Indonesia Promosikan Pariwisata Danau Toba di Dubai Business Forum 2025
Jum'at, 28 November 2025 - 13:53 WIB
loading...
Pemerintah Indonesia mempromosikan kawasan pariwisata Danau Toba di Dubai Business Forum 2025. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia menunjukkan komitmennya dalam mendorong investasi sektor pariwisata di kancah global. Salah satunya dengan mempromosikan Danau Toba di Dubai Business Forum 2025.
Melalui program promosi terpadu Indonesia di luar negeri 2025, Bank Indonesia (BI) bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Abu Dhabi dan Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) Abu Dhabi menghadirkan delegasi khusus pada gelaran Dubai Business Forum 2025 yang berlangsung pada 24-26 November 2025.
Forum bisnis internasional tersebut menjadi salah satu ajang strategis bagi negara-negara untuk memamerkan potensi investasi terbaiknya. Dalam kesempatan ini, Indonesia fokus mengangkat sektor pariwisata sebagai motor pertumbuhan ekonomi, dengan menampilkan sejumlah proyek unggulan yang telah melalui proses kurasi Bank Indonesia. Salah satu proyek yang berhasil terpilih adalah Toba Caldera Resort (TCR), kawasan pariwisata yang dikelola Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT).
Baca juga: Geopark Toba Kembali Green Card, Masyarakat Harus Dapat Lebih Banyak Manfaat
TCR terpilih sebagai salah satu proyek investasi potensial dari Sumatera Utara berkat kekayaan alam Danau Toba serta peluang pengembangan pariwisata berkelanjutan yang dinilai menarik bagi investor internasional. Kurasi ini menegaskan bahwa Danau Toba bukan hanya destinasi wisata unggulan nasional, tetapi juga memiliki daya saing tinggi untuk bersaing di pasar investasi global.
Pada forum tersebut, Direktur Utama Jimmy Panjaitan hadir sebagai delegasi resmi Kementerian Pariwisata. Ia menjadi salah satu perwakilan yang mendapat mandat untuk mempromosikan potensi Danau Toba dan memperkuat jejaring kerja sama dengan berbagai pihak. Kehadirannya menjadi bagian penting dari strategi diplomasi ekonomi Indonesia, khususnya dalam memperkenalkan destinasi super prioritas ke audiens internasional.
Baca juga: Panglima TNI Lantik 51 Perwira Muda Ahli Siber, Ini Nama 3 Lulusan Terbaik
Dalam berbagai sesi pertemuan bisnis, Jimmy menyampaikan komitmen pemerintah dalam mengembangkan kawasan Danau Toba melalui perbaikan infrastruktur, penguatan ekonomi kreatif, serta penyediaan ruang investasi yang transparan dan kompetitif. Ia menegaskan bahwa Danau Toba menawarkan prospek besar bagi investor yang ingin berperan dalam pembangunan pariwisata berkelanjutan.
“Danau Toba memiliki daya tarik unik yang tidak hanya memikat wisatawan, tetapi juga memberikan peluang investasi jangka panjang. Dubai Business Forum 2025 menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi ini ke pasar global,” ujar Jimmy dalam salah satu presentasinya di hadapan calon investor dikutip Jumat (28/11/2025).
Melalui keikutsertaan dalam forum internasional ini, pemerintah berharap dapat menarik minat lebih banyak investor untuk berkontribusi dalam pengembangan Toba Caldera Resort dan kawasan Danau Toba. Partisipasi Indonesia pada Dubai Business Forum 2025 diharapkan semakin memperkuat posisi Danau Toba sebagai destinasi pariwisata kelas dunia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Melalui program promosi terpadu Indonesia di luar negeri 2025, Bank Indonesia (BI) bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Abu Dhabi dan Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) Abu Dhabi menghadirkan delegasi khusus pada gelaran Dubai Business Forum 2025 yang berlangsung pada 24-26 November 2025.
Forum bisnis internasional tersebut menjadi salah satu ajang strategis bagi negara-negara untuk memamerkan potensi investasi terbaiknya. Dalam kesempatan ini, Indonesia fokus mengangkat sektor pariwisata sebagai motor pertumbuhan ekonomi, dengan menampilkan sejumlah proyek unggulan yang telah melalui proses kurasi Bank Indonesia. Salah satu proyek yang berhasil terpilih adalah Toba Caldera Resort (TCR), kawasan pariwisata yang dikelola Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT).
Baca juga: Geopark Toba Kembali Green Card, Masyarakat Harus Dapat Lebih Banyak Manfaat
TCR terpilih sebagai salah satu proyek investasi potensial dari Sumatera Utara berkat kekayaan alam Danau Toba serta peluang pengembangan pariwisata berkelanjutan yang dinilai menarik bagi investor internasional. Kurasi ini menegaskan bahwa Danau Toba bukan hanya destinasi wisata unggulan nasional, tetapi juga memiliki daya saing tinggi untuk bersaing di pasar investasi global.
Pada forum tersebut, Direktur Utama Jimmy Panjaitan hadir sebagai delegasi resmi Kementerian Pariwisata. Ia menjadi salah satu perwakilan yang mendapat mandat untuk mempromosikan potensi Danau Toba dan memperkuat jejaring kerja sama dengan berbagai pihak. Kehadirannya menjadi bagian penting dari strategi diplomasi ekonomi Indonesia, khususnya dalam memperkenalkan destinasi super prioritas ke audiens internasional.
Baca juga: Panglima TNI Lantik 51 Perwira Muda Ahli Siber, Ini Nama 3 Lulusan Terbaik
Dalam berbagai sesi pertemuan bisnis, Jimmy menyampaikan komitmen pemerintah dalam mengembangkan kawasan Danau Toba melalui perbaikan infrastruktur, penguatan ekonomi kreatif, serta penyediaan ruang investasi yang transparan dan kompetitif. Ia menegaskan bahwa Danau Toba menawarkan prospek besar bagi investor yang ingin berperan dalam pembangunan pariwisata berkelanjutan.
“Danau Toba memiliki daya tarik unik yang tidak hanya memikat wisatawan, tetapi juga memberikan peluang investasi jangka panjang. Dubai Business Forum 2025 menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi ini ke pasar global,” ujar Jimmy dalam salah satu presentasinya di hadapan calon investor dikutip Jumat (28/11/2025).
Melalui keikutsertaan dalam forum internasional ini, pemerintah berharap dapat menarik minat lebih banyak investor untuk berkontribusi dalam pengembangan Toba Caldera Resort dan kawasan Danau Toba. Partisipasi Indonesia pada Dubai Business Forum 2025 diharapkan semakin memperkuat posisi Danau Toba sebagai destinasi pariwisata kelas dunia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
(cip)
Lihat Juga :