Sepak Bola Asia: Pelajaran untuk Pembangunan Ekonomi
Memahami Urgensi Koperasi...
Memahami Urgensi Koperasi Desa Merah Putih
Polda Metro Singgung...
Polda Metro Singgung Ada Mantan Pejabat Berupaya Hambat Kasus Roy Suryo
Infografis
Riwayat Pendidikan Ahmad...
Riwayat Pendidikan Ahmad Sahroni, Anggota DPR yang Jadi Sorotan Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved