Atasi Konflik Internal PBNU, Sejumlah PWNU Desak Islah
Kamis, 27 November 2025 - 14:47 WIB
loading...
A
A
A
Dalam pernyataannya, PWNU dan PCNU se-Bengkulu menyampaikan empat poin utama sebagai respons terhadap dinamika yang terjadi.
Pertama, mereka menekankan bahwa stabilitas organisasi merupakan prioritas utama. PWNU Bengkulu menilai dinamika internal PBNU tidak boleh menimbulkan kegaduhan atau keretakan di tingkat wilayah maupun cabang.
Kedua, PWNU Bengkulu meminta PBNU agar menempuh jalan islah dan rekonsolidasi, demi menjaga kewibawaan jam’iyyah serta menghindari konflik berkepanjangan yang tidak memberikan manfaat bagi umat maupun organisasi.
Ketiga, dalam menghadapi situasi penuh kontradiksi, PWNU Bengkulu menilai pentingnya wejangan dan arahan para Mustasyar PBNU serta para kiai sepuh NU sebagai penuntun untuk menjaga keseimbangan dan objektivitas organisasi.
Keempat, berdasarkan aspirasi PCNU se-Provinsi Bengkulu, PWNU menyatakan dukungan penuh kepada kepemimpinan PBNU masa khidmat 2021–2026 agar menyelesaikan amanah Muktamar ke-34 di Lampung sesuai masa tugas yang telah ditetapkan.
Pernyataan sikap tersebut disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab moral PWNU Bengkulu dan PCNU se-Provinsi Bengkulu dalam menjaga marwah Nahdlatul Ulama. Dokumen resmi itu ditandatangani secara elektronik oleh Rais dan Katib PWNU Bengkulu, KH Hasbullah Achmad dan KH Aly Shodiq Ahmad, pada Kamis (27/11/2025).
PWNU Bengkulu berharap seluruh pihak mengedepankan musyawarah, tabayyun, dan semangat persatuan demi menjaga keutuhan organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut.
Pertama, mereka menekankan bahwa stabilitas organisasi merupakan prioritas utama. PWNU Bengkulu menilai dinamika internal PBNU tidak boleh menimbulkan kegaduhan atau keretakan di tingkat wilayah maupun cabang.
Kedua, PWNU Bengkulu meminta PBNU agar menempuh jalan islah dan rekonsolidasi, demi menjaga kewibawaan jam’iyyah serta menghindari konflik berkepanjangan yang tidak memberikan manfaat bagi umat maupun organisasi.
Ketiga, dalam menghadapi situasi penuh kontradiksi, PWNU Bengkulu menilai pentingnya wejangan dan arahan para Mustasyar PBNU serta para kiai sepuh NU sebagai penuntun untuk menjaga keseimbangan dan objektivitas organisasi.
Keempat, berdasarkan aspirasi PCNU se-Provinsi Bengkulu, PWNU menyatakan dukungan penuh kepada kepemimpinan PBNU masa khidmat 2021–2026 agar menyelesaikan amanah Muktamar ke-34 di Lampung sesuai masa tugas yang telah ditetapkan.
Pernyataan sikap tersebut disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab moral PWNU Bengkulu dan PCNU se-Provinsi Bengkulu dalam menjaga marwah Nahdlatul Ulama. Dokumen resmi itu ditandatangani secara elektronik oleh Rais dan Katib PWNU Bengkulu, KH Hasbullah Achmad dan KH Aly Shodiq Ahmad, pada Kamis (27/11/2025).
PWNU Bengkulu berharap seluruh pihak mengedepankan musyawarah, tabayyun, dan semangat persatuan demi menjaga keutuhan organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut.
(shf)
Lihat Juga :