Prabowo Soal Kemungkinan Status Bencana Nasional di Aceh, Sumut, dan Sumbar: Kita Terus Monitor
Jum'at, 28 November 2025 - 22:02 WIB
loading...
A
A
A
Prabowo pun menyampaikan doa yang tulus untuk para korban yang terdampak bencana. "Tentunya kita berdoa agar mereka senantiasa dilindungi oleh Yang Maha Kuasa, diringankan duka dan penderitaan mereka."
Pada kesempatan itu, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah telah bergerak cepat untuk mengirim bantuan sejak pertama kejadian bencana. Bahkan, bantuan itu telah dikirimkan melalui jalur darat dan udara.
Bahkan, kata Prabowo, bahwa pemerintah pusat telah mengirimkan bantuan sebanyak 3 pesawat yang berisi bantuan bagi korban-korban yang terdampak. "Tadi pagi kita telah berangkat kan 3 pesawat Hercules C-130 dan 1 pesawat A400 untuk kesekian kalinya, kita kirim bantuan dan terus-menerus kebutuhan mereka di lapangan kita dukung," paparnya.
Terpisah, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menyampaikan perkembangan penanganan bencana hidrometeorologi yang melanda Provinsi Sumatera Utara, Aceh , dan Sumatera Barat dalam konferensi pers di Bandara Silangit, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Jumat (28/11). Dalam keterangannya, sebanyak 174 jiwa meninggal dunia, 79 hilang dan 12 luka-luka akibat bencana ini.
Adapun dampak dari bencana yang terjadi di Sumatera Utara, hingga saat ini terdapat 116 korban meninggal dunia dan 42 orang hilang. Korban tersebar di beberapa wilayah, di antaranya Tapanuli Utara sebanyak 11 orang, Tapanuli Tengah 51 orang, Tapanuli Selatan 32 orang, Kota Sibolga 17 orang, Humbang Hasundutan 6 orang, Kota Padangsidempuan 1 orang, serta Pakpak Barat 2 orang. Mandailing Natal tidak melaporkan korban jiwa.
"Per hari ini kami mendata korban meninggal dunia 116 dan 42 masih dalam pencarian. Tentu saja data ini akan berkembang terus masih ada titik-titik yang belum ditembus. Yang diindikasikan di lokasi longsor itu mungkin juga ada korban jiwa," ungkap Suharyanto.
Pada kesempatan itu, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah telah bergerak cepat untuk mengirim bantuan sejak pertama kejadian bencana. Bahkan, bantuan itu telah dikirimkan melalui jalur darat dan udara.
Bahkan, kata Prabowo, bahwa pemerintah pusat telah mengirimkan bantuan sebanyak 3 pesawat yang berisi bantuan bagi korban-korban yang terdampak. "Tadi pagi kita telah berangkat kan 3 pesawat Hercules C-130 dan 1 pesawat A400 untuk kesekian kalinya, kita kirim bantuan dan terus-menerus kebutuhan mereka di lapangan kita dukung," paparnya.
Terpisah, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menyampaikan perkembangan penanganan bencana hidrometeorologi yang melanda Provinsi Sumatera Utara, Aceh , dan Sumatera Barat dalam konferensi pers di Bandara Silangit, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Jumat (28/11). Dalam keterangannya, sebanyak 174 jiwa meninggal dunia, 79 hilang dan 12 luka-luka akibat bencana ini.
Adapun dampak dari bencana yang terjadi di Sumatera Utara, hingga saat ini terdapat 116 korban meninggal dunia dan 42 orang hilang. Korban tersebar di beberapa wilayah, di antaranya Tapanuli Utara sebanyak 11 orang, Tapanuli Tengah 51 orang, Tapanuli Selatan 32 orang, Kota Sibolga 17 orang, Humbang Hasundutan 6 orang, Kota Padangsidempuan 1 orang, serta Pakpak Barat 2 orang. Mandailing Natal tidak melaporkan korban jiwa.
"Per hari ini kami mendata korban meninggal dunia 116 dan 42 masih dalam pencarian. Tentu saja data ini akan berkembang terus masih ada titik-titik yang belum ditembus. Yang diindikasikan di lokasi longsor itu mungkin juga ada korban jiwa," ungkap Suharyanto.
Lihat Juga :