Raker dengan KPU dan ANRI, Anggota Komisi II DPR Singgung Polemik Arsip Ijazah Jokowi
Senin, 24 November 2025 - 14:20 WIB
loading...
A
A
A
Khozin mengatakan, ijazah capres itu kan tidak banyak. "Setiap lima tahun sekali paling cuman tiga atau empat. Apakah itu tidak menjadi bagian khazanah yang harus kita arsipkan dalam Arsip Nasional mengacu dari Undang-Undang Arsip?" ujarnya.
Khozin mengaku tak nyaman dengan narasi dan isu ijazah Jokowi. Apalagi, persoalan itu menuai klaim dari masing-masing pihak. "Yang ini bilang palsu, yang ini bilang asli, yang ini bilang dimusnahkan, tiba-tiba bilang enggak dimusnahkan. Sebetulnya seperti apa sih?" ujar Khozin.
Karena itu, dia pun meminta KPU dan ANRI bicara apa adanya tentang isu ijazah ini. "Kita ingin nanya, kebetulan Komisi II bermitra dengan ANRI dan KPU. Tolong, ini live, Pak, disampaikan kepada publik duduk persoalan pengarsipan ijazah ini seperti apa. Saya tidak mau masuk ke substansi urusan ijazahnya asli apa enggak, itu tidak tertarik saya membahas itu, tapi terkait dengan kewenangannya seperti apa," pungkasnya.
Khozin mengaku tak nyaman dengan narasi dan isu ijazah Jokowi. Apalagi, persoalan itu menuai klaim dari masing-masing pihak. "Yang ini bilang palsu, yang ini bilang asli, yang ini bilang dimusnahkan, tiba-tiba bilang enggak dimusnahkan. Sebetulnya seperti apa sih?" ujar Khozin.
Karena itu, dia pun meminta KPU dan ANRI bicara apa adanya tentang isu ijazah ini. "Kita ingin nanya, kebetulan Komisi II bermitra dengan ANRI dan KPU. Tolong, ini live, Pak, disampaikan kepada publik duduk persoalan pengarsipan ijazah ini seperti apa. Saya tidak mau masuk ke substansi urusan ijazahnya asli apa enggak, itu tidak tertarik saya membahas itu, tapi terkait dengan kewenangannya seperti apa," pungkasnya.
(zik)
Lihat Juga :