Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Tegaskan Guru Sebagai Pertahanan Masa Depan Generasi Bangsa

Selasa, 25 November 2025 - 22:29 WIB
loading...
Wali Kota Semarang,...
Foto: Doc. Istimewa
A A A
Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang menggelar Puncak Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2025 di Taman Budaya Raden Saleh pada Selasa (25/11). Acara dengan tema nasional “Guru Hebat, Indonesia Kuat” ini menghadirkan ribuan guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik dari berbagai jenjang.

Hadir langsung pada kegiatan tersebut Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa guru memegang peran strategis dalam pembangunan bangsa. Menurutnya, profesi guru tidak hanya berkaitan dengan proses belajar-mengajar, tetapi berkaitan erat dengan masa depan generasi muda.

“Guru adalah masalah strategis nasional. Kalau tentara menjaga pertahanan dari ancaman luar, guru adalah pertahanan masa depan. Masa depan anak-anak kita ini sangat tergantung kepada guru,” ujar Agustina, sembari menekankan besarnya kepercayaan anak-anak terhadap sosok guru.

Agustina juga menyebut bahwa ketika anak-anak menemukan sesuatu yang membingungkan di lingkungan mereka, yang pertama mereka tuju adalah guru. Karena itu, menurutnya, arah yang diberikan seorang guru dapat membentuk persepsi seorang anak seumur hidup. “Anak-anak mungkin belajar dari mana saja, tetapi paling patuh pada guru. Kalau jawaban guru meleset, persepsi mereka bisa meleset selamanya,” tambahnya.

Lebih lanjut Agustina juga menyinggung ketimpangan kesejahteraan guru yang masih terjadi di Indonesia. Ia menyebut masih banyak guru dengan honor kecil dan status kerja tidak tetap. Namun, di balik kondisi itu, ia melihat bahwa para guru tidak pernah surut dalam mengajar dan membimbing murid-muridnya. “Luar biasa. Terima kasih Bapak-Ibu guru,” ungkapnya.

Peringatan HGN tahun ini turut dihadiri berbagai pemangku kepentingan pendidikan, mulai dari perwakilan Baznas Kota Semarang, perwakilan Ombudsman RI Provinsi Jawa Tengah, perwakilan Kepala BBPMP Jawa Tengah, hingga Sekretaris PGRI. Hadir pula IGTKI PGRI Kota Semarang.

Kegiatan berlangsung meriah dengan pementasan seni murid, pameran inovasi dari 16 Korsatpen, pelayanan psikologi dari ULD PKPD, pelayanan kesehatan, stand UMKM, serta penyerahan apresiasi bagi guru berprestasi.

Dalam rangkaian acara, Dinas Pendidikan turut menampilkan capaian pendidikan Kota Semarang sepanjang 2025. Pelatihan peningkatan kompetensi bagi guru dan kepala sekolah terus diperluas bekerja sama dengan BBPMP Jawa Tengah dan BKPP Kota Semarang, sementara berbagai pelatihan prioritas Kemendikdasmen seperti Pembelajaran Mendalam, Koding, dan Kecerdasan Artifisial juga diselenggarakan sebagai upaya mempercepat transformasi pembelajaran.

Selain itu, guru PAUD mendapatkan dukungan berupa bantuan transport, fasilitasi PPG Guru Tertentu bagi Guru Pendidikan Agama Islam berlanjut, dan program Guru Bersamamu kembali berhasil mendampingi anak-anak yang tidak sekolah untuk kembali ke bangku pendidikan. Kota Semarang juga meraih prestasi penting di tingkat Provinsi Jawa Tengah, salah satunya melalui kemenangan Guru Kreativitas Pembelajaran Mendalam dan Komunitas Belajar Kombel Tugu Muda.

Usai acara, dalam sesi wawancara Agustina menegaskan pentingnya peningkatan kesejahteraan guru dan menyinggung dampak putusan Mahkamah Konstitusi terkait pengurangan beban biaya pendidikan.

“Kami menunggu pelaksanaan putusan MK untuk mengurangi beban di sekolah. Supaya anak-anak yang malas sekolah karena belum bayar SPP bisa kembali sekolah. Ini PR besar,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada guru-guru yang telah membimbing murid mengikuti lomba cerpen tingkat SD dan SMP. Menurutnya, keberhasilan para murid dalam menghasilkan karya terbaik tidak lepas dari kemampuan guru melihat potensi dan mendorong murid untuk berani mencoba. “Hasilnya luar biasa. Guru mampu membantu murid menulis, berkarya, dan mengasah kepercayaan diri mereka,” katanya.

Agustina juga mengingatkan pentingnya guru untuk mengikuti perkembangan zaman agar pendekatan pengajaran tetap relevan di tengah derasnya arus informasi dan perubahan pola belajar anak-anak.

Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Kota Semarang menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kualitas pendidikan dan memberikan penghargaan kepada para pendidik. Acara ditutup dengan ajakan bagi seluruh peserta untuk mengenakan batik identitas guru (PGRI), sebagai bentuk kebanggaan dan penghormatan atas dedikasi pendidik dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa.
(unt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wali Kota Agustina Dukung...
Wali Kota Agustina Dukung lewat Nobar, Celyna Grace Sukses Jadi Jawara Indonesian Idol Season XIV
Wali Kota Agustina Resmi...
Wali Kota Agustina Resmi Lantik Handi Priyanto Sebagai Sekda Kota Semarang
Langkah Nyata Pemkot...
Langkah Nyata Pemkot Semarang Amankan Jalur Silayur dari Risiko Truk Overkapasitas
Wakil Ketua KPK ke Balaikota...
Wakil Ketua KPK ke Balaikota Semarang Beri Tausyiah Ajak ASN dan DPRD Hijrah ke Budaya Antikorupsi
Inflasi Kota Semarang...
Inflasi Kota Semarang Maret 2026 Terkendali di Tengah Tekanan Idul Fitri
Selesaikan Masalah Sampah,...
Selesaikan Masalah Sampah, Pemkot Semarang Pertegas Komitmen melalui PSEL
Wali Kota Semarang,...
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Mitra Kios Warga
KPK Kembali Panggil...
KPK Kembali Panggil Mba Ita dan Suami Terkait Kasus Dugaan Korupsi di Pemkot Semarang
PGN Bersama BRIN dan...
PGN Bersama BRIN dan Pemkot Semarang Garap 20 Hektare Lahan Padi Biosalin
Rekomendasi
Ramalan Diego Maradona...
Ramalan Diego Maradona Jadi Kenyataan? Kritik Piala Dunia di Amerika Serikat Kembali Viral
YHK Junior Padel Championship...
YHK Junior Padel Championship 2026 Jadi Ajang Lahirnya Atlet Muda Indonesia
Rekor Terburuk Sejak...
Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah
Berita Terkini
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Infografis
KPK Tetapkan Wali Kota...
KPK Tetapkan Wali Kota Tanjungbalai sebagai Tersangka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved