Wamen Komdigi Bongkar Teknik Marketing Hoaks Terbaru

Rabu, 26 November 2025 - 17:43 WIB
loading...
Wamen Komdigi Bongkar...
Wamenkomdigi Nezar Patria menyebut teknik dan modus hoaks sudah semakin canggih. Foto/SindoNews/aldhi chandra setiawan
A A A
JAKARTA - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menyebut teknik dan modus hoaks sudah semakin canggih. Nezar mengungkap teknik marketing hoaks terbaru dengan menggiring pikiran publik dengan mempertanyakan sebuah produk.

Hal ini disampaikan Nezar saat memberikan sambutan dalam Sindonews Sharing Session di ajang iNews Media Group Campus Connect (ICC), di Universitas Tarumanegara, Jakarta Barat, Rabu (26/11/2025).

"Saya menemukan satu hoaks lagi yang cukup canggih cara marketing-nya. Jadi ada satu obat kayak apa ya, untuk mengatasi masalah lambung. Nah, hoaks yang muncul itu (adalah) satu berita yang mempertanyakan, 'Apakah obat untuk lambung itu benar enggak memakai kandungan seperti di obat itu?' karena ini sedang ramai dan diduga itu hoaks," ucap Nezar.

Baca juga: YouTube Masih Andalkan Mata Manusia dalam Menangkal Konten Hoaks dan Sensitif

Dengan begitu, para responden akan tertarik untuk membaca konten tersebut. "Nah begitu kita baca beritanya, kita diarahkan ke satu page lagi yang mengulas tentang bahaya zat yang ada di situ. Lalu kita masuk lagi ke dalam, dia arahkan ke satu obat yang lain, yang itulah yang mau dijual. Gitu, jadi pinter sekali," ucap Nezar.


"Jadi mulai dengan hal yang negatif, dia masuk ke yang positif. Yang kita tahu itu juga hoaks gitu. Jadi Double Hoaks dia tawarkan ke kita. Dan kita dengan alur logic seperti itu rasa-rasanya percaya informasi yang kedua itulah yang benar, seakan-akan klarifikasi. Tapi inilah klarifikasi yang hoaks. Jadi itulah double hoaks. Makin canggih cara-cara untuk membuat hoaks itu," tambahnya.

Baca juga: Angela Nilai Literasi Digital Kunci Melawan Hoaks

Kendati demikian, Nezar mangatakan, pihaknya menggaungkan program literasi digital. Nezar menilai, masyarakat penting untuk memahami literasi digital guna mencegah dari paparan hoaks. Ia juga menilai penting untuk penguatan ekosistem literasi digital nasional.

"Dan kita membutuhkan satu kolaborasi lintas sektor yang sifatnya Pentahelix. Di mana pemberantasan hoaks ini merupakan tanggung jawab bersama dan kami di Komdigi mendorong model Pentahelix ini yang melibatkan Pemerintah, Akademisi, Komunitas Masyarakat, Pelaku Usaha, dan juga Media," pungkas Nezar.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tepis Media Nasional...
Tepis Media Nasional Tak Liput Demo Mahasiswa, KPI Sebut 9 Televisi Telah Memberitakan
64 PSE Sudah Lapor ke...
64 PSE Sudah Lapor ke Komdigi, Nurul Arifin Berharap Angkanya Terus Meningkat
Komdigi Sebut Registrasi...
Komdigi Sebut Registrasi SIM Card Berbasis Biometrik Sederhana dan Cepat, Begini Prosesnya
Komdigi Wajibkan Registrasi...
Komdigi Wajibkan Registrasi SIM Card Wajib Gunakan Biometrik untuk Pengguna Baru Mulai Awal Juli
Pemerintah Perlu Menetralisir...
Pemerintah Perlu Menetralisir Narasi Negatif di Media Sosial
Nurul Arifin Sebut Akun...
Nurul Arifin Sebut Akun Medsos Wajib Pakai Nomor HP Bisa Jadi Tameng Indonesia Lawan Kejahatan Siber
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Rizky Billar Laporkan...
Rizky Billar Laporkan Akun Penyebar Fitnah Selingkuh dengan Anak Ramzi
Rekomendasi
Belanda Pesta Gol, Swedia...
Belanda Pesta Gol, Swedia Dibantai 5-1 di Houston
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Berita Terkini
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Infografis
Kisah Jenderal Hoegeng...
Kisah Jenderal Hoegeng Menyamar Jadi Hippies, Turun Langsung Bongkar Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved