Update Korban Bencana Alam di Aceh, Sumbar, dan Sumut: 174 Orang Tewas, 79 Hilang

Jum'at, 28 November 2025 - 20:31 WIB
loading...
Update Korban Bencana...
BNPB menyebut jumlah korban bencana alam yang terjadi di Aceh, Sumut, dan Sumbar mencapai 174 orang tewas dan 79 orang masih hilang. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) menyebut jumlah korban bencana alam yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar) mencapai 174 orang tewas dan 79 orang masih hilang.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyebut untuk wilayah tercatat 116 orang meninggal dunia dan 42 lainnya masih dalam pencarian.

"Pertama untuk Provinsi Sumatera Utara per sore ini kami mendata untuk seluruh provinsi Sumatera Utara korban meninggal dunia ada 116 orang jiwa. Kemudian, 42 jiwa masih dalam pencarian," kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Jumat (28/11/2025).

Baca juga: Update Bencana di Sumut: 116 Orang Tewas, 42 Hilang

Suharyanto mengatakan bahwa pihaknya masih terus melakukan pencarian terhadap korban bencana. Suharyanto menambahkan ada sejumlah titik yang belum bisa ditembus oleh personel gabungan karena terjadinya bencana longsor yang parah.

"Tentu data ini akan berkembang terus, karena masih ada titik-titik yang belum bisa ditembus karena masih dalam proses penanganan yang diindikasikan di tempat longsor yang belum bisa tembus itu kemungkinan ada korban jiwa," ujar dia.

Suharyanto merincikan, untuk Tapanuli Utara meninggal 11 orang, Tapanuli Tengah meninggal 47 orang, Tapanuli Selatan meninggal 32 orang, Kota Sibolga meninggal 17 orang, Humbang Hasundutan meninggal 6 orang, Padang Sidempuan meninggal 1 orang dan FakFak Barat meninggal 2 orang.

Baca juga: Update Bencana Banjir di Sumbar: 23 Orang Tewas, 12 Masih Hilang

Suharyanto melanjutkan, ada 1.000 Kepala Keluarga (KK) yang mengungsi di Tapanuli Utara. Kemudian Tapanuli Tengah ada 1.100 KK. "Untuk Tapanuli Selatan ada sekitar 250 KK. Kota Sibolga sekitar 200 KK. Humbang Hasundutan ada 150 KK. Sementara untuk Mandailing Natal tersebar ada 5 titik tempat pengungsian, itu kami hitung ada 1.500 KK," jelas dia.


Untuk di wilayah Aceh, sebanyak 35 orang meninggal dunia, 25 hilang dan 8 lainnya mengalami luka-luka. “Untuk korban jiwa per sore ini yang kami dapatkan, sementara yang terdata ada 35 jiwa yang meninggal dunia, 25 hilang dan 8 luka-luka,” ujarnya.

Suharyanto menyebut, untuk Kabupaten Bener Meriah terdapat 11 orang meninggal dan 13 hilang. Kemudian Aceh Tenggara sebanyak 6 orang meninggal dunia, 7 hilang dan 5 luka-luka.

Selanjutnya, Kabupaten Aceh Tengah sebanyak 15 meninggal dunia, Kabupaten Gayo Luwes satu orang meninggal dunia dan dua hilang. “Kabupaten Aceh Tamiang 3 luka-luka, Kota Subulussalam 1 meninggal dunia dan Kota Lhokseumawe 1 meninggal dunia dan 3 hilang,” ujar dia.

Suharyanto menambahkan, untuk jumlah pengungsi ada 4.846 Kepala Keluarga (KK). Suharyanto menuturkan, rata-rata seluruh Kabupaten/Kota terdampak akibat bencana alam.

Selanjutnya di wilayah Sumatera Barat, tercatat 23 orang meninggal dunia dan 12 orang dinyatakan hilang. “Untuk korban jiwa di Sumatera Barat, 23 jiwa meninggal dunia, 12 hilang dan 4 jiwa mengalami luka-luka,” ungkapnya.

Dari data yang ia terima, setidaknya 3.900 Kepala Keluarga (KK) harus mengungsi akibat bencana alam tersebut. “Dari 3.900 KK ini yang banyak yang mengungsi ada, di Padang Pariaman sekitar 3.208 dan Kota Solok sekitar 600 KK. Lainnya ada beberapa puluh di beberapa titik,” ucapnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Satgas PRR dan DPR Tegaskan...
Satgas PRR dan DPR Tegaskan 37 Lokasi di Aceh Tamiang Siap Dibangun Huntap
Dasco Panggil Satgas...
Dasco Panggil Satgas Percepatan Penanganan Bencana Sumatera
Perkuat Penanganan Bencana...
Perkuat Penanganan Bencana Daerah, Kemendagri Dorong Transformasi Tata Kelola BPBD
BNPB Ungkap Indonesia...
BNPB Ungkap Indonesia Peringkat Ketiga Negara dengan Risiko Bencana Tertinggi di Dunia
Kemendagri: Permendagri...
Kemendagri: Permendagri 18/2025 Tempatkan BPBD Pemegang Komando Penanganan Bencana
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Rekomendasi
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Berita Terkini
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved