AHY Dapat Penghargaan Tertinggi dari Nanyang Technological University Singapura
Sabtu, 22 November 2025 - 14:31 WIB
loading...
A
A
A
Menurut AHY, hal ini tak terlepas dari pengalaman akademik di NTU. AHY menyebut fondasi intelektual itu terus mempengaruhi perjalanan kepemimpinannya.
"Sekitar sepuluh tahun setelah studi di Singapura, saya meninggalkan dunia militer setelah enam belas tahun mengabdi dan memasuki dunia politik. Bentuk pengabdiannya berbeda, tetapi misinya tetap sama: mengabdi kepada Indonesia," ujarnya.
AHY lantas bercerita NTU mengajarkannya cara berpikir analitis, lintas disiplin, dan berorientasi pada masa depan. "Cara berpikir analitis, lintas disiplin, dan berorientasi masa depan yang saya dapatkan di NTU selalu menemani saya dalam setiap langkah pengabdian. Saya percaya bahwa kebijakan yang baik memerlukan nilai dan gagasan yang diuji oleh data, dipandu empati, dan disempurnakan oleh ilmu pengetahuan," pungkasnya.
"Sekitar sepuluh tahun setelah studi di Singapura, saya meninggalkan dunia militer setelah enam belas tahun mengabdi dan memasuki dunia politik. Bentuk pengabdiannya berbeda, tetapi misinya tetap sama: mengabdi kepada Indonesia," ujarnya.
AHY lantas bercerita NTU mengajarkannya cara berpikir analitis, lintas disiplin, dan berorientasi pada masa depan. "Cara berpikir analitis, lintas disiplin, dan berorientasi masa depan yang saya dapatkan di NTU selalu menemani saya dalam setiap langkah pengabdian. Saya percaya bahwa kebijakan yang baik memerlukan nilai dan gagasan yang diuji oleh data, dipandu empati, dan disempurnakan oleh ilmu pengetahuan," pungkasnya.
(zik)
Lihat Juga :